Tampilkan postingan dengan label 8 besar Piala Presiden. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 8 besar Piala Presiden. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Maret 2017

Semifinal Piala Presiden: PBFC Tekuk Persib di Segiri

Liputan6.com, Samarinda - Pusamania Borneo FC (PBFC) berhasil memetik kemenangan 2-1 atas Persib pada leg pertama semifinal Piala Presiden, pada Kamis (2/3/2017) malam di Stadion Segiri, Samarinda. Dua gol Pesut Etam dicetak lewat assist Asri Akbar.
Striker asing PBFC Reinaldo Elias da Costa membuka keunggulan pada menit ke-14 melalui sundulan. Gol pertama pada babak ini dieksekusi Da Costa setelah menyambut tendangan sudut Asri Akbar.
10 menit jelang babak pertama selesai PBFC sukses mengacak-acak lini belakang Persib Bandung tapi empat percobaan yang dilakukan pemain Pesut Etam tak ada yang berbuah gol. Peluang demi peluang dimentahkan kiper, bek, hingga mistar gawang.
Pada menit k-43 bek tengah Persib Vladimir Vujovic mencetak gol penyeimbang melalui sundulan. Tendangan sudut Febri sempat dihalau oleh Da Costa tapi bola malah disambut Vujovic.
Hingga wasit Bachrul Ulum meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, tak ada gol tambahan yang terjadi. Skor imbang 1-1 untuk PBFC dan Persib bertahan hingga turun minum.

Arema Tak Berdaya di Kandang Semen Padang

Bola.com, Jakarta - Semen Padang mengalahkan Arema FC 1-0 pada leg pertama semifinal Piala Presiden 2017 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kamis (2/3/2017). Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Singo Edan di Piala Presiden 2017.
Pemain muda Semen Padang, Kevin Ivander mendapatkan peluang pertama untuk mencetak gol di pertandingan ini pada menit ketujuh. Namun, tembakannya masih bisa ditepis kiper Arema, Kurnia Meiga Hermansyah.
Pada menit ke-21, Semen Padang kembali mendapatkan peluang untuk menciptakan gol di pertandingan ini. Kali ini, Syamsul Bachri gagal memanfaatkan umpan dari striker asal Brasil, Marcel Sacramento.
Arema tidak tinggal diam setelah dua upaya mencetak gol yang dilakukan tuan rumah. Kali ini, pemain muda Singo Edan, Nasir coba memberikan ancaman melalui tendangan bebas pada menit ke-23, yang masih bisa diamankan, Muhammad Ridwan.
Nasir kembali memberikan ancaman ke gawang Arema pada menit ke-34. Kali ini, umpan sepak pojok dari Nasir berhasil dijangkau Arthur Cunha, tetapi eksekusi bek asal Brasil belum membahayakan gawang Semen Padang.
Memasuki babak kedua, Semen Padang yang memasukan Irsyad Maulana, Rudi, dan Riko Simanjuntak unggul lebih dahulu atas Arema. Pelanggaran yang dilakukan Hanif Sjahbandi dengan menarik kaus, Rudi berujung penalti untuk tuan rumah.
Marcel yang bertugas sebagai eksekutor penalti tanpa kesulitan memperdayai, Meiga melalui tembakan terarah ke pojok kiri gawang. Skor berubah 1-0 untuk Semen Padang pada menit ke-58.
Arema mendapatkan peluang untuk menyamakan skor pertandingan pada menit ke-67. Sayangnya, tembakan Adam Alis masih tepat dipelukan, Ridwan. Dua menit berselang, Semen Padang hampir memperbesar skor menjadi 2-0 andai tembakan Rudi tidak berada tipis di atas mistar gawang, Meiga.
Pada menit ke-69, Semen Padang hampir memperbesar skor menjadi 2-0 andai tembakan Rudi tidak masih tipis di atas mistar Kurnia Meiga. Semen Padang kembali mendapatkan peluang pada menit-menit akhir pertandingan tapi tembakan Riko masih terlalu lemah dan tidak membahayakan gawang Arema. Skor 1-0 untuk keunggulan Semen Padang bertahan hingga laga berakhir.

Susunan Pemain
Semen Padang (4-4-2): 21-Muhammad Ridwan; 2-Novan Setya Sasongko, 5-Novrianto, 89-Cassio de Jesus, 90- Boas Atururi; 75-Kevin Ivander, 17-Ko Jae-sung, 10-Vendry Mofu, 12-Adi Nugroho; 9-Syamsul Bachri, 8-Marcel Sacramento
Pelatih: Nilmaizar
Arema FC (4-2-3-1): 1-Kurnia Meiga; 4-Syaiful Indra Cahya, 44-Arthur Cunha, 5-Bagas Adi Nugroho, 87-Alfarizi; 23-Hanif Sjahbandi, 18-Adam Alis Setyano; 21-Nasir, 20-Felipe Bertoldo, 11-Esteban Vizcarra; 10-Cristian Gonzales
Pelatih: Aji Santoso

Rabu, 01 Maret 2017

Yanto Basna patah Tulang Hidung, PSSI Didesak Usut Laga Sriwijaya FC-Arema FC

Penggawa Sriwijaya FC diliburkan selama satu pekan agar lebih bugar saat memulai latihan.

OLEH   DONNY AFRONI & ALDI FATHIR
Manajemen Sriwijaya FC berencana mengajukan surat resmi kepada PSSI untuk mengusut Abdul Rahmad Salasa, wasit yang memimpin laga kontra Arema FC di perempat-final Piala Presiden 2017 akhir pekan kemarin di Solo.
Dalam pertandingan itu, Sriwijaya FC menelan kekalahan tipis 1-0. Manajemen menganggap wasit tak becus, dan tidak memberikan perlindungan kepada pemain. Manajemen juga mendapat kabar bila Abdul Rahmad bukan wasit yang seharusnya memimpin laga tersebut.
SIMAK JUGA: Sriwijaya FC Izinkan Yanto Basna Ikut Seleksi Timnas Indonesia U-22
“Kami akan mengirim surat ke PSSI untuk menginvestigasi pertandingan itu. Wasit tidak hanya kurang tegas, tapi juga tidak melindungi pemain,” cetus sekretaris tim Achmad Haris.
“Yanto [Basna] mendapatkan cedera patah di bagian hidung. Saat kejadian, tidak ada peringatan atau kartu kepada pemain yang melakukan pelanggaran.”
Sementara itu, manajemen dan jajaran pelatih memberikan libur selama satu pekan kepada skuat Sriwijaya FC. Menurut Haris, penggawa Sriwijaya FC tidak hanya dilanda kelelahan fisik, tapi juga mental.
SIMAK JUGA: Yanto Basna Pamer Hidungnya Yang Patah
Manajemen mengharapkan pemain pemain kembali bugar saat menjalani latihan pekan depan setelah mereka berkumpul dengan keluarga masing-masing.
“Pemain libur latihan selama satu pekan. Pemain baru akan kumpul lagi Minggu [5/3] mendatang. Kami berharap saat tim kembali berkumpul, pemain sudah benar-benar fresh,” ucapnya. (gk-70)

Minggu, 26 Februari 2017

PBFC Tantang Persib di Semifinal Piala Presiden

, CNN IndonesiaPBFC Tantang Persib di Semifinal Piala Presiden Yamashita Kunihiro dan kawan-kawan bakal menantang Persib di babak semifinal Piala Presiden 2017. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
Jakarta, CNN Indonesia -- Pusamania Borneo FC (PBFC) menantang Persib Bandung dalam semifinal Piala Presiden 2017. PBFC lolos ke babak final usai menang adu penalti lawan Madura United.

Duel babak semifinal Piala Presiden akan berlangsung dalam format kandang-tandang. PBFC mendapatkan kesempatan lebih dulu tampil sebagai tuan rumah dengan menjamu Persib di Stadion Segiri pada 2 Maret mendatang.

Dari jalannya duel PBFC lawan Madura United, sepanjang 90 menit laga berlangsung, kedua tim mendapatkan sejumlah peluang untuk mencetak gol. Tetapi tak ada satu pun gol yang tercipta sehingga tiket semifinal pun ditentukan lewat drama adu penalti.

Dalam duel adu penalti, PBFC mendapatkan kesempatan untuk melakukan tendangan terlebih dulu.

Yamashita Kunihiro berhasil mengawali drama adu penalti untuk PBFC dengan baik. YamasHita mengarahkan bola ke pok kiri gawang sedangkan kiper Angga Saputra bergerak ke arah kanan.

Dane Milovanovic melakukan tendangan yang sama dengan Yamashita, yaitu ke arah kiri gawang. Kiper PBFC, Wawan Hendrawan gagal mengantisipasi tendangan itu dengan baik.

Tamsil Sijaya juga dengan dingin menjalankan perannya sebagai eksekutor kedua PBFC. Tamsil mengarahkan bola ke arah tengah sedangkan Angga bergerak ke sisi kanan.

Wawan nyaris menepis bola tembakan Slamet Nurcahyo. Namun tembakan keras ke pojok atas kiri membuat Wawan gagal membendungnya.

Michael Orah lagi-lagi dengan tenang menjalankan tugasnya sebagai penendang penalti ketiga PBFC. Orah mengecoh Angga dengan tembakan terarahnya ke pojok kanan gawang.

Rendika Rama sukses membawa Madura United menyamakan kedudukan jadi 3-3 lewat tembakan penalti yang dilakukannya. Rendika mengarahkan bola ke sisi kiri gawang sedangkan Wawan bergerak ke arah sebaliknya.

Penendang keempat PBFC, Fandhy Achmad tanpa kesulitan menaklukkan Angga.Tendangannya tak bisa dihalau oleh Angga yang sudah terlanjur bergerak ke arah kiri.

Fabiano Beltrame pun dengan tenang menunaikan tugasnya sebagai penendang keempat Madura United. Mantan bek Persija ini mengirimkan bola ke sisi kanan gawang, lagi-lagi membuat Wawan terkecoh dan bergerak ke arah sebaliknya.

Dirkir Kohn Glay mampu menjalankan tugasnya dengan baik sebagai penendang kelima PBFC. Tembakannya ke arah kanan gawang tak bisa dibaca dengan baik oleh Angga. Gol Glay membuat PBFC sukses memasukkan lima kesempatan penalti yang ada pada mereka.

Kemenangan akhirnya jadi milik PBFC setelah Fachrudin Aryanto yang jadi eksekutor terakhir Madura United gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan Fachrudin ke arah kiri gawang berhasil dibaca dengan baik oleh Wawan.

Penyelamatan Wawan atas tembakan Fachrudin ini pun berhadiah tiket semifinal Piala Presiden 2017 untuk PBFC. (ptr)

Ini Dia 5 Algojo Penalti Arema di Perempat Final Piala Presiden

Iwan Setiawan,
Bola.com, Malang - Persiapan terakhir sudah digelar Arema FC di Malang sebelum perempat final Piala Presiden. Pelatih Aji Santoso menyiapkan segala kemungkinan yang bisa terjadi saat melawan Sriwijaya FC di Stadion Manahan, Solo, Minggu (26/2/2017).
Termasuk memilih algojo tendangan penalti mengingat fase perempat final menggunakan sistem single match sehingga ada kemungkinan pemenang ditentukan lewat adu penalti.
"Segala kemungkinan bisa terjadi. Kami sudah menyiapkan antisipasinya. Termasuk tendangan penalti," kata pelatih Arema, Aji Santoso.
Dalam latihan Kamis (23/2/2017) pagi di Stadion Gajayana, Malang, ada lima pemain yang disiapkan secara khusus untuk jadi algojo. Mereka adalah Cristian Gonzales, Esteban Vizcarra, Dendi Santoso, Ahmad Bustomi, dan Ahmad Alfarizi.
Para pemain itu dipilih karena punya akurasi tendangan bagus. Selain itu, mereka teruji secara mental. Sebab, saat adu penalti bukan hanya faktor teknis yang jadi penentu. Tetapi, kesiapan mental.
Saat penyisihan grup, Arema mendapatkan satu penalti saat menghadapi PS TNI. Eksekutor utama saat pertandingan normal ada pada Cristian Gonzales. Sudah tidak diragukan lagi karena penyerang naturalisasi asal Uruguay ini sudah lihai jadi algojo penalti.
Namun, untuk Dendi Santoso dan Ahmad Alfarizi, mereka baru kali ini masuk daftar algojo karena biasanya Arema memercayakan kepada pemain yang lebih senior seperti Beny Wahyudi, Arif Suyono atau pemain asing lainnya.
Tetapi, tim pelatih sudah punya pertimbangan sendiri. Kemungkinan, Alfarizi dan Dendi akan dipersiapkan tampil hingga menit akhir sehingga mereka masuk daftar eksekutor penalti.
Kebetulan Dendi dan Alfarizi saat ini masuk kategori pemain senior Arema mengingat komposisi tim Singo Edan banyak dihuni pemain muda.

Sabtu, 25 Februari 2017

Syaiful Indra Cahya Bertekad Bawa Arema FC Tembus Final Piala Presiden 2017

Syaiful Indra Cahya Bertekad Bawa Arema FC Tembus Final Piala Presiden 2017
wearemania
Syaiful Indra Cahya 
TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Bek Arema FC, Syaiful Indra Cahya bertekad membawa Arema FC menembus final Piala Presiden 2017.
Dia mengaku siap memberi yang terbaik agar bisa membawaArema FC berprestasi di Piala Presiden ini.
Menurutnya, Arema FC memiliki kemampuan untuk mewujudkan hal tersebut.
"Saya siap memberi yang terbaik untuk Arema FC. Kalau di Piala Presiden ini, saya berharap minimal bisa membawa Arema FC menembus final," ucap Syaiful Indra Cahya, Kamis (23/2/2017).
Untuk mewujudkan hal tersebut, Arema FC harus bisa melewati hadangan Sriwijaya FC di babak 8 besar Piala Presiden 2017. Kendati demikian, Syaiful menyebut Arema FC memiliki peluang bisa mengalahkan Sriwijaya FC.
“Menurut saya, Arema FC masih punya peluang bisa lolos ke semifinal. Saya optimis Arema FC bisa mengalahkan Sriwijaya FC,” imbuhnya.(Alfi Syahri Ramadan/Surya)

5 Pemain Kunci di Babak 8 Besar Piala Presiden

Liputan6
Liputan6.com, Jakarta - Babak 8 besar Piala Presiden 2017 bakal segera dimulai. Ada lima pemain yang diprediksi bakal jadi kunci kemenangan timnya pada babak perempat final ini.
Sepanjang fase grup, banyak hal yang terjadi. Mulai munculnya tim paling perkasa, yakni Semen Padang dengan 12 gol dari 3 laga, sampai kecermelangan Pusamania Borneo FC yang melaju ke babak 8 besar hanya dengan satu gol.

Masih banyak catatan menarik lainnya. Nah, berkaca dari itu, ada pemain-pemain kunci yang hadir di belakangnya. Si pemain seperti menjadi penentu kesuksesan tim sejauh ini.
Siapa saja mereka? Berikut daftarnya:

Cristian Gonzales

Gonzales menjadi bukti kalau umur hanyalah sebuah angka. Ya, sudah berusia 40 tahun, suami dari Eva Nurida Siregar ini nyatanya membuat Arema seperti ketergantungan.Pemain yang karib disapa El Loco ini bahkan sudah mengemas empat gol dalam tiga laga di fase grup untuk Arema. Sebuah catatan yang seakan tak menggambarkan umurnya.Ini berarti 75 persen gol Arema hadir dari aksi Gonzales. Cukup menarik menantikan aksinya di babak 8 besar.

Febri Haryadi

Pemain 21 tahun ini bisa dibilang semakin matang. Pada Piala Presiden 2017 ini, dia kembali menunjukkan kebolehannya tampil sebagai starter Persib.Saat ini, pemain yang sempat mengikuti seleksi timnas U-22 tersebut sudah mengemas satu gol. Namun ada satu momentum istimewa yang dia ciptakan.Ini saat Persib melawan Persela Lamongan, Jumat (17/2) lalu. Berawal dari penetrasi khasnya, dia sukses membelah bek Persela. Setibanya di depan gawang, Febri tak egois. Dia malah memberikan umpan manis kepada Sergio van Dijk yang menyelesaikannya dengan mudah.
Siapa sangka, nama Wawan Hendrawan belakangan muncul sebagai pahlawan. Ya kiper 34 tahun ini berkesempatan besar menyodok ke tim utama PBFC.Wawan dengan perkasa sejauh ini menjaga gawangnya tetap perawan di Piala Presiden 2017. Pretasinya ini disamai kiper Semen Padang, Muhammad Ridwan.Wawan punya kesempatan naik ke tim utama setelah PBFC meminjam salah satu kipernya Gianluca Pandeynuwu ke peserta Liga 2, PSPS Pekanbaru. Dengan kepergian Gianluca ini, satu slot di skuat utama tim beralias Pesut Etam jadi kosong.

Aldino Herdianto

Mitra Kukar memang saat ini tengah dipusingkan dengan posisi striker. Baru-baru ini, Jafri Sastra secara berani mencoret dua pemain seleksi, Angel Carrascaso Munoz dan Hugo Nicolas Retamal.Jangan khawatir, Naga Mekes punya Aldino Herdianto yang siap melambung. Sebab, mantan penyerang PS TNI sudah buktikan aksinya dengan mengemas dua gol dari tiga laga fase grup.
Dia bakal menjadi satu-satunya harapan bagi Mitra Kukar di lini depan bersama Yogi Rahadian. Dengan duet striker lokal, patut ditunggu kiprah Naga Mekes.

(I. Eka Setiawan)

Persib vs Mitra Kukar, Umuh: Ini Laga Final

Persib vs Mitra Kukar/DWI SETYADI/PR
SOLO, (PR).- Format laga tunggal pada babak 8 besar Piala Presiden 2017 membuat tim yang kalah akan langsung tersingkir. Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menuntut skuat Maung Bandung bertarung habis-habisan layaknya melakoni laga final saat menghadapi Mitra Kukar di Stadion Manahan, Kota Solo, Sabtu, 25 Februari 2017.
"Saya tekankan kepada para pemain, anggap ini pertandingan final. Kami tidak boleh kalah. Harus habis-habisan,jangan sampai ada anggap remeh lawan," ujar Umuh kepada PR di Hotel Novotel, Solo, Sabtu, 25 Februari 2017.
Dia mengatakan, kendati lebih diunggulkan, Persib tak bisa memandang remeh Mitra Kukar. Menurut pengalamannya, kata Umuh, lawan selalu memiliki motivasi berlipat ganda saaymenghada Maung Bandung.
"Jangankan yang satu level di bawah, tim-tim yang dua sampai tiga level di bawah itu pasti selalu tampil lebih menggila dan menyulitkan Persib. Jadi harus benar-benr fokus, konsentrasi, dan tampilkan yang terbaik untuk menang," kata Umuh.
Dia menegaskan target Persib pada turnamen pramusim ini adalah mempertahankan gelar juara. Kemenangan atas Mitra Kukar wajib didapatkan agar bisa maju ke semifinal dan memelihara peluang meraih trofi. ***

Jumat, 24 Februari 2017

Melihat Peta Kekuatan 8 Besar Piala Presiden 2017

Cristian Gonzales
Gonzales dalam laga versus PS TNI. (Foto: Bowo Sucipto/ANTARA)
Piala Presiden 2017 telah mencapai babak delapan besar. Mitra Kukar, Arema FC, Persib Bandung, Pusamania Borneo FC (PBFC), Semen Padang, Bhayangkara FC, Sriwijaya FC, dan Madura United adalah mereka yang akan bertempur di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (25/2) dan Minggu (26/2) mendatang.
Pengundian sudah dilakukan kemarin, Selasa (21/2). PBFC akan menghadapi Madura United, Persib akan bertemu dengan Mitra Kukar, Semen Padang akan berhadapan dengan Bhayangkara FC, dan duel tim besar Arema FC lawan Sriwijaya FC akan menutup laga di perempat final.
Piala Presiden boleh saja hanya merupakan turnamen pramusim, tapi keseruan dan drama yang sudah terjadi di babak fase grup membuat laga perempat final diyakini bakal tetap menarik untuk ditonton. Dan sebelum menyaksikannya, berikut kumparan sajikan preview singkat dari kedelapan tim yang akan saling berhadapan:
PBFC vs Madura United
PBFC tampil sebagai kejutan di babak fase grup Piala Presiden. Pasalnya, mereka hanya menurunkan tim kedua pada turnamen ini. Tim pertama yang berisi nama-nama seperti Ponaryo Astaman, Lerby Eliandry, Flavio Beck Junior, hingga Patrich Wanggai tak diturunkan karena sedang melakoni pemusatan latihan.
PBFC lantas menurunkan pemain-pemain muda beserta pemain-pemain yang dikontrak jangka pendek, plus beberapa pemain dari tim utama semisal Asri Akbar atau Diego Michiels. Pelatih utama Dragan Djukanovic pun tak membesut tim ini. Sebagai gantinya, pelatih tim U-21 mereka, Ricky Nelson, menemani tim dari pinggir lapangan.
Hebatnya, kendati menurunkan tim kedua, PBFC mampu lolos ke perempat final sebagai juara Grup D. Fantastisnya, itu diwujudkan dengan hanya mencetak satu gol. Ya, satu-satunya gol tersebut adalah kala mereka menang 1-0 atas tuan rumah Sriwijaya FC di laga pamungkas. 
Sementara ketika menghadapi dua tim lainnya di fase grup, yakni Bali United dan Barito Putera, PBFC hanya bermain imbang tanpa gol. Lima poin pun kemudian sudah cukup membawa mereka lolos ke perempat final.

8 Besar Piala Presiden: Persib dan Mitra Kukar Saling Mengalahkan

Fajar Abrori
Liputan6.com, Jakarta - Persib Bandung akan berhadapan dengan Mitra Kukar dalam perempatfinal Piala Presiden 2017 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (25/2/2017). Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman menilai Mitra Kukar adalah tim yang menyulitkan.
Mitra Kukar dan Persib Bandung kerap bertemu. Dalam pertemuan itu, jika pertandingan digelar di kandang Maung Bandung, maka Persib yang menang. Jika pertandingan digelar di kandang Mitra Kukar maka tim berjuluk Naga Mekes ini yang menang.

"Persib dan Mitra Kukar sudah kerap bertemu. Kami saling mengalahkan. Kami selalu menang di Bandung dan kalah di sana. Makanya. ini main di lapangan  netral, di Solo dan semoga kami yang akan menang, " kata pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman di sela latihan di Lapangan Kotabarat, Solo, Kamis (23/2/2017) sore.

Lantaran kerap bertemu ini, Djadjang menilai Persib dan Mitra Kukar sudah tahu sama tahu kekuatan masing-masing. Terlepas dari itu, ia tetap mewaspadai karakter dari Mitra Kukar. Menurutnya Mitra Kukar selalu menyulitkan Persib Bandung lantaran permainannya yang kuat.

"Calon lawan kami, Mitra Kukar adalah lawan yang selalu menyulitkan kami. Mereka selalu bermain dengan alot. Mereka punya Bayu Pradana di tengah. Tapi saya selalu tidak memandang lawan dari individu namun kolektif tim, " ucapnya.

Rekor Buruk, Widodo Berharap Tuah Manahan saat Bertemu Arema FC

Kontributor Palembang, Berry Subhan Putra Pelatih kepala Sriwijaya fc, Widodo Cahyono Putro (kanan)
PALEMBANG, KOMPAS.com - Drawing babak delapan besar turnamen pra-musim Piala Presiden 2017 sudah berlangsung. Sriwijaya FC bertemu Arema FC di Stadion Manahan, Solo, Minggu (26/2/2017) pukul 21.00 WIB.
Menurut pelatih kepala Sriwijaya FC, Widodo Cahyono Putro, melawan Singo Edan (julukan Arema), Sriwijaya bakal habis-habisan. Kekalahan 0-1 dari Pusamania Borneo FC di Stadion I Wayan Dipta pada laga terakhir penyisihan grup tak dipikirkan lagi.
"Arema tim kuat. Sudah drawing dan nanti tinggal pikirkan strategi," ujarnya, Selasa (21/2), usai pengundian.
Widodo mengakui, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) selalu kesulitan menghadapi Arema. Empat pertemuan terakhir, Sriwijaya belum pernah mencicipi kemenangan. Karena itu, dia berharap tuan Manahan.
"Tim bergengsi memang selalu diperbincangkan. Untuk itu, Sriwijaya siap habis habisan," paparnya.
Mengenai teknis, Widodo tidak ingin berbicara banyak. Selain Yuu Hyun-koo yang terkena akumulasi kartu, Budi dan Bio Paulin masih dalam tahap pemulihan cedera.
"Ada juga tiga pemain muda yang baru masuk," ujarnya.
Apakah Widodo bakal memasukkan skuad muda saat melawan Arema? Widodo belum memastikan karena Maldini Pali, Indra Permana dan Hendra Sandi Gunawan baru bergabung.
"Nanti kami lihat perkembanganya," katanya.
Sementara itu, pelatih Arema Aji Santoso mengaku belum menyiapkan taktik. Christian Gonzales dan kawan kawan masih dalam tahap pemulihan fisik.
"Kami punya dua hari lagi untuk pemulihan. Tanggal 23 baru ke Solo," paparnya.
Untuk diketahui, usai babak 8 besar dengan sistem gugur, laga semifinal dilanjutkan di Stadion Manahan, Solo. Kemudian, partai puncak akan diselenggarakan pada 12 Maret di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.
Empat pertemuan terakhir Sriwijaya FC vs Arema
08/12/16, Arema Malang vs Sriwijaya FC: 3-2
14/08/16, Sriwijaya FC vs Arema Malang: 1-1
16/06/15, Arema Malang vs Sriwijaya FC: 2-0
24/08/14, Arema Malang vs Sriwijaya FC: 3-1

Penulis: Kontributor Palembang, Berry Subhan Putra
Editor : Aloysius Gonsaga A

Rabu, 15 Februari 2017

Ketangguhan Peserta 8 Besar Piala Presiden 2017

Hasil Piala Presiden: Semen Padang kalahkan Madura united dan Cukur PSCS 5 Gol Tanpa Balas

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Hasil Piala Presiden: Semen Padang Cukur PSCS 5 Gol Tanpa Balas
Semen Padang mengamuk di laga kedua Grup E Piala Presiden 2017. Melawan PSCS Cilacap, Semen Padang menang telak dengan skor telak 5-0.

Persib Kalahkan PSM Makassar dan Persiba 

Hasil Piala Presiden, Persib Kalahkan PSM Makassar  
Laga Persib Bandung 3 vs 1 PSM Makassar di Stadion Si Jalak Harupat

Kemenangan ini membuat Persib Bandung membuka peluang lolos ke babak delapan besar. Sebelumnya di grup yang sama, Persiba Balikpapan juga mengalahkan Persela Lamongan dengan skor 1-0.