Tampilkan postingan dengan label ISL 2015. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ISL 2015. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 April 2015

Alasan BOPI Coret Arema dan Persebaya dari ISL

Arema dan Persebaya dianggap tidak memenuhi dua persyaratan. Apa itu?

Rabu, 1 April 2015 | 22:12 WIB,Oleh : Zaky Al-Yamani, Raditya Andriansyah
Alasan BOPI Coret Arema dan Persebaya dari ISL
VIVA.co.id - Dua klub raksasa Indonesia, Arema Cronus dan Persebaya Surabaya terancam tak bisa mengikuti kompetisi ISL 2015. Kedua klub asal Jawa Timur ini tidak lolos verifikasi yang dilakukan oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Ketua BOPI Mayjen (Purn) Muhammad Noor Aman mengatakan, semua tim harus memenuhi kelengkapan berdasarkan lima aspek. Antara lain, aspek legalitas, keuangan, pelaku olahraga profesional, pembinaan usia muda, dan kegiatan sosial.

“Kami hanya memberikan rekomendasi kepada tim yang sudah terverifikasi. Kepada tim yang belum terverifikasi tidak akan bisa mengikuti kompetisi,” ujar Noor Aman.

Arema dan Persebaya dianggap tak memenuhi dua poin awal dalam lima aspek tersebut. BOPI menilai, keduanya memiliki permasalahan keuangan (penunggakan gaji pemain, dan penunggakan pajak) serta dualisme kepemimpinan.

Arema sebenarnya sudah mengantongi rekomendasi dari AFC untuk mengikuti ISL 2015. Namun, menurut BOPI, Arema hanya mengantongi rekomendasi AFC untuk kelayakan mengikuti pertandingan, dan bukan kepada lima aspek tersebut.

BOPI juga mengatakan tak akan berhenti melakukan pengawasan selama kompetisi berlangsung, dalam hal ini verifikasi faktual kepada klub-klub yang masih belum melunasi pajaknya. BOPI memberikan tenggang waktu hingga putaran pertama ISL berakhir.

Jika sampai tenggang waktu yang ditentukan klub tersebut tak juga melakukan pelunasan pajak, BOPI akan mencabut rekomendasi sehingga tak bisa mengikuti putaran kedua.

“Kepada klub yang belum menyelesaikan pembayaran pajak antara lain, Mitra Kukar, Persela Lamongan, Gresik United, Pelita Bandung Raya, dan Perseru Serui harus segera melengkapinya paling lambat akhir putaran pertama. Jika tidak, rekomendasi akan kami cabut,” tutur Noor Aman. (art)

Sabtu, 14 Februari 2015

ISL 2015, Launching dihibur Raisa Andriana

Launching ISL 2015 Bakal Dihibur Raisa Andriana

Sabtu, 14 Februari 2015 12:58 WIB

Launching ISL 2015 Bakal Dihibur Raisa Andriana
Tribunnews/Jeprima
Penyanyi, Raisa Andriana (Raisa)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 akan dihelat pada 20 atau 21 Februari antara juara bertahan Persib Bandung menghadapi runner-up Persipura Jayapura di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung.
PT Liga Indonesia selaku operator ISL bakal menggelar launching di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (14/2/2015) malam ini. Untuk memeriahkan acara, PT LI mengundang penyanyi pop kondang tanah air, Raisa Andriana.
Pemilihan penyanyi Raisa pada launching yang bertemakan ISLove serta bertepatan dengan Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang itu bukan tanpa alasan. Lirik lagu penyanyi berusia 24 tahun yang berkaitan erat dengan percintaan dinilai tepat untuk mengisi malam peresmian ISL musim ini.
"Kenapa Raisa di launching ISL? Karena Raisa loves ISL, dan ISL loves Raisa. Selain itu pengumuman stasiun TV mana aja yang akan menyiarkan ISL, parade jersey yang dikenakan kapten tiap klub dan model," kata Joko Driyono seperti dilansir pada laman LigaIndonesia, Sabtu (14/2/2015.
Acara launching sendiri bakal dimulai tepat pada pukul 19.00 WIB. Sebelum digelar launching, PT LI juga akan mengadakan jumpa pers pada pukul 17.00 WIB bertempat di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta.

Ini Jadwal Pembuka ISL 2015

Jumat, 13 Februari 2015 | 21:35 WIB
Dok.Google Logo Indonesia Super League (ISL).
JAKARTA, KOMPAS.com - LIGA Indonesia akhirnya memajukan kick off kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015. Laga pembuka Persib Bandung versus Persipura Jayapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung yang awalnya tanggal 21 Februari, dimajukan sehari menjadi tanggal 20 Februari 2015.

CEO LIGA, Joko Driyono mengatakan kick off ini dimajukan terkait permohonan dari Persipura. Mutiara Hitam sendiri mengirimkan surat ke LIGA karena keberatan bila kick off tanggal 21 Februari karena pada 24 Februari akan tampil di penyisihan Grup E AFC Cup. Waktu skuad Mutiara Hitam terbilang singkat, apalagi partai pada 24 Februari digelar di kandang Warriors FC.

"LIGA akhirnya setuju untuk memajukan kick off ISL menjadi tanggal 20 Februari. Selain itu biar ada keleluasaan atas hasil Persib di play off ACL beberapa waktu lalu," kata Joko.

"Waktu kick off masih belum pasti antara sore atau malam hari. BV Sport selaku pemegang hak komersialisasi LIGA ingin malam hari. Selain itu jadwal ISL 2015 secara keseluruhan telah kita kirim ke seluruh klub," tambah pria yang juga Sekjen PSSI ini.

ISL 2015 sendiri akan diikuti 18 tim terbaik di Indonesia yakni Sriwijaya FC, Semen Padang, Mitra Kukar, Barito Putera, Pusamania Borneo FC, Persiba Balikpapan, PSM Makassar, Perseru Serui, Persiram Raja Ampat, Persipura Jayapura, Bali United Pusam, Persija Jakarta, Pelita Bandung Raya, Persib Bandung, Gresik United, Persebaya Surabaya, Arema Indonesia, dan Persela Lamongan.

Penulis: Okky Herman Dilaga
Editor : Okky Herman Dilaga
Sumber: Liga Indonesia

Selasa, 03 Februari 2015

Peluncuran ISL 2015 14 Februari , laga perdana Persib Vs Persipura di Stadion Si Jalak Harupat pada 21 Februari 2015

Peluncuran ISL 2015 dan Pengumuman Pemegang Hak Siar Dilakukan Pada Hari Kasih Sayang

Selasa, 3 Februari 2015 00:35 WIB

Peluncuran ISL 2015 dan Pengumuman Pemegang Hak Siar Dilakukan Pada Hari Kasih Sayang
Kompas.com/Ferril Dennys
Joko Driyono.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Deodatus S Pradipto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 akan diluncurkan pada 14 Februari 2015 mendatang. Pada kesempatan yang juga dikenal sebagai hari kasih sayang tersebut, PT Liga Indonesia, selaku operator, sekaligus mengumumkan stasiun televisi yang mendapatkan hak siar ISL 2015.
Menurut CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, pihaknya dan BV Sports, sedang melakukan kalkulasi terkait kemungkinan pergeseran jadwal pertandingan ISL.
BV Sports merupakan pemegang hak komersial ISL. Kedua belah pihak juga belum menentukan stasiun televisi yang berhak menyiarkan ISL 2015.
“Insya Allah pada 14 Februari nanti baru bisa diumumkan siapa pemegang hak siar ISL 2015. Mengapa tanggal 14? Karena tanggal itu jatuh sehari setelah batas ketentuan klub melunasi tunggakan gaji mereka musim lalu,” jelas Joko, Senin (2/2/2015).
ISL 2015 akan dibuka dengan pertandingan antara Persib Bandung melawan Persipura Jayapura. Laga akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat pada 21 Februari mendatang. Persib berstatus juara bertahan, sedangkan Persipura runner­-­up musim lalu.

Minggu, 01 Februari 2015

ISL 2015



Persib vs Arema: Perang Bintang Calon Juara ISL 2015

By on

Liputan6.com, Palembang - Babak final Inter Island Cup (IIC) 2014 mempertemukan juara Indonesia Super League (ISL) 2014, Persib Bandung, menghadapi Arema Cronous.

Setelah sempat mengalami penundaan selama setahun, babak Final Inter Island Cup 2014 akhirnya digelar pada Minggu (1/2/2014) WIB, di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya Jakabaring, Palembang.

Dari segi amunisi, Persib menyimpan hampir 90% mayoritas kekuatanya di musim lalu, dengan hanya memulangkan putra daerah Dias Angga Putra, Yandi Sofyan dan Dedi Kusnandar. Sementara Arema cukup banyak berbenah di berbagai sektor.

Singo Edan mendatangkan pengatur serangan baru yakni Sengbah Kennedy sebagai pengganti Gustavo Lopez, dan juga mengangkut eks skipper Persija, Fabiano Beltrame sebagai palang pintu pertahanan. Kedua tim dipastikan menurukan squad terbaiknya. Gesekan antar bintang sepak bola Tanah Air akan tersaji di laga nanti.

Seperti dilansir Labbola, Persib memiliki keunggulan satu laga, karena bermain di partai puncak. Maung Bandung juga lebih produktif dengan menyarangkan total 16 gol, di mana dua diantaranya datang dari gol bunuh diri lawan. Sementara Arema yang dikalahkan Persib di laga semifinal, mengoleksi 15 gol. Kedua tim sama-sama harus memungut bola dari gawangnya sendiri sebanyak 10 kali.

Di babak 8 besar musim lalu, agresivitas lini serang Persib bisa dibilang lebih efektif jika dilihat dari rataan jumlah tendangan ke arah gawang dan akurasi tembakan. Persib mencatat 6,4 tembakan ke arah gawang per pertandingan dengan akurasi 41 persen, sedangkan rekor Arema adalah 5,4 dengan akurasi 38 persen. Dalam hal rataan konversi tembakan ke arah gawang menjadi gol, statistik kedua tim sama-sama di sekitar angka 25-30 persen. Dapat dikatakan  satu dari empat tendangan akurat kedua tim berhasil menjadi gol
 Kekuatan utama Persib dalam menjuarai liga musim lalu adalah kualitas sertangan mereka dari sisi sayap. Dengan catatan 6,4 dribble sukses dan 7,25 umpan silang sukses per pertandingan, khususnya dengan mengandalkan kombinasi M. Ridwan dan Supardi di sisi kanan.

Selain itu, dalam situasi tertentu Makan Konate atau Firman Utina akan bergerak melebar sebagai Wide Playmaker, untuk kemudian mengirimkan umpan matang ke kotak penalti. Pergerakan Firman dan Konate juga dapat membuka ruang bagi para pemain sayap untuk merangsek masuk ke jantung pertahanan lawan.

Sedangkan Arema praktis hanya mengandalkan aliran bola dari lini tengah yang dilepaskan Gustavo Lopez dan Ahmad Bustomi yang memang lebih banyak melepaskan passing sukses dibandingkan pemain Persib, yaitu 364 passing sukses.

Di sektor pertahanan, meskipun masih sering hilang konsentrasi, lini pertahanan Persib tampil membaik pada musim lalu, terutama karena Ahmad Jufriyanto mampu tampil disiplin ketika Vladimir Vujovic naik membantu serangan. Selain itu, lini pertahanan Persib juga selalu tampil trengginas dalam mematahkan serangan lawan, dengan catatan 18 tackle sukses per pertandingan selama Babak 8 Besar hingga partai final.

Pertemuan terakhir kedua tim di semifinal LSI 2014 berakhir dengan kemenangan Persib dengan skor 3-1. Satu gol Arema yang dilesakan oleh Beto Goncalves dibalas 3 gol oleh Persib, yang masing-masing dicetak oleh Vladimir Vujovic, Atep, dan Makan Konate. Akan tetapi dengan perombakan skuad dan tambahan wajah wajah baru di kedua tim, pertandingan Final IIC 2014 bisa jadi menghasilkan cerita yang berbeda.