Tampilkan postingan dengan label PERSIB inside. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERSIB inside. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Agustus 2017

Resmi Direkrut Persib, Ini Kata Ezechiel N'Douassel

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Kompas.com - 08/08/2017, 10:56 WIB
Pemain baru Persib Ezechiel NDouassel saat diperkenalkan manajemen klub kepada awak media di Graha Persib, Jalan Sulanja, Selasa (8/8/2017)
Pemain baru Persib Ezechiel NDouassel saat diperkenalkan manajemen klub kepada awak media di Graha Persib, Jalan Sulanja, Selasa (8/8/2017)(KOMPAS. com/DENDI RAMDHANI)
BANDUNG, KOMPAS.com - Pemain baru Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel, sangat antusias untuk segera menjalani debutnya bersama Maung Bandung. Pemain berusia 29 tahun itu mengaku senang proses negosiasi bersama Persib berlangsung lancar.
Ezechiel tak begitu fasih berbahasa Inggris. Sebab itu, dalam sesi jumpa pers dia dibantu oleh agennya, Amougou Mathieu.
"Saya kaget dengan sambutan di sini. Saya juga senang sekali, sangat antusias. Saya semangat karena saya sudah lihat kondisi di sini. Itu yang bikin saya semangat karena saya tahu apa yang Persib butuhkan. Saya siap membela Persib," ujar Ezechiel di Graha Persib, Jalan Sulanja, Selasa (8/8/2017).

Mantan bomber Hapoel Tel Aviv itu mengatakan, sebelumnya dia tak begitu mengetahui tentang Persib. Tetapi dia kaget lantaran proses kepindahannya ke Persib sudah santer diberitakan. Dia pun terkejut melihat banyak fotonya terpasang di media sosial.
"Saya tidak terlalu banyak tahu tentang Persib. Tetapi saya tahu beberapa nama di Persib. Sudah berapa lama saya dengar berita-berita dan yang saya tahu Persib itu salah satu klub terbesar di Indonesia," ungkapnya.
Baca Juga: Gunakan Nomor 70, Ezechiel Resmi Jadi Striker Baru Persib
"Awalnya saya juga tidak begitu tahu tentang bobotoh. Tetapi setelah kemarin itu di Instagram sudah lebih dari sekitar 10.000 foto. Bobotoh luar biasa," tambahnya.
Ezechiel secara resmi menjadi amunisi baru Persib untuk mengarungi putaran kedua Liga 1 Indonesia. Ezechiel merupakan calon bomber utama Persib sepeninggal Carlton Cole dan Sergio van Dijk,
PenulisKontributor Bandung, Dendi Ramdhani
EditorAloysius Gonsaga AE

Kamis, 18 Mei 2017

Mengapa Djanur dan Beberapa Pemain Persib Mogok Bicara?

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani,Kompas.com - 17/05/2017, 16:52 WIB
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman (tengah), bersama Dedi Kusnandar (kanan) dalam sesi jumpa pers.(Hamzah)
BANDUNG, KOMPAS.com - Drama aksi mogok bicara dari Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman kepada awak media masih berlanjut. Hingga Rabu (17/5/2017) siang, pelatih yang akrab disapa Djanur itu masih enggan diwawancarai para pewarta.
Saat ditemui di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Djanur masih ogah dimintai keterangan. Sebelumnya, Djanur mulai puasa berkomentar sejak Selasa (16/5/2017).
Kini, sikap tersebut menular ke sejumlah pemain. Hingga kini belum ada kejelasan soal alasan Djanur mogok bicara.
Irfan Suryadireja, Media Officer Persib Bandung mengatakan, saat ini Djanur hanya ingin fokus mempersiapkan timnya jelang laga kontra Borneo FC akhir pekan nanti.
"Enggak mogok bicara, cuma dialihkan melalui media officer untuk keterangan. Biar Pak Djadjang fokus latihan," ucap Irfan saat dikonfirmasi Kompas.com via pesan singkat, Rabu (17/5/2017) sore.
Begitupun dengan alasan mogok bicara dari para pemain. Menurut Irfan seluruh tim tengah fokus pada latihan jelang laga nanti.
"Sama biar konsentrasi saja khususnya lawan Borneo FC," ungkapnya.
Sejumlah opini pun mencuat menyusul sikap diam Djanur. Kuat dugaan, aksi Djanur disebabkan adanya kritik yang terlalu berlebihan dari beberapa suporter kepada dirinya merujuk pada performa Persib dalam beberapa laga terakhir.
Padahal, jika mengacu pada konsistensi, Persib saat ini masih mejeng di posisi kedua papan klasemen Liga 1 di bawah PSM Makassar.
Menanggapi hal itu, Irfan mengatakan, untuk persoalan kritik pada dasarnya jajaran manajemen dan pelatih tak keberatan selama bertujuan membangun motivasi tim. Namun, Irfan tak menampik ada beberapa orang yang melayangkan kritik dengan kalimat cenderung kasar.
"Kritik tidak ada masalah karena sifatnya membangun kebaikan tim. Hanya saja kritik itu sebaiknya disampaikan dengan bahasa santun, bukan bahasa yang kurang pantas karena pemain dan pelatih tetap berusaha menampilkan permainan terbaik," tuturnya.
Jadi, sampai kapan tim Persib mogok bicara? "Sambil berjalan saja waktunya, karena mereka fokus melawan Borneo FC," jawab Irfan.
PenulisKontributor Bandung, Dendi Ramdhani
EditorAloysius Gonsaga AE

Sabtu, 06 Mei 2017

Persib vs Persipura Tetap Digelar di GBLA

Stadion GBLA/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
BANDUNG, (PR).- Pertandingan Persib vs Persipura akan tetap dilangsungkan di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung. Sesuai jadwal, pertandingan digelar pada Minggu, 7 Mei pukul 18.30 WIB.
Keputusan itu diumumkan Persib lewat situs resminya, www.persib.co.id. Sebelumnya bobotoh sempat mengeluhkan soal kenyamanan GBLA. Sejumlah masukan dari tim juga menginginkan pertandingan digelar kembali di Stadion Si Jalak Harupat.
Namun panpel tak bisa mengabulkan keinginan itu. Sesuai ketentuan, perubahan stadion pertandingan dan perizinan keramaian harus dibereskan tujuh hari sebelum hari pertandingan. Sehingga pihak panpel tak bisa memindahkan pertandingan ke Stadion Si Jalak Harupat.
Sebelumnya General Coordinator Panitia Pelaksana laga kandang Persib, Budhi Bram Rahman menyatakan, sudah mengupayakan agar pertandingan Persib vs Persipura di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu 7 Mei 2017.
Bram mengatakan, menggunakan kembali Stadion Si Jalak Harupat sebagai kandang merupakan keinginan manajemen Persib. Dia pun mengupayakan untuk mewujudkan keinginan manajemen tersebut.
"Ya, bermain di Si Jalak Harupat. Ini keinginan dari manajemen. Selaku panpel, sekarang kami upayakan untuk mewujudkan hal itu dengan mengurus surat-suratnya terlebih dahulu. Prosesnya, sekarang sudah mulai kami jalankan," kata Bram kepada Galamedianews, Kamis 4 Mei 2017.
Untuk itu, Bram sudah menjalim komunikasi dengan pengelelola Stadion Si Jalak Harupat. Berdasarkan hasil komunikasi tersbut, peluang Persib untuk bermain di Si Jalak Harupat terbuka lebar.
"Kami sudah pastikan kalau saat ini Stadion Si Jalak Harupat tidak sedang dalam pemeliharaan dan tidak dipakai kegiatan apapun. Jadi, tanggal 7 nanti, kemungkinan bisa dipakai Persib. Tapi hal itu baru (disampaikan) secara lisan, tidak bisa dijadikan pegangan. Makanya, sekarang sedang kami urus surat-suratnya," ujar Bram.
Meski demikian, dia tidak bisa memastikan kapan bobotoh akan mendapatkan kepastian terkait kepindahan kandang Persib itu.
"Sekarang, kami masih lengkapi segalanya. Semoga besok (Jumat 5 Mei 2017) bisa ada kepastian apakah Persib bisa bermain di Si Jalak Harupat atau tidak," tuturnya.
Bobotoh yang ingin menyaksikan laga ini, bisa membeli tiket secara online. Cara pemesanan tiket secaera online bisa disimak di sini.***

Rabu, 03 Mei 2017

Persegres vs Persib, Soal Bobotoh dan Cuaca Oleh: Yusuf Wijanarko 2 Mei, 2017 - 16:42 PERSIB Bobotoh Persib/ARIF HIDAYAH/PR BANDUNG, (PR).- Meski sudah ada larangan untuk menyaksikan laga tandang di Stadion Tri Darma Petrokimia Gresik, tak tertutup kemungkinan bobotoh berangkat secara perorangan demi mendukung Persib Bandung saat dijamu Persegres Gresik United, Rabu 3 Mei 2017. Pentolan Viking Persib Agus Racmat menuturkan, berdasarkan hasil rapat koordinasi, bobotoh yang berangkat ke Gresik dilarang memakai atribut Persib. Jika ingin menonton, bobotoh harus mengenakan pakaian biasa. "Untuk suporter Persib, jangan memaksakan datang menggunakan atribut karena akan ditindak tegas oleh keamanan," ujar Agus seperti dilaporkan Galamedianews. Para pendukung Persib rencananya ditempatkan di tribun VIP. Adapun sepak mula pertandingan akan di dilakukan pukul 18.30 WIB dan pintu stadion akan dibuka pukul 17.00 WIB. Laga tandang Persib melawan Persegres Gresik United pada lanjutan Liga 1 itu digelar malam hari. Dengan begitu, setidaknya Persib selamat dari teriknya cuaca di Gresik. "Persib beruntung karena kembali mendapatkan jadwal pertandingan malam hari. Terus terang, kalau bermain sore, cuacanya cukup panas dan‎ kurang bersahabat," kata Pelatih Persin Djadjang Nurdjaman seperti dilaporkan situs resmi klub. Sebagai tuan rumah, Persegres tentu teruji ketangguhannya saat bermain sore hari. Hal itu terbukti ketika Persegres Gersik United menahan imbang tim kuat seperti Madura United. Dengan jadwal pertandingan malam, Djanur berharap anak asuhnya bisa tampil maksimal karena tak ada kendala cuaca. ‎Di bawah asuhan Djanur, Persib pernah merasakan kenangan manis di stadion Tri Darma Petrokimia di Liga Super Indonesia 2014. Ketika itu, Persib menang 4-1. Sayangnya, di ajang Indonesia Soccer Championship, di bawah carteker pelatih Herrie Setyawan, Persib kalah 1-2 pada 2016 lalu. Sergio butut Sementara itu, sudah 8 pekan Sergio van Dijk menjalani pemulihan cedera. Pemain naturalisasi tersebut tak ikut dalam rombongan Persib yang akan melawan Persegres Gresik United. Rencananya, Sergio van Dijk akan kembali ‎ke lapangan saat Persib menjamu Persipura, Minggu 7 Mei 2017. Selain persiapan fisik dan teknik, pemain berusia 35 tahun itu terus menguatkan mental dan rasa percaya diri. Sergio ingin saat bermain nanti, dia sudah dalam kondisi fit dan kembali pada penampilan terbaiknya. "‎Saya ingin mendapatkan kondisi 100 persen dan bisa bermain bagus dan hasil bagus di lapangan. Itu butuh waktu, tidak untuk sekarang. Nanti bobotoh akan bilang, ’Sergio butut’," ujarnya.***

Bobotoh Persib/ARIF HIDAYAH/PR
BANDUNG, (PR).- Meski sudah ada larangan untuk menyaksikan laga tandang di Stadion Tri Darma Petrokimia Gresik, tak tertutup kemungkinan bobotoh berangkat secara perorangan demi mendukung Persib Bandung saat dijamu Persegres Gresik United, Rabu 3 Mei 2017.
Pentolan Viking Persib Agus Racmat menuturkan, berdasarkan hasil rapat koordinasi, bobotoh yang berangkat ke Gresik dilarang memakai atribut Persib. Jika ingin menonton, bobotoh harus mengenakan pakaian biasa.
"Untuk suporter Persib, jangan memaksakan datang menggunakan atribut karena akan ditindak tegas oleh keamanan," ujar Agus seperti dilaporkan Galamedianews.

Para pendukung Persib rencananya ditempatkan di tribun VIP. Adapun sepak mula pertandingan akan di dilakukan pukul 18.30 WIB dan pintu stadion akan dibuka pukul 17.00 WIB.
Laga tandang Persib melawan Persegres Gresik United pada lanjutan Liga 1 itu digelar malam hari. Dengan begitu, setidaknya Persib selamat dari teriknya cuaca di Gresik.
"Persib beruntung karena kembali mendapatkan jadwal pertandingan malam hari. Terus terang, kalau bermain sore, cuacanya cukup panas dan‎ kurang bersahabat," kata Pelatih Persin Djadjang Nurdjaman seperti dilaporkan situs resmi klub.
Sebagai tuan rumah, Persegres tentu teruji ketangguhannya saat bermain sore hari. Hal itu terbukti ketika Persegres Gersik United menahan imbang tim kuat seperti Madura United.
Dengan jadwal pertandingan malam, Djanur berharap anak asuhnya bisa tampil maksimal karena tak ada kendala cuaca. ‎Di bawah asuhan Djanur, Persib pernah merasakan kenangan manis di stadion Tri Darma Petrokimia di Liga Super Indonesia 2014. Ketika itu, Persib menang 4-1. Sayangnya, di ajang Indonesia Soccer Championship, di bawah carteker pelatih Herrie Setyawan, Persib kalah 1-2 pada 2016 lalu.

Sergio butut

Sementara itu, sudah 8 pekan Sergio van Dijk menjalani pemulihan cedera. Pemain naturalisasi tersebut tak ikut dalam rombongan Persib yang akan melawan Persegres Gresik United.
Rencananya, Sergio van Dijk akan kembali ‎ke lapangan saat Persib menjamu Persipura, Minggu 7 Mei 2017. Selain persiapan fisik dan teknik, pemain berusia 35 tahun itu terus menguatkan mental dan rasa percaya diri.
Sergio ingin saat bermain nanti, dia sudah dalam kondisi fit dan kembali pada penampilan terbaiknya.
"‎Saya ingin mendapatkan kondisi 100 persen dan bisa bermain bagus dan hasil bagus di lapangan. Itu butuh waktu, tidak untuk sekarang. Nanti bobotoh akan bilang, ’Sergio butut’," ujarnya.***