Tampilkan postingan dengan label Arema Piala presiden 2017. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arema Piala presiden 2017. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Februari 2017

Arema FC Target Juara Piala Presiden 2017

Arema FC Target Juara Piala Presiden 2017 Arema FC lolos ke babak delapan besar Piala Presiden 2017 sebagai juara grup B. Mereka kini punya target juara. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Usai merengkuh juara Grup B pada babak penyisihan Piala Presiden 2017, Arema FC langsung mengubah target, dari semula menjadikan turnamen itu sebagai ajang pramusim menjadi ingin membidik gelar juara.

Manajer klub, Ruddy Widodo, menyebut Arema sudah membuktikan diri sebagai tim yang cukup kuat dan solid.

"Kalau melihat capaian prestasi Arema saat ini, kami tidak ragu-ragu lagi untuk memasang target juara di ajang Piala Presiden. Awalnya kami hanya menginginkan tim bisa kompak karena komposisi tim sebagian adalah pemain baru," ujar Ruddy.
Selain itu, menurut Ruddy, kesebelasan yang dijuluki Singo Edan akan menjadikan sisa turnamen sebagai wadah pematangan teknik, strategi dan komposisi tim sebagai persiapan menjelang Liga 1.
"Meski Arema mampu meraih posisi puncak grup B pada babak penyisihan grup, manajemen tetap melakukan evaluasi, sebab tim-tim yang bakal dihadapi dalam babak delapan besar juga bukan tim sembarangan," paparnya.Apalagi, katanya, Arema saat ini dihuni pemain muda yang masih minim pengalaman dan jam terbang.

Pelatih Arema, Aji Santoso, akan memanfaatkan jeda waktu hingga babak delapan besar dimulai untuk pemantapan taktik dan penyelesaian akhir. "Itu perlu ditingkatkan lagi jika ingin meraih kemenangan demi kemenangan dalam setiap pertandingan," ucapnya.
Dalam babak penyisihan grup B di Stadion kanjuruhan, Arema meraih dua kali kemenangan dan satu kali imbang. Dengan raihan tujuh poin, Arema berhak melaju ke fase selanjutnya bersama Bhayangkara FC dari grup B.

Berdasarkan hasil undian kemarin, pada Minggu (26/2) Arema FC bakal menghadapi Sriwijaya FC sementara Pusamania Borneo melawan Madura United. Satu hari sebelumnya, Persib Bandung akan melawan Mitra Kukar sedangkan Semen Padang versus Bhayangkara.

Seluruh laga perempat final akan digelar di Stadion Manahan, Solo.

Jadwal Laga Arema dan Persib Dimajukan 16.00 25-26/2/2017




Bola.com, Malang - Bek senior Arema FC, Beny Wahyudi memberikan tanggapan positif soal adanya perubahan jadwal kick off babak perempat final Piala Presiden 2017. Beny senang karena sesuai jadwal baru, Tim Singo Edan akan bermain pukul 18.00 WIB.
Dari informasi yang dirilis panpel Piala Presiden pada Rabu (22/2/2017) sore, Arema akan meladeni Sriwijaya pada Minggu (26/2/2017) petang. Selain laga Arema, tiga pertandingan lainnya yakni Persib Bandung vs Mitra Kukar, Pusamania Borneo FC vs Madura United, dan Semen Padang vs Bhayangkara FC, juga mengalami perubahan waktu kick off.
"Bisa dibilang ini menjadi sebuah keuntungan. Saya merasa lebih enak kalau tidak main larut malam," kata pemain yang ikut membawa Timnas Indonesia menempati posisi runner-up di Piala AFF 2016.
Pada Torabika Soccer Championship 2016, Arema cukup sering bermain larut malam. Pemain pun merasa kurang nyaman karena waktu pertandingan tidak ideal.
"Itu waktunya istirahat kalau larut malam. Kami juga sulit mengatur recovery kalau selesai pertandingan hampir tengah malam," kata pemain yang sempat memperkuat Deltras Sidoarjo ini.
Permainan Arema memang tidak maksimal saat bermain larut malam pada 2016. Hal itu juga sempat dikeluhkan oleh pelatih musim lalu, Milomir Seslija.
Arsitek asal Bosnia ini menganggap pertandingan pukul 21.00 tidak ideal bagi pemain di Indonesia karena kondisi pemain tidak bisa 100 persen ketika tampil di lapangan.
Buktinya Arema sering menuai hasil imbang di kandang sendiri tahun lalu. Padahal tahun-tahun sebelumnya, Singo Edan masuk dalam daftar tim yang jarang kehilangan poin ketika main di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Rabu, 15 Februari 2017

Arema Gelar Penghormatan untuk Mendiang AK Sebelum Laga Vs PS TNI

Iwan Setiawan
Bola.com, Malang - Sebuah seremonial akan dilakukan manajemen Arema FC dalam laga terakhir penyisihan Grup B Piala Presiden, Kamis (16/2/2017). Sebelum pertandingan melawan PS TNI diselenggarakan, pemain dan manajemen Arema melakukan penghormatan kepada almarhum kiper senior Achmad Kurniawan (AK) yang mengembuskan nafas terakhir pada 10 Januari 2017.
"Melawan PS TNI, pemain, pelatih dan ofisial akan memakai t-shirt khusus untuk mengenang AK saat masuk lapangan saat pemanasan. Kebetulan 18 Februari 2017 adalah 40 hari meninggalnya AK. Jadi, sekalian kami hormati di pertandingan nanti," kata Sudarmaji, media officer Arema.
T-shirt khusus yang dipakai pemain nantinya juga akan dibagikan kepada suporter yang berada di tribune. "Manajemen sudah menyiapkan ratusan t-shirt. Pemain yang akan membagikan langsung kepada suporter," imbuhnya.
Masih ada bentuk penghormatan lain kepada mendiang AK. Secara simbolis General Manager Arema, Ruddy Widodo, akan memberikan jersey milik AK dengan nomor punggung 47 kepada keluarga yang diwakili Kurnia Meiga (adik kandung AK). "Ini sebagai tanda bahwa nomor punggung 47 resmi dipensiunkan di Arema," sambung Sudarmaji.
Dalam dua pertandingan Arema di Piala Presiden, sudah ada dua orang yang sempat mengenakan jersey spesial AK. Di pertandingan pertama, Meiga memakainya untuk pemanasan. Sedangkan di laga kedua, jersey dengan tulisan The Legend, Achmad Kurniawan, dipakai oleh MC pertandingan, Ovan Tobing.
Setelah seremonial di Stadion Kanjuruhan, rencananya manajemen Arema masih akan melakukan prosesi lanjutan di mess klub. "Rencananya malam 40 hari AK, di mess ada pembacaan surat Yassin dan tahlil. Semoga dia tenang di sana. Amin," ucap Sudarmaji.
AK meninggal dunia di RSSA Malang setelah koma 12 hari karena serangan jantung dan gula darah. Padahal, di paruh Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo, AK tampil gemilang meski posturnya mulai tambun. Itulah mengapa, Arema dan Aremania sangat kehilangan sosok yang dikenal cepat akrab dengan semua orang itu.

Minggu, 12 Februari 2017

Persela Menang, PSM Makassar Tersingkir

Persela Menang, PSM Makassar Tersingkir
KABUPATEN BANDUNG, KOMPAS.com - Persela Lamongan sukses mengalahkan PSM Makassar 2-1 pada lanjutan Grup C Piala Presiden 2017 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten, Bandung, Minggu (12/2/2017). PSM pun tersingkir karena sudah kalah dua kali.
PSM Makassar bermain menekan pada awal babak pertama. Tercatat, dua kali striker asal Iran, Pouya Hosseini, mengancam gawang Persela yang dikawal kiper Ferdiansyah.
Peluang ketiga Pouya akhirnya berhasil dikonversinya menjadi gol. Menerima umpan silang Ridwan Tawainella, sundulan sang pemain membuka keunggulan PSM pada menit ke-19.
Tersentak, Persela keluar menyerang. Namun, peluang bersih Ivan Carlos setelah melewati Arthur Irawan di sisi kanan, masih melebar tipis di sisi kanan gawang Persela.
Dengan kekalahan ini, PSM dipastikan gagal melaju dari Grup C Piala Presiden 2017.
Beberapa menit kemudian, sepakan bek Persela, Marcio Rozario, berhasil menjebol gawang PSM, tetapi dia lebih dahulu berada di posisi offside.
Walhasil, skor 1-0 untuk keunggulan PSM bertahan hingga paruh pertama kelar. Pada babak kedua, pelatih Persela, Herry Kiswanto, melakukan pergantian pemain yang efektif.
Masuknya penyerang muda M Nur Hardianto, pada pertengahan paruh kedua, mengubah konstelasi permainan. Sang pemain pun menjadi aktor di balik dua gol pembalik kedudukan Persela di babak ini.
Nur Hardianto sukses mencetak dua gol kemenangan timnya pada menit ke-74 dan ke-80. Selain itu, assist kedua gol tersebut juga dicetak pemain U-23 lain yakni Saddil Ramdani.
Skor 2-1 untuk kemenangan Persela bertahan hingga peluit akhir dibunyikan wasit. Atas hasil ini, tim berjulukan Laskar Joko Tingkir tersebut menuai tripoin perdananya di Piala Presiden 2017.
Dengan kekalahan ini, PSM dipastikan gagal melaju dari Grup C Piala Presiden 2017. Sebab, PSM sebelumnya kalah 0-1 dari Persib. Sedangkan Persela, mereka membuka peluang lolos.
Sebab, mereka sekali menang dan kalah sekali. Pada pertandingan terakhir, Persela akan bersua Persib dan PSM bertemu Persiba Balikpapan. 

Penulis: Segaf Abdullah
Editor : Estu Santoso
Sumber: -,

Sabtu, 11 Februari 2017

Arema FC vs Persija, Babak Pertama Skor Imbang 1-1

Arema FC vs Persija, Babak Pertama Skor Imbang 1-1
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Dendi Santoso, gelandang Arema Cronus melewati hadangan Maman Abdurahman, bek Persija Jakarta dalam laga uji coba di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (16/4/2016). Arema Cronus unggul atas Persija Jakarta dengan skor 1-0. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 
TRIBUNNEWS.COM - Arema FC bermain imbang 1-1 kontra Persija Jakarta dalam babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2017 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (11/2/2017).
Kedua tim saling melakukan jual-beli serangan sejak awal laga.
Tuan rumah dikejutkan lewat gol dari Persija yang terjadi menit ke-12.
Penyerang asing Persija, Jhonatan Bernardo mencetak gol pembuka setelah menyusup masuk ke area kotak penalti.
Melihat mendapat ruang tembak, pesepakbola asal Brasil itu lantas mencungkil bola dengan kaki kanannya.
Penjaga gawang Arema FC, Kurnia Meiga tak dapat menghalau laju bola yang tidak deras.
Gol pembuka Macan Kemayoran memantik semangat pasukan Aji Santoso untuk menyetarakan kedudukan.
Tepatnya menit ke-23, striker kawakan Singo Edan, Cristian 'El Loco" Gonzales mencetak gol lewat tandukkan.
Berawal dari sepak pojok, bola mendarat ke mulut gawang, sempat terjadi kemelut kemudian El Loco menyundul bola yang bersarang ke jala Andritany Ardhiyasa.

Arema FC Keberatan Edy Rahmayadi Tuduh Iwan Budianto Pelaku Penyuap Wasit

Arema FC Keberatan Edy Rahmayadi Tuduh Iwan Budianto Pelaku Penyuap Wasit
aremafc.com
Arema FC 
SURYAMALANG.COM, KLOJEN  - Arema FC merasa keberatan dengan pernyataan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi yang menunjuk-nunjuk Iwan Budianto sebagai pelaku penyuapan wasit di masa lalu.
Edy menunjuk IB sapaan Iwan Budianto secara menohol sebagai pelaku penyuapan wasit di masa lalu saat PSSI mengambil sumpah 40 wasit yang akan memimpin Piala Presiden 2017.
Setidaknya ada dua cuitan pihak klub di Twitter yang menunjukkan bahwa Arema tak suka dengan sikap Ketua PSSI tersebut.
Arema menautkan sebuah link artikel di Kompasiana yang menyanggah kebenaran dugaan IB sebagai oknum penyuap wasit.
"Artikel ini seperti ada benarnya yang dirasakan Arema FC utk luruskan secara bijak. Karena IB lahir dari rahim Arema.Sabar!," tulis Arema di Twitter beserta sebuah artikel tentang sanggahan bahwa IB bukanlah tokoh kotor di sepak bola Indonesia.
Setelah kabar tuduhan itu ramai, Edy kemudian melakukan klarifikasi bahwa tindakannya menunjuk IB hanyalah sebagai contoh bukan bermaksud menuduh CEO Arema FC itu.
Arema pun berpesan kepada Edy untuk berani menunjuk oknum lainnya seperti saat dia menunjuk IB sebagai tokoh penyuap wasit.

Aji Santoso Terapkan Aturan Baru di Arema

Iwan Setiawan ,
Bola.com, Malang - Satu aturan baru era kepelatihan Aji Santoso mulai diberlakukan di Arema FC. Aturan itu, yakni membebaskan pemain dari latihan sehari jelang pertandingan. Hal ini jadi kebiasaan Aji saat menjalani partai kandang di tim mana pun dia melatih.
"Sehari jelang pertandingan, pemain hanya meeting. Selain itu rileks agar tidak tegang menjalani pertandingan," kata Aji.
Aturan ini baru bisa diterapkan menjelang pertandingan melawan Persija Jakarta di laga kedua Piala Presiden 2017, Sabtu (11/2/2017). Pasalnya, di pertandingan pertama melawan Bhayangkara FC (5/2/2017), Arema masih tetap latihan pada H-1.
Ketika itu tim pelatih memutuskan untuk mengambil jatah jajal lapangan Stadion Kanjuruhan karena tahun ini Singo Edan jarang berlatih di stadion milik Pemkab Malang tersebut.
Sejak Jumat siang (10/2/2017), Ahmad Alfarizi dkk. sudah menjalani karantina di Ijen Suites Hotel. Mereka hanya bersantai sambil menjaga kondisi. "Kami mengikuti aturan pelatih saja. Tidak masalah meski ini program baru, libur menjelang pertandingan," kata kapten tim Arema, Alfarizi.
Di era pelatih Arema sebelumnya, justru H-1 digunakan untuk pemantapan strategi dan fun game di lapangan. Namun, beberapa pemain yang belum terbiasa libur menjelang pertandingan, mereka masih berlatih sendiri di pusat kebugaran atau hanya sekadar jogging untuk membakar kalori.
"Pelatih ingin pemain fresh, tapi yang belum terbiasa, memang latihan sendiri. Tidak masalah, karena yang paham kebutuhan fisik kan pemain," lanjut Alfarizi.
Di sisi lain, Alfarizi memilih menghabiskan waktunya dengan istirahat di hotel. Namun bisa saja pada pagi hari jelang pertandingan dia latihan sendiri karena Arema bermain malam hari. "Sementara ini saya pilih istirahat. Tapi, kadang juga ingin cari keringat sendiri," imbuhnya.
Efek dari aturan baru tersebut akan dilihat hasilnya pada pertandingan melawan Persija. Jika skuat Arema main bagus dan bertenaga, tentu kebijakan recovery tersebut bisa dibilang berhasil.

Kabar Buruk Untuk Arema FC di Piala Presiden

Rana Adwa, Kiper Arema Kurnia Meiga (Liputan6.com / Rana Adwa)
Liputan6.com, Malang - Saat Arema FC akan melakoni laga berat untuk menentukan posisi teratas Grup B Piala Presiden 2017 melawan Persija Jakarta, Singo Edan malah kehilangan salah satu pemainnya Kurnia Meiga Hermansyah. Kiper utama Singo Edan itu mengalami demam yang tak kunjung turun.
Pelatih kiper Arema, Yanuar Hermansyah langsung bertindak cepat. Dia mempersiapkan opsi kedua jika memang Enthong, sapaan akrab Meiga harus absen.

"Saya masih percaya jika Enthong bisa sembuh dan bermain, tapi saya tidak berani memaksakan kondisinya jika memang tidak memungkinkan," ujar Yanuar.

Yanuar menambahkan, jika kondisi Meiga tidak ada perubahan, maka dia akan menurunkan kiper kedua Arema Dwi Kuswanto, yang bermain apik dalam lawatan di Trofeo Bhayangkara, beberapa waktu lalu. "Sebenarnya tidak menjadi masalah dengan menurunkan Dwi. Ini bisa jadi pengalaman bagi dia, meskipun dia memikul beban berat," tambah Yanuar.

Selain itu, dari beberapa postingan Azizah Hermansyah, istri Meiga, nampak sang kiper terlihat lemas berbaring di tempat tidur."Hari ini demamnya masih tinggi, jadi hari ini dia harus istirahat total di rumah. Dokter tim juga menemani untuk memeriksa perkembangannya. Ya, mohon doanya saja semoga demamnya bisa segera turun supaya dapat tampil apik," tutur Azizah.