Tampilkan postingan dengan label EKONOMI DUNIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EKONOMI DUNIA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 September 2017

PwC: Indonesia Akan Menjadi Negara Dengan Perekonomian Terbesar ke-4 di 2050

Bareksa.com -  PricewaterhouseCoopers (PwC) sebagai salah satu dari empat penyedia jasa auditor besar di dunia merilis sebuah riset tentang outlook perekonomian dengan tema “The Long View, How will the global economic order change by 2050?”. Mengutip riset IMF, posisi perekonomian Indonesia tahun 2016 berada di peringkat 8 dengan total produk domestik bruto (GDP) US$3028 miliar. Dalam hal ini, PwC memproyeksikan perekonomian dunia baik di tahun 2030 & 2050.
John Hawksworth, Chief Economist PwC, mengatakan dalam video singkat bagaimana Indonesia akan berada di peringkat 5 di tahun 2030 dengan estimasi nilai GDP US$5.424 miliar dan naik menjadi di peringkat 4 di tahun 2050 dengan estimasi nilai GDP US$10.502 miliar berdasarkan nilai GDP dengan metode perhitungan Purchasing Power Parity (PPP). Posisi tersebut akan menjadikan Indonesia dengan perekonomian big emerging market mengingat posisi Indonesia merupakan negara dengan perekonomian terkuat di Asia Tenggara.
Dalam risetnya, PwC mengatakan bahwa ada 32 negara yang akan menggambarkan 85 persen total GDP dunia. Selain menggunakan metode pendekatan paritas daya beli, dalam memproyeksikan nilai GDP, PwC juga turut memperhitungkan variabel demografi, tingkat pendidikan, dan modal investasi yang akan masuk ke negara-negara di bawah ini sehingga akan mendapat nilai proyeksi GDP tersebut.
Tabel : Proyeksi Perhitungan GDP 32 Negara
Untuk peringkat pertama, posisi China tak tergoyahkan baik dalam kondisi perekonomian saat ini maupun proyeksi perekonomian 33 tahun mendatang dengan estimasi GDP mencapai US$5.8499 miliar atau sekitar Rp778 ribu triliun (Rp13.330 per USD).
Sementara itu PwC dalam risetnya memproyeksikan di tengah kenaikan GDP, China, India, AS, dan Indonesia sebagai 4 negara dengan perekonomian terbesar di dunia akan mengalami perlambatan pertumbuhan secara persentase dari tahun ke tahun. Hal ini menggambarkan bahwa ada kecenderungan penurunan pertumbuhan global di masa mendatang.
Grafik : Perbandingan Pertumbuhan Perekonomian di 4 Negara
Bareksa melihat, di antara 4 negara di atas, hanya Amerika Serikat (orange) yang mengalami perlambatan pertumbuhan dengan perlahan mengingat posisinya sebagai negara maju (advanced country) sedangkan tiga lainnya akan mengalami pertumbuhan perlambatan ekonomi secara signifikan mengingat posisinya sebagai negara telah berkembang (developed country).
GDP in PPP, Apa Maksudnya?
PPP merupakan Purchasing Power Parity atau paritas daya beli atau keseimbangan kemampuan berbelanja. PDB dihitung sesuai keseimbangan kemampuan berbelanja (PPP) setiap mata uang relatif kepada standar yang telah ditentukan (biasanya dolar AS).
Dalam ilmu ekonomi, PPP mengukur berapa banyak sebuah mata uang dapat membeli dalam pengukuran internasional (biasanya dolar), karena barang dan jasa memiliki harga berbeda di beberapa negara.
Nilai tukar PPP digunakan dalam perbandingan internasional dari standar hidup. PDB sebuah negara awalnya dihitung dalam mata uang lokal, jadi perb

7 Negara dengan Perkembangan Ekonomi Terbaik di Dunia





Liputan6.com, Jakarta - Uni Emirat Arab mampu menduduki peringkat teratas sebagai negara dengn perkembangan ekonomi terbaik di dunia. Hal ini sesuai dengan survei terbaru yang dikeluarkan oleh U.S. News & World Report.
Organisasi tersebut melakukan survei dengan lebih dari 21 ribu responden yang tersebar di 80 negara. Beberapa faktor penilaian masuk dalam survei ini. Termasuk diantaranya pengaruh perekonomian, kondisi masyarakat hingga kualitas hidup di negara tersebut.
Negara Asia dan Timur Tengah mampu mendominasi daftar yang ada. Sedangkan negara-negara di Eropa tidak ada dalam daftar sama sekali.
Berikut jajaran negara dengan perkembangan ekonomi terbaik melansir Business Insider, Senin (2/4/2017):
7. Arab Saudi
Negara ini mampu mengontrol seperempat dari suplai minyak dunia. Meski begitu, Arab Saudi tengah mencari cara untuk mendiversifikasi dan mengurangi ketergantungan negaranya pada penjualan minyak.
6. Thailand
Negara di Asia Tenggara ini memiliki sektor agrikultur yang besar serta industru manufaktur yang kompetitif. Salah satu pendorongnya adalah industri otomotif.
5. Jepang
Jepang mampu mendapat skor yang tinggi di bidang kewirausahaan. Negara ini juga memiliki budaya yang mampu mengubah cara pandang dunia. Budaya kerja keras di Jepang banyak diadobsi oleh negara lain.
4. China
Tingkat perekonomian dan pertumbuhan yang baik mampu membawa China menjadi salah satu negara paling berpengaruh di dunia.
3. India
India duduk di peringkat 25 negara paling baik di dunia. Perkembangan pesat di negara ini didorong dari diversifikasi ekonomi dan tenaga kerja yang kompeten.
2. Singapura
Singapura mampu mendapat ranking tertinggi sebagai salah satu negara terbaik untuk investasi. Negara ini juga mempunyai perekonomian yang baik di dunia.
1. Uni Emirat Arab
Banyaknya sumber minyak bumi di Uni Emirat Arab menjadikan negara ini duduk di peringkat pertama negara dengan perkembangan ekonomi terbaik di dunia. (Vna/Gdn)

Indonesia Peringkat Ke-5 Ekonomi Paling Kuat di Dunia

Indonesia Peringkat Ke-5 Ekonomi Paling Kuat di Dunia PwC melaporkan negara berkembang akan mulai mendominasi peringkat ekonomi utama dunia pada 2030, dengan menempatkan Indonesia di peringkat ke-5. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PricewaterhouseCoopers (PwC) melaporkan negara berkembang akan mulai mendominasi peringkat ekonomi utama dunia pada 2030. Hal yang menggembirakan, dalam jajaran 21 negara ekonomi terkuat, Indonesia berada di peringkat ke-5.

PwC melihat bahwa pasar negara berkembang, seperti India dan Brasil, termasuk Indonesia akan semakin menantang dominasi Amerika Serikat dan China, sementara yang lainnya tertinggal.

Laporan tersebut menempatkan negara-negara dengan memproyeksikan produk domestik bruto (PDB) global mereka, dan purchasing power parity (PPP). Di mana PPP merupakan model yang menggambarkan daya beli terhadap nilai dari mata uang tertentu.

Menurut badan profesional ICAS pada tahun lalu, Asia akan tetap menjadi kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia secara keseluruhan, dengan Indonesia berada di jalur ekonomi USD16 triliun dunia. Hal ini menarik perhatian di luar pusat ekonomi tradisional Asia, China dan India.

Berikut daftar 21 negara ekonomi paling kuat di dunia pada 2030 yang diproyeksikan PwC:

21. Nigeria - USD1.794 triliun
20. Pakistan - USD1,868 triliun
19. Mesir - USD2,049 triliun
18. Kanada - USD2,141 triliun
17. Spanyol - USD2.159 triliun
16. Iran - USD2.354 triliun
15. Italia - USD2,541 triliun
14. Korea Selatan - USD2,651 triliun
13. Arab Saudi - USD2.755 triliun
12. Turki - USD2,996 triliun
11. Prancis - USD3,377 triliun
10. Inggris - USD3.638 triliun
9. Meksiko - USD3,661 triliun
8. Brasil - USD4,439 triliun
7. Jerman - USD4,707 triliun
6. Rusia - USD4.736 triliun
5. INDONESIA - USD5.424 triliun
4. Jepang - USD5.606 triliun
3. India - USD19,511 triliun
2. Amerika Serikat - USD23,475 triliun
1. China - USD38.008 triliun

Catatan: Semua angka yang disebutkan di atas dalam dolar AS dan dengan nilai konstan (untuk referensi, PPP AS saat ini dalah USD18,569 triliun)
(dmd)