Tampilkan postingan dengan label Naturalisasi 2017. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Naturalisasi 2017. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Oktober 2017

PSSI Dapat Respon Positif Buat Naturalisasi Sandy Walsh


OLEH   MUHAMMAD RIDWAN

Naturalisasi pemain kemungkinan bakal kembali terjadi buat sepakbola nasional. Ini setelah wakil ketua umum PSSI Joko Driyono, mengaku telah menghubungi agen pemain berdarah Indonesia, Sandy Walsh.
Meski bermain dengan klub Belgia, SV Zulte Waregem, Sandy terlihat begitu cinta dengan Indonesia. Itu terlihat dari beberapa kali dirinya mengunggah pelindung kaki miliknya dengan lambang Garuda Pancasila, dan latar bendera merah putih.
Sandy mempunyai darah Indonesia dari sang ibu. Sedangkan ayahnya lahir di Inggris dan mempunyai garis keturunan Irlandia. Adanya hal ini membuat pesepakbola berusia 22 tahun tersebut dapat dinaturalisasi.

"Saya sendiri yang melakukan komunikasi. Indikasinya yang saya dapatkan juga positif," kata wakil ketua umum PSSI Joko Driyono.
Lebih jauh, pria yang karib disapa Jokdri tersebut menyebutkan pelatih timnas Indonesia Luis Milla sudah memantau kemampuannya. Di mana Milla juga mempromosikan Sandy buat diajak bergabung ke timnya.
"Dari segi kebutuhan tim Milla merekomendasikan dia," tambah pria yang karib disapa Jokdri tersebut.
Naturalisasi memang bukanlah sesuatu yang baru buat timnas Indonesia. Sudah banyak pemain pemain keturunan dan asing yang mendapatkan hal tersebut. Teranyar adalah Ezra Walian yang dinaturalisasi.

Selasa, 03 Oktober 2017

Muncul di Liga Europa, Sandy Ingin Bela Timnas Indonesia

  • Sandy Walsh mulai membuka hati untuk membela Timnas Indonesia.
  • Dirinya pernah mengunggah deker Garuda Pancasila saat memperkuat timnya di Liga Europa melawan Lazio.
Selasa, 3 Oktober 2017 10:40 WIB,Penulis: Juni Adi | Editor: Joko Sedayu,© INDOSPORT
Sandy Walsh pemain KRC Genk calon naturalisai Timnas Indonesia. Copyright: © INDOSPORT
Sandy Walsh pemain KRC Genk calon naturalisai Timnas Indonesia.
Sandy Walsh pamerkan deker bergambar Garuda Pancasila Copyright: Instagram.com/sandywalsh 
Sandy Walsh pamerkan deker bergambar Garuda Pancasila
Sandy Walsh pemain belakang SV Zulte Waregem yang memiliki darah keturunan Indonesia dari ibunya, mulai tergugah hatinya untuk membela Timnas Indonesia.
Sebelumnya, ia sempat mencuri perhatian publik Indonesia setelah mengunggah deker bergambar Garuda Pancasila melalui akun instagram miliknya jelang laga melawan Lazio di Liga Europa beberapa waktu lalu.
Sandy mengungkapkan kalau ia berminat untuk menjadi warga negara Indonesia setelah mendapat banyak dukungan dari warganet di kolom instagramnya.
"Saya lihat saat ini Indonesia tengah coba membangun kembali sepak bola, baik itu tim nasional maupun kompetisi lokal. Saya senang mendengar hal itu," tutur Sandy seperti dikutip dari CNN Indonesia.
Sandy Welsh saat masih bermain di Genk. Copyright: IstimewaSandy Welsh saat masih bermain di Genk.
“Karena itu, saya mengikuti bagaimana organisasi (PSSI) berjalan. Siapa tahu, di masa yang akan datang saya bisa menjadi bagian dari Timnas Indonesia,”
“Keinginan itu (menjadi bagian dari Timnas Indonesia) muncul karena banyaknya dukungan yang saya terima melalui pesan dan komentar di media sosial saya. Itu membuat saya ingin memberikan sesuatu untuk membalas mereka,” sambungnya.
Sandy lahir di Brussel, Belgia, ia pernah bermain dengan tim junior Anderlecht, kemudian pada 2011 dirinya direkrut Genk. Lau pada Juli 2017, pemain berusia 22 tahun itu gabung SV Zulte Waregem dengan status free transfer.

Kamis, 28 September 2017

Esteban Vizcarra Pasrah Tak Kunjung Jadi WNI

Iwan Setiawan
Ads by Kiosked
Bola.com, Malang - Sejak bergabung dengan Arema FC pada pengujung 2015, Esteban Vizcarra punya semangat tinggi untuk mendapatkan paspor Indonesia lewat proses naturalisasi.
Namun hampir dua tahun berlalu, belum ada kabar positif tentang kelanjutan naturalisasinya. Pemain 31 tahun itu juga tidak mengetahui sejauh mana perkembangan terakhir prosesnya. Esteban pasrah karena semua dokumennya sudah diserahkan. Dia juga memiliki istri perempuan Indonesia dan dikaruniai seorang anak.
"Sampai sekarang belum ada kabar tentang naturalisasi. Saya juga tidak tahu apakah prosesnya masih berjalan atau sudah berhenti," jawabnya.

Saat ini, Vizcarra lebih fokus untuk melanjutkan karirnya di klub. Apalagi usianya sudah menapaki kepala tiga. Jika nantinya memang jadi WNI, kemungkinan dia hanya fokus untuk bisa tinggal bersama keluarganya.
Meski semula dia juga punya hasrat untuk memperkuat timnas Indonesia.Proses naturalisasi pesepakbola di Indonesia memang beragam. Jika timnas Indonesia sangat membutuhkan tenaganya, prosesnya akan lebih cepat. Seperti yang terjadi pada era Cristian Gonzales, Greg Nwokolo, hingga yang terakhir Ezra Walian.
Terkadang Vizcarra merasa ingin mendapatkan paspor Indonesia secepat pemain tersebut. Namun apa daya, dia harus menunggu lebih lama. Hingga kini belum ada kejelasan apa yang kurang dari berkas administrasinya.
"Mungkin nanti anak saya (Alex Vizcarra) saja yang bela Timnas Indonesia," candanya.
Vizcarra memang memiliki satu putra dari pernikahannya dengan perempuan asal Bogor, Resty Ayu Ferdina. Kini putranya baru berusia empat tahun. Tapi tanda-tanda jika Alex ingin jadi pesepakbola sudah terlihat.
Saat mendampingi Vizcarra latihan, Alex selalu membawa bola sendiri untuk ikut latihan. "Dia suka sepak bola. Dulu sering ikuti gaya selebrasi Cristian Gonzales kalau lihat pertandingan Arema," kata mantan pemain Semen Padang tersebut.

Rabu, 01 Februari 2017

Luis Milla Setuju PSSI Cari Pemain Asing untuk Dinaturalisasi, Ezra Walian striker jebolan Ajax Amsterdam

PSSI Sudah Dapatkan Pemain untuk Dinaturalisasi

PSSI Sudah Dapatkan Pemain untuk Dinaturalisasi
SUPERBALL.ID/FERI SETIAWAN
Menpora Imam Nahrawi (kanan) dan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (dua dari kanan) dalam acara Kongres Tahunan PSSI di Hotel Aryaduta, Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/1/2017). 
Laporan Wartawan SuperBall.id, Mochamad Hary Prasety
SUPERBALL.ID, JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Edy Rahmayadi, mengatakan sudah ada nama pemain yang ingin dinaturalisasi.
Namun, Edy masih merahasiakan nama pemain tersebut.
Pria yang juga menjabat sebagai Pangkostrad TNI AD itu hanya menyebutkan posisi dari pemain tersebut.
Pemain yang ingin dinaturalisasi ini bukan termasuk Ezra Walian.
Sebab, striker jebolan akademi klub kawakan Liga Belanda, Ajax Amsterdam, itu sudah setuju untuk dinaturalisasi dan saat ini suratnya tinggal menunggu tanda tangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.Pemain Ajax U-19 Ezra Walian Pemain Ajax U-19, Ezra Walian.

"Selain Ezra, kami sudah dapat posisi penyerang kanan," kata Edy di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta Selatan.
Sebelumnya Edy sempat berucap masih membutuhkan sekitar enam pemain untuk dinaturalisasikan.
Dari enam nama itu, Edy membutuhkan pemain di posisi stopper dan bek kanan.
Saat ini memang PSSI cukup kekurangan pemain di posisi stopper.
Luis Milla Setuju PSSI Cari Pemain Asing untuk Dinaturalisasi
TWITTER/@LUISMILLACOACH
Luis Milla 
Laporan Wartawan SuperBall.id, Mochamad Hary Prasetya
SUPERBALL.ID, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla tidak mempermasalahkan pemain naturalisasi dalam skuadnya.Bahkan, pelatih asal Spanyol itu yang meminta PSSI bergerak mencari bibit-bibit keturunan Indonesia di luar negeri.Kesepahaman Milla dengan federasi sepak bola Indonesia itu diucapkan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PSSI, Edy Rahmayadi.Untuk itu, PSSI langsung bergerak cepat mencari pemain keturunan Indonesia untuk dinaturalisasikan."Luis Milla setuju. Dia yang memilih pemainnya dan kita yang harus menyiapkannya segera," kata Edy di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2017)
Setelah disiapkan siapa saja pemain untuk dinaturalisasi, kata Edy, Milla langsung bergerak memantaunya secara langsung.Jika pemain itu menarik perhatian Milla, maka proses naturalisasi itu langsung segera dilakukan."Milla memilih pemain untuk Timnas Indonesia. Ini kita lakukan sesuai dengan arahannya dia," ucap Edy.Sebelumnya sudah ada beberapa nama pemain yang akan dinaturalisasikan oleh PSSI selain Ezra Walian.PSSI saat ini fokus mencari pemain di posisi stopper untuk memperkuat tembok pertahanan Timnas Indonesia.