Tampilkan postingan dengan label Piala AFC 2018. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Piala AFC 2018. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Maret 2018

Jadwal Live TV AFC Cup SLNA vs Persija dan Bali United vs Thanh Hoa

| editor : 
Persija Jakarta, AFC Cup 2018
Marko Simic cs melawat ke kandang Song Lam, Vietnam (Chandra Satwika/Jawa Pos)

JawaPos.com - Dua wakil Indonesia, Persija Jakarta dan Bali United kembali melanjutkan perjuangannya di AFC Cup 2018. Kedua tim akan sama-sama menghadapi wakil dari Vietnam tengah pekan ini.
Persija akan lebih dahulu berjuang. Macan Kemayoran - julukan Persija, bertekad mencuri poin dari markas Song Lam Nghe An (SLNA), Selasa (6/3) sore WIB.
Jelas perjuangan mereka tak mudah. Bukan apa-apa, SLNA selalu menang dalam dua laga dan belum kebobolan di fase grup AFC Cup 2018.
Bali United, AFC Cup 2018
Bali United menjamu wakil Vietnam, Thanh Hoa (Angger Bondan/Jawa Pos)
Kemudian, gantian Bali United yang unjuk gigi. Pasukan Widodo C Putro itu akan menjamu tim Vietnam lainnya, FLC Thanh Hoa di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu (7/3).
Bali United bertekad keras untuk mencuri poin penuh pertamanya di ajang Asia musim ini. Sebelumnya dalam dua laga awal, mereka mengalami satu kekalahan dan sekali imbang.
Perjuangan kedua wakil Indonesia itu akan tayang secara langsung di stasiun televisi swasta nasional, RCTI. Hal itu terungkap setelah RCTI melalui laman resminya sudah melampirkan jadwal AFC Cup 2018.
Jadwal Live TV AFC Cup 2018
Selasa, 6 Maret 2018
Song Lam Nghe An vs Persija Jakarta, Stadion Vinh, Kick-off 15:30 WIB, Live RCTI/Fox Sport
Rabu, 7 Maret 2018
Bali United vs FLC Thanh Hoa, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kick-off 14:30 WIB, Live RCTI/Fox Sport
(ies/JPC)

Mengejutkan, Bernilai Fantastis Bali United dan Persija Masuk Daftar Klub Termahal di Piala AFC 2018

Mengejutkan, Bernilai Fantastis Bali United dan Persija Masuk Daftar Klub Termahal di Piala AFC 2018
transfermakt.com
Daftar klub termahal perserta Piala AFC 2018. 
TRIBUN-BALI.COM - Piala AFC 2018 tengah dilaksanakan untuk fase penyisihan grup. Ada 36 klub dari berbagai negara di Asia saling bertarung untuk meraih gelar juara kompetisi kasta kedua di Benua Kuning ini.
Indonesia turut ambil bagian dan ada Bali United serta Persija Jakarta yang mendapat kehormatan untuk jadi duta Tanah Air.
Namun, sepak terjang kedua wakil Indonesia tersebut belum memuaskan.
Saat ini, Persija dan Bali United sama-sama menghuni peringkat ketiga di grup mereka masing-masing.

Kendati demikian, jika berbicara soal market velue atau nilai dari dari klub, dua wakil dari Indonesia ini sama-sama memiliki nilai yang tinggi.
Dilansir dari Transfermarkt.com oleh BolaSport.com, Bali United berada pada angka 2,95 juta euro atau sekitar 49,4 miliar rupiah.
Nilai ini menempatkan tim beralias Serdadu Tridatu berada di posisi kelima sebagai klub termahal pada Piala AFC 2018.
Sedangkan Persija Jakarta lebih mahal lagi.
Klub asal Ibu Kota Indonesia itu memiliki nilai yang lebih tinggi, yaitu: 3,80 juta euro atau sekitar 63,7 miliar rupiah.
Nominal besar tersebut menempatkan skuat Macam Kemayoran di posisi kedua di bawah juara Piala AFC 2015 asal Malaysia, Johor Darul Takzim (JDT).
JDT memiliki nilai pasar mencapai 5,45 juta euro.
–– ADVERTISEMENT ––
Untuk lebih lengkapnya, simak daftar 12 besar klub termahal di Piala AFC 2018 berikut ini:
Daftar klub termahal perserta Piala AFC 2018.
Daftar klub termahal perserta Piala AFC 2018. (Bolasport.com)
Daftar klub termahal perserta Piala AFC 2018.
Artikel ini telah tayang di Tribunbali dengan judul Mengejutkan, Bernilai Fantastis Bali United dan Persija Masuk Daftar Klub Termahal di Piala AFC 2018, http://bali.tribunnews.com/2018/03/05/mengejutkan-bernilai-fantastis-bali-united-dan-persija-masuk-daftar-klub-termahal-di-piala-afc-2018?page=2.

Editor: Ady Sucipto
Editor: Ady Sucipto

Sabtu, 16 Desember 2017

Hadiah Liga Champions Asia & Piala AFC 2018 Meningkat

Hasil gambar untuk piala AFC 2018

OLEH   MUHAMMAD RIDWAN
AFC memutuskan menaikkan hadiah juara Liga Champions Asia dan Piala AFC musim depan. Hal tersebut dilakukan agar memicu semangat para konstestan bermain lebih baik lagi. 
Pada edisi 2017, peraih gelar Liga Champions Asia menerima uang 3 juta dolar AS atau setara Rp40,6 miliar. Namun, untuk tahun depan tim yang meraih trofi bakal mendapatkan uang 4 juta dolar AS (Rp54,2 miliar).
Sedangkan, buat yang juara Piala AFC di musim ini meraih uang 1 juta dolar AS (Rp13,5 miliar). Akan tetapi, pada tahun depan klub yang mengukuh gelar menerima 1,5 juta dolar (Rp20,3 miliar).
"Salah satu keputusan utama kami adalah berinvestasi di kedua kompetisi kami, yang merupakan sumber kehidupan setiap konfederasi, dan tim dari asosiasi kami. Kami bisa melihat hadiah lebih tinggi ada intensitas yang besar kompetisi," kata sekjen AFC Dato Windsor John dikutip dari laman AFC.
"AFC selalu mencari kesuksesan dan kami juga menginginkan adanya pertumbuhan di kompetisi kami. Sekarang kami percaya bahwa pada tahun 2018, insentitas untuk memenangkan dua kompetisi klub utama kami akan lebih besar dari sebelumnya," tambahnya.

Kamis, 28 September 2017

4 Calon Lawan Berat Timnas Indonesia U-16 di Piala AFC 2018


Harley.Ikhsan,
Jakarta - Timnas Indonesia U-16 sudah bisa meraba calon di Piala Asia U-16 2018 di Malaysia. Masuk pot 4 dalam undian, mereka harus meladeni salah satu unggulan yang ada di pot 1.
Kontestan yang mengisi dua pot tersebut sudah diketahui menyusul hasil kualifikasi Piala Asia U-16 2018, Minggu (24/9/2017).
Terlepas kesuksesan menjuarai Grup H, salah satunya berkat kemenangan 1-0 atas tuan rumah Thailand, Tim Garuda Muda dalam posisi tidak diunggulkan pada turnamen nanti.
Dengan pembagian pot ditentukan koefisien berdasar kinerja pada kualifikasi dan Piala Asia U-16 2016, timnas tidak memiliki nilai tinggi karena absen akibat sanksi FIFA. Terbukti, Indonesia berada di pot 5 pada pengundian penyisihan untuk kompetisi tahun depan yang digelar pada 21 April lalu.
Komposisi lengkap pot pot akan diketahui begitu kualifikasi Grup H selesai pada Jumat (29/9/2017). Dalam grup itu hadir Korea Selatan, Myanmar, Tiongkok, dan Filipina.
Sejauh ini, sudah 14 tim memastikan partisipasi pada turnamen utama. Indonesia ada di pot 4 bersama Australia, Tajikistan, dan Yordania.
Berikut empat unggulan yang kemungkinan jadi lawan Timnas Indonesia U-16 hadapi pada Piala Asia U-16 2018.

Malaysia

Dalam pot unggulan karena berstatus tuan rumah. Negeri Jiran pun pantas diunggulkan karena faktor nonteknis berupa dukungan penonton.
Tapi, Malaysia tidak hanya mengandalkan suporter. Di atas lapangan, mereka menunjukkan ketangguhan dengan meraih dua kemenangan pada fase kualifikasi Grup J yang berlangsung di Bekasi dan hanya kalah dari Jepang.
Berdasar empat partisipasi sebelumnya (2004, 2008, 2014, 2016), Malaysia juga menunjukkan mampu bersaing dengan lolos perempat final edisi 2014.
Pada 2016, Malaysia mengimbangi Irak namun kalah dari Oman dan Korea Selatan pada persaingan Grup C.

Irak

Irak merupakan juara bertahan turnamen. Meski berada di bawah Oman pada Grup C, Irak tidak terhentikan di putaran gugur turnamen 2016. Mereka menyisihkan Uzbekistan, Jepang, dan Iran untuk meraih titel pertama.
Irak mengangkat trofi setelah berpartisipasi sembilan kali, yakni 1985, 1988, 1994, 1998, 2004, 2006, 2010, 2012, dan 2016. Capaian terbaik Irak sebelum juara adalah masuk semifinal 1985, 1988, dan 2012.
Pada kualifikasi edisi 2018, Irak memuncaki Grup D. Mereka menaklukkan Nepal dan Palestina dengan bermain imbang melawan India.

Iran

Iran adalah kontestan reguler turnamen di berbagai level usia. Di Piala Asia U-16, mereka sudah tampil 10 kali (1996, 1998, 2000, 2004, 2006, 2008, 2010, 2012, 2014, 2016) dan jadi juara pada 2008.
Iran kembali ikut kompetisi 2018 setelah menguasai Grup C kualifikasi. Di sana mereka menyapu Afghanistan, Kirgizstan, Lebanon, dan Bhutan.
Dalam partisipasi terakhir, Iran menumbangkan Arab Saudi dan India serta bermain imbang melawan Uni Emirat Arab. Lolos sebagai juara Grup A, mereka kemudian menyingkirkan Vietnam pada perempat final.
Setelah itu Iran menumbangkan Korea Utara lewat adu penalti. Sayang, mereka gagal merebut gelar kedua karena ditumbangkan Irak, juga melalui adu penalti.

Jepang

Lolos sebagai juara Grup J pada kualifikasi yang berlangsung di Bekasi. Negeri Matahari Terbit menunjukkan kualitasnya dengan Guam, Singapura, dan Malaysia dengan catatan 35 gol tanpa sekalipun kebobolan.
Jepang merupakan peserta reguler Piala Asia U-15. Turnamen 2018 nanti merupakan partisipasi ke-15 mereka, setelah sebelumnya ambil bagian pada 1985, 1988, 1994, 1996, 1998, 2000, 2002, 2004, 2006, 2008, 2010, 2012, 2014, dan 2016.
Tercatat merebut gelar pada 1994 dan 2006, Jepang juga jadi pengoleksi titel terbanyak bersama Korea Utara (2010, 2014), Korea Selatan (2004, 2006), Tiongkok (1992, 2004), Arab Saudi (1985, 1988), dan Oman (1996, 2000).
Pada edisi 2016, Jepang menjuarai Grup B dengan menumbangkan Vietnam, Kirgizstan, dan Australia. Mereka lalu menaklukkan Uni Emirat Arab pada perempat final sebelum dikalahkan Irak pada semifinal.