- Salah satu negara komunis yang masih bertahan, Korea Utara, ternyata
memberikan sanksi mengerikan bagi pesepakbola dan jajaran federasi bola
di sana jika gagal dalam pertandingan Internasional.
- Seperti yang dialami pesepakbola Timnas Korut pada kualifikasi Piala
Dunia 2010. Mereka tersingkir cepat. Pulang ke negaranya malah dihukum!
Selasa, 3 Oktober 2017 12:48 WIB,Editor: Ardini Maharani Dwi Setyarini,© Chris Jung/NurPhoto via Getty Images
Bendera Korea Utara.
Beruntung, itu kata yang mewakili Timnas Indonesia. Menang atau kalah
tetap disambut dengan baik di negeri ini. Pemerintah pun masih
mengapresiasi meski belum total.
Coba bandingkan dengan Timnas Korea
Utara (Korut). Gagal di laga Internasional, mereka harus merasakan
penderitaan luar biasa lantaran diberikan sanksi keras dari
pemerintahnya. Hal ini pernah terjadi ketika negeri yang diperintah Kim
Jong-un ini mengikuti Piala Dunia 2010. Korut berada di grup G dan
mereka menelan kekalahan telak 2-1 dari Brasil, kalah 3-0 dari Pantai Gading, dan terakhir dipermalukan Portugal 7-0 pada laga terakhir penyisihan grup.
Skuat Korea Utara.
Dipermalukan dan pulang ke
negaranya dengan tangan hampa bikin Kim Jong-il, pemimpin Korut saat itu
meradang. Seluruh pemain mendapat sanksi fisik yang amat keras. Mereka
dipaksa berlatih telanjang dada di tengah badai salju dan berenang di
sungai teramat dingin. Kondisi ini bisa bikin hipotermia dan mati akibat
cuaca ekstrem.
Meski demikian dari pengakuan salah satu pemain disebutkan jika
mereka menerima sanksi ini dengan lapang dada dan bahkan berjanji untuk
meningkatkan skill demi melawan hegemoni negara barat di sepakbola. Nih,
lihat videonya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar