MEMBUAT FORMULASI PRODUK KIMIA INOVATIF, KREATIF DAN EKONOMIS

KOTAK PERSON : Sugianto email: sugianto.gik256@gmail.com,phone:0813-1343-0785, whatsapp 0813-1343-0785

Selasa, 12 Desember 2017

Pro-Kontra Kebijakan Anies-Sandi yang Menghentikan Unggah Video Rapat

Selasa 12 Desember 2017 - 07:04

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: TRIBUNNEWS/Irwan Rismawan)
Video rapat berjudul 'Arahan Gubernur & Wakil Gubernur pada Seluruh SKPD/UKPD' yang diunggah 25 Oktober 2017 di Youtube menjadi video rapat bersama gubernur dan wakil gubernur terakhir yang diunggah Pemprov DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur, Sandiaga Uno kini tak lagi menampilkan video rapat di internet.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menilai berhentinya pengunggahan video sementara dilakukan untuk mencegah penggunaan video sebagai bahan provokasi antara pendukungnya dengan pendukung cagub-cawagub lawan, semasa Pilkada DKI lalu.
“Yang kita pantau dari kemarin bahwa rapim yang pertama kita unggah itu ternyata digunakan sebagai meme digunakan bukan hanya oleh yang tidak mendukung kami tapi juga yang mendukung kami membangga-banggakan gitu dan memprovokasi. Tujuannya apa?,” kata Sandi di Balai Kota, Senin (11/12).
Atas dasar alasan tersebut, kini video-video rapat pimpinan yang rutin diunggah pada masa Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dihentikan. Padahal, semasa kepemimpinan Ahok, warga bisa melihat secara langsung dinamika rapat dan proses pengambilan keputusan.
Sandi pun mengaku kebijakan untuk menghentikan video yang diunggah tersebut akan memicu upaya membading-bandingkan dirinya dengan Ahok. Namun, ia yakin, kebijakannya yang ia lakukan tak akan mengganggu nilai-nilai transparansi.
“Pasti kita kan dibanding-bandingkan itu gak bisa terlepas bahwa kita akan tetap selalu dibanding-bandingkan apa sama sebelumnya jangankan dibanding-bandingkan sama pak Basuki, dibanding-bandingkan sama sebelumnya pasti, tapi yang penting prinsip transparansi dan akuntabilitas yaitu enggak berubah,” imbuh Sandi.
Jika melihat pada aturan yang berlaku, yakni Peraturan Gubernur No 159 Tahun 2016 tentang Penayangan Rapat Pimpinan dan Rapat Kedinasan Pengambilan Keputusan Terkait Pelaksanaan Kebijakan pada Media Berbagi Video, dijelaskan rapat pimpinan dan kedinasan harus diunggah, paling lama 3 hari setelah direkam. Kendati demikian, Sandi menampik dirinya telah melanggar aturan tersebut.
”Setahu kita sih enggak ada yang kita langgar ketentuan mengenai YouTube. Kalau ada juga udah pada berteriak pasti. Tapi tolong dilihat lagi. Tapi kalau ada, kasih masukan kepada kita, kita cek pergubnya. Nothing to hide (tidak ada yang disembunyikan),” kata Sandi.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno (Foto: TRIBUNNEWS/Irwan Rismawan)
Senada dengan Sandi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI, Dian Ekowati mengatakan tidak semua materi rapat bisa diunggah secara langsung ke internet. Sehingga perlu adanya peninjauan kembali video rapat tersebut, sebelum dipublikasikan.
“Informasi itu kan ada yang namanya informasi publik dan ada informasi yang dikecualikan jad kalau misalnya kemarin hal-hal yang masih dalam wacana atau rencana untuk meminimalisir persepsi yang salah, kita harus review lagi apakah ini bisa disampaikan pada publik. Jadi untuk meminimalisir efektifitas sebagai untuk info publik,” terang Dian.
Kendati demikian, Dian mempersilakan warga yang ingin mengakses video rapat. Namun, melalui mekanisme pengajuan di Diskominfotik. “Kalau dalam keterbukaan publik info ada mekanisme. Kebutuhan informasi itu mekanisme mengajukan surat permohonan, informasi tentang apa. Dalam keterbukaan, ada informasu yg memang harus diberikan kpd publik dan ada informasi yang memang dikecualikan,” jelas Dian.
Pemprov DKI melakukan Rapat Banggar KUA PPAS
Pemprov DKI melakukan Rapat Banggar KUA PPAS (Foto: Diah Harni/kumparan)
Kebijakan menghentikan video rapat pimpinan di internet sempat dikritisi Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI, Gembong Warsono. Menurut Gembong langkah yang diambil Anies merupakan langkah kemunduran. Sebab warga kini tak lagi mengetahui proses pengambilan keputusan Pemprov DKI.
"Masyarakat dalam konteks proses, mereka tidak mengetahui, sehingga sejak dini mereka tidak tahu prosesnya sama kebijakan-kebijakan yang akan diambil oleh Pemprov DKI Jakarta. Jadi saya pikir ini langkah mundur ketika Pemprov menghapus kebijakan itu," kata Gembong saat dihubungi kumparan, pada Senin (11/12) malam.
Oleh karena itu, Gembong berharap Pemprov DKI bisa lebih bersikap transparan. Jika masyarakat tak mengetahui secara jelas pengambilan kebijakan maka Pemprov DKI dianggap melanggar semangat keterbukaan.
"Tetapi sekarang semangatnya justru siapapun penyelenggara pemerintahan ini harus membuka seluas-luasnya, membuka selebar-lebarnya informasi publik yang harus disampaikan ke masyarakat. Jadi semangatnya di situ. Kalau mereka keluar dari situ berarti mereka mengingkari semangat itu,” pungkas Gembong.
Diposting oleh Sugianto di 08.52.00
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Kebijakan Gubernur DKI
Sugianto
nama: sugianto address: Barito 5 Malang, Java, Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

NUMBER OF VISITORS

10 ARTIKEL TERLARIS

  • MEMBUAT TEXAPON SENDIRI? menggantikan texapon dengan Flake Soap (sabun lempengan)...lebih mudah dan lebih mudah lagi
    Pengganti texapon dapat dibuat dengan mudah dari pure soap Flake atau pure soap powder TEXAPON dengan nama lain seperti SLS, SLES, N-70...
  • MEMBUAT SENDIRI, PRODUK KEBUTUHAN RUMAH TANGGA
    Membuat produk kimia untuk kebutuhan sehari-hari ( rumah tangga tidaklah sulit) hanya dibutuhkan tempat pencampuran pengaduk, tidak harus ...
  • Membuat Industri Kecil Kimia dengan mudah
    BAHAN/PRODUK KIMIA DI RUMAH roduk/bahan kimia bukan lagi barang asing bagi kita semua, bahan setiap hari kita selalu berhubungan dengan pro...
  • MEMBUAT BODY SCRUB (LULUR) SENDIRI , UNTUK APA BAYAR MAHAL
    membuat produk kimia rumah tangga Setiap hari kulit tubuh kita mengalami regenerasi. Sel-sel kulit mati yang menumpuk menjadikan k...
  • MEMBUAT SHOWER JELLY , SABUN JELLY SERBAGUNA ITU MUDAH DENGAN BAHAN SEDERHANA SAJA
    Membuat Shower Jelly dan sabun Jelly serbaguna Saya memiliki sedikit obsesi dengan Lush , pemasok Inggris shower Jelly yang...
  • PENGOLAHAN AIR ANTI KERAK-KOROSI-DISPERSANT-BIOCIDES
    Dengan bahan sederhana kita dapat  ramu sendiri ,bahan yang sudah banyak dikenal, haruskah kita hanya membanggakan produk luar negeri?, pad...
  • Gerak Cepat memburu pencuri Ikan? Menangkap 22 Kapal Tiongkok
    Menteri Susi: Kami Menangkap 22 Kapal Tiongkok Selasa, 9 Desember 2014 | 09:09 WIB KOMPAS...
  • Pelembut softener berstandar Nasional
    SOFTENER DENGAN KUALITAS STANDAR setelah , kami membaca komentar maupun email yang masuk isinya tidak jauh berbeda,beberapa hal yang perlu ...
  • Ruhut: Jokowi Capres, Indonesia Tunggu Kehancuran
    Sabtu, 15 Maret 2014 | 11:21 WIB Ruhut Sitompul bersama istri Diana Lovita. ANTARA FOTO/Andika Wahyu TEMPO.CO , Jakarta - Jur...
  • Jokowi: Baru Sekarang Ini Kita Bangun Infrastruktur Terus, Kan?
    Ihsanuddin,Kompas.com - 19/10/2017, 11:57 WIB Presiden Joko Widodo saat Sertifikasi ...

Ada Solusi keinginan Anda disini !

"The Power Our Future"

A. PRODUK KIMIA RUMAH TANGGA
1.
Sabun Pencuci piring, shampoo mobil/motor, pembersih lantai (detergen, kreolin/karbol), detergen Cair Pakaian/ laundry, Hand soap, Detergen bubuk bukan mesin Cuci, Detergen bubuk laundry, sabun cream/colek netral, Softener/pelembut pewangi pakaian, pelicin dan pewangi, Parfum (Eau de Cologne, Aue de Toilette, Eau de Parfum), Sabun mandi padat (transparan/Jelly/hotel/ cair/herbal dll), Pemutih, pembersih noda, detergen bubuk tanpa texapon, Sabun Cair tanpa texapon, pembersih kaca dll

Kami siap membantu mewujudkan harapan anda berwirausaha !

B. PENGOLAHAN LIMBAH
kami akan berusaha membantu anda menyelesaikan masalah limbah anda!

C. KERAK DAN KOROSI

Cooling Tower, Chiller, Boiler, Radiator, Logam, Aluminium, Tembaga,Perak dll

formulasi perawatan PH dekat netral dan pembersihan dalam keadaan beroperasi & berhenti

D. AUTOMOTIVE CARE

Pembersih mesin,Pembersih kaca, Pembersih helm, Mika/kaca retak,Shampoo motor,Semir motor, Semir ban/karet atau anda punya masalah yang dapat saya bantu?


10 ARTIKEL PALING NGETOP

  • MEMBUAT TEXAPON SENDIRI? menggantikan texapon dengan Flake Soap (sabun lempengan)...lebih mudah dan lebih mudah lagi
    Pengganti texapon dapat dibuat dengan mudah dari pure soap Flake atau pure soap powder TEXAPON dengan nama lain seperti SLS, SLES, N-70...
  • Jokowi OOOOO Jokowi, kenapa begini jadinya?Salah lagi ...........hattrick !
    Sejarawan: Soekarno Lahir di Surabaya Slamet Riadi Sabtu, 6 Juni 2015 − 11:41 WIB Sejarawan Soekarno Lahir di Surabaya Jokowi sebut har...
  • Cerita Pelaku Pembunuhan di SMA TN: Terinspirasi Film Rambo hingga Upaya Hilangkan Jejak Senin, 3 April 2017 07:35 WIB Cerita Pelaku Pembunuhan di SMA TN: Terinspirasi Film Rambo hingga Upaya Hilangkan Jejak Repro/Kompas TV SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (31/3/2017). TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Misteri yang tengah menghantui publik terkait siapa pelaku pembunuhan keji yang telah menewaskan satu orang siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, berinisial KW akhirnya terjawab sudah. Seperti diberitakan sebelumnya, KW ditemukan tewas Jumat (31/3/2017) pagi di barak Graha 17 kamar 2B komplek SMA TN Mertoyudan Magelang. Saat ditemukan korban bersimbah darah dalam posisi tidur membujur ke arah selatan serta kepala menghadap ke timur dengan tangan di bagian dada. Sementara kaki kanan menekuk dan sebagian kaki tertutup selimut. Berdasarkan keterangan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono dalam rilisnya di Mapolres Magelang, pelaku berinisial AMR (16) membunuh KW (15) lantaran menggumpalnya rasa sakit hati dalam diri pelaku. "Korban sering memergoki pelaku saat melancarkan aksi pencurian buku tabungan dan sejumlah uang siswa lainnya, berulang kali pula pelaku diperingatkan oleh korban," kata Irjen Condro, Sabtu (1/4/2017). Tak sampai di situ, Kapolda juga menambahkan rasa sakit hati pelaku bertambah setelah alat komunikasi pelaku disita pihak sekolah lantaran terjaring operasi saat dibawa korban. "Dari penuturan pelaku, korban tak mau bertanggung jawab mengambil alat komunikasi pelaku yang disita pihak sekolah. Aturannya kan sekolah melarang keras setiap siswanya untuk membawa alat komunikasi," terang Kapolda. Kapolda juga menjelaskan kronologi pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku. Menurutnya teknik serta cara pelaku menghabisi nyawa korban terinspirasi dari film Rambo yang sering ia tonton.
    Senin, 3 April 2017 07:35 WIB Repro/Kompas TV SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (31/3/2017). ...
  • Di Balik Perpu SBY
    Senin, 06 Oktober 2014 | 19:40 WIB Ada Udang di Balik Perpu SBY dan Koalisi Prabowo SBY memberikan keterangan pers penerbitan Perpu U...
  • Kurnia Meiga Dipastikan Absen dalam Laga Arema FC Melawan Persela? Siapa Penggantinya?
    Selasa, 16 Mei 2017 22:30 SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo Kurnia Meiga kiper utama Arema  SURYAMALANG.COM - Kekuatan Arem...
  • Pelatih Arema Segera Menjalani Les Privat Bahasa Indonesia
    Iwan Setiawan, 29 Jun 2018, 21:30 WIB Pelatih Arema, Milan Petrovic, segera menjalani les privat Bahasa Indonesia agar komunikasi...
  • Membuat Industri Kecil Kimia dengan mudah
    BAHAN/PRODUK KIMIA DI RUMAH roduk/bahan kimia bukan lagi barang asing bagi kita semua, bahan setiap hari kita selalu berhubungan dengan pro...
  • melaksanakan mixing (PENCAMPURAN) pada pembuatan Shampoo salon
    1. Teori dasar Pencampuran adalah suatu operasi yang menggabungkan dua macam atau lebih komponen bahan yang berbeda hingga tercapai suatu k...
  • MEMBUAT BODY SCRUB (LULUR) SENDIRI , UNTUK APA BAYAR MAHAL
    membuat produk kimia rumah tangga Setiap hari kulit tubuh kita mengalami regenerasi. Sel-sel kulit mati yang menumpuk menjadikan k...
  • Audisi Liga Dangdut Indonesia Akan Digelar, Ini Persyaratan Audisinya! Catat ya!
    Rabu, 27 September 2017 16:03 Indosiar.com Liga Dangdut Indonesia Karena acara ini nantinya akan spektakuler, nggak heran jika...

10 ARTIKEL TERPOPULER

  • MEMBUAT TEXAPON SENDIRI? menggantikan texapon dengan Flake Soap (sabun lempengan)...lebih mudah dan lebih mudah lagi
    Pengganti texapon dapat dibuat dengan mudah dari pure soap Flake atau pure soap powder TEXAPON dengan nama lain seperti SLS, SLES, N-70...
  • Ini Jenis Bahan Kimia yang Dipakai untuk Padamkan Karhutla
    Menurut Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan. FOTO: DOK.JPNN.com JAKARTA - Pemerintah terlihat mulai serius memadamkan kebakaran hutan...
  • Kurnia Meiga Dipastikan Absen dalam Laga Arema FC Melawan Persela? Siapa Penggantinya?
    Selasa, 16 Mei 2017 22:30 SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo Kurnia Meiga kiper utama Arema  SURYAMALANG.COM - Kekuatan Arem...
  • Pelatih Arema Segera Menjalani Les Privat Bahasa Indonesia
    Iwan Setiawan, 29 Jun 2018, 21:30 WIB Pelatih Arema, Milan Petrovic, segera menjalani les privat Bahasa Indonesia agar komunikasi...
  • MEMBUAT BODY SCRUB (LULUR) SENDIRI , UNTUK APA BAYAR MAHAL
    membuat produk kimia rumah tangga Setiap hari kulit tubuh kita mengalami regenerasi. Sel-sel kulit mati yang menumpuk menjadikan k...
  • Kisah Badrun Mencari Pemilik Uang yang Ditemukannya 11 Tahun Lalu
    Kompas.com - 16/08/2017, 11:39 WIB Pertemuan antara Badrun dengan Iptu Sugeng Iryanto (SURYA/IST) MALANG, KOMPAS.com - Se...
  • Membuat Industri Kecil Kimia dengan mudah
    BAHAN/PRODUK KIMIA DI RUMAH roduk/bahan kimia bukan lagi barang asing bagi kita semua, bahan setiap hari kita selalu berhubungan dengan pro...
  • Untuk Perkuat Chelsea, Conte Siap Masuki Bursa Transfer Januari
    Senin, 19 Desember 2016 | 16:43 WIB LINDSEY PARNABY/AFP Manajer Chelsea, Antonio Conte (kanan), bersalaman dengan pemain...
  • 5 Gamer Profesional Cantik DotA 2 Ini Dijamin Bikin Cowok Klepek-Klepek
    Jalantikus.com Harley, Diterbitkan : 16/07/2017 14:00 Ka...
  • Cerita Pelaku Pembunuhan di SMA TN: Terinspirasi Film Rambo hingga Upaya Hilangkan Jejak Senin, 3 April 2017 07:35 WIB Cerita Pelaku Pembunuhan di SMA TN: Terinspirasi Film Rambo hingga Upaya Hilangkan Jejak Repro/Kompas TV SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (31/3/2017). TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Misteri yang tengah menghantui publik terkait siapa pelaku pembunuhan keji yang telah menewaskan satu orang siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, berinisial KW akhirnya terjawab sudah. Seperti diberitakan sebelumnya, KW ditemukan tewas Jumat (31/3/2017) pagi di barak Graha 17 kamar 2B komplek SMA TN Mertoyudan Magelang. Saat ditemukan korban bersimbah darah dalam posisi tidur membujur ke arah selatan serta kepala menghadap ke timur dengan tangan di bagian dada. Sementara kaki kanan menekuk dan sebagian kaki tertutup selimut. Berdasarkan keterangan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono dalam rilisnya di Mapolres Magelang, pelaku berinisial AMR (16) membunuh KW (15) lantaran menggumpalnya rasa sakit hati dalam diri pelaku. "Korban sering memergoki pelaku saat melancarkan aksi pencurian buku tabungan dan sejumlah uang siswa lainnya, berulang kali pula pelaku diperingatkan oleh korban," kata Irjen Condro, Sabtu (1/4/2017). Tak sampai di situ, Kapolda juga menambahkan rasa sakit hati pelaku bertambah setelah alat komunikasi pelaku disita pihak sekolah lantaran terjaring operasi saat dibawa korban. "Dari penuturan pelaku, korban tak mau bertanggung jawab mengambil alat komunikasi pelaku yang disita pihak sekolah. Aturannya kan sekolah melarang keras setiap siswanya untuk membawa alat komunikasi," terang Kapolda. Kapolda juga menjelaskan kronologi pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku. Menurutnya teknik serta cara pelaku menghabisi nyawa korban terinspirasi dari film Rambo yang sering ia tonton.
    Senin, 3 April 2017 07:35 WIB Repro/Kompas TV SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (31/3/2017). ...

Rekening

BRI Kawi Malang
nama Ir.sugianto
nomer rek 0051-01-061262-50-1
BNI cabang Malang
nama Bpk sugianto
no.rek. 0172010342
Bank Mandiri Malang
nama sugianto,Ir
no.rek 144-00-1100924-5
Western Union Transfer
Name : SugiantoJl. Barito 5 Malang, East Java, Indonesia
do not forget to send email sugianto_gik@yahoo.com
Sender Name :
MTCN number :........
test question :............ answers ;................
Tema Kelembutan. Diberdayakan oleh Blogger.