Tampilkan postingan dengan label TIPS PERUT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS PERUT. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Januari 2013

Cara memangkas lemak membandel

Ilustrasi dok: Thinkstock

Ingin membentuk perut, lengan, bokong serta paha yang seksi tanpa ke gym? Ini caranya. Lihat video
Oleh: Erly Susana

Perut buncit memang membuat tak nyaman. Bukan hanya rasa cepat lelah saat melakukan gerakan tubuh atau sekadar berjalan, tetapi juga merusak penampilan lantaran bentuk tubuh jadi tak proporsional. Bagaimana perut bisa buncit?

Ahli kesehatan dr. Selfie C. Rijal menuturkan, banyak penyebab yang membuat perut menjadi buncit. Pertama, soal keturunan. “Faktor keturunan dari orang tua umumnya sulit dihilangkan,” ujarnya.

Kedua, terkait penuaan. Dengan bertambahnya usia, produksi hormon dehydroepiandrosterone (DHEA) mulai menurun. Studi yang dilakukan Harvard Women's Health Watch menemukan hubungan penurunan hormon ini dengan peningkatan akumulasi lemak di perut.

Penyebab ketiga, makanan dan minuman tertentu. Dokter jebolan Universitas Padjajaran itu menunjuk gula dan alkohol sebagai biang keladi. Terutama yang terkandung dalam bir, itu bisa membuat otot menjadi kendur.

Dari pandangan ilmu gizi, lanjutnya, alkohol sangat berbahaya bagi tubuh. Hal ini dikarenakan alkohol mengandung kalori tinggi, sama seperti jumlah kalori pada makanan berlemak. Terlepas dari hal itu, saat meminum alkohol, hati akan bekerja dengan sangat keras untuk menghilangkan alkohol, serta menunda untuk menyaring gula.

“Gula tersebut kemudian disimpan tubuh sebagai lemak. Selain itu, alkohol juga dapat meningkatkan nafsu makan,” ujar dokter yang praktek di RS Sari Asih, Tangerang, Banten itu.

Dia juga menyebut makanan cepat saji sebagai penyebab perut buncit, karena jumlah kalori dan lemaknya yang sangat tinggi. Kemudian susu. Bila yang dikonsumsi adalah susu berkalori tinggi, akibatnya bisa menggelembungkan bentuk perut. “Karena itu, sebaiknya konsumsi susu rendah kalori,” ujarnya.

Penyebab keempat, Selfi mengungkapkan, adalah tembakau yang mampu merusak kerja pencernaan. Dia mengingatkan, biasanya ketika merokok setelah makan, perut terasa kembung lantaran pencernaan tidak bekerja dengan baik.

Penyebab kelima, stres. Kondisi psikologis dapat mengganggu kerja tubuh dan pencernaan. Stres juga dapat membuat Anda merasa kenyang dan menimbulkan masalah pada kemampuan tubuh menyimpan lemak. Hasilnya perut terlihat lebih mengembang. “Untuk mengatasinya, belajarlah untuk lebih rileks dan bernafas secara perlahan serta dalam,” tuturnya.

Selfi mengingatkan, perempuan yang lebih rentan terhadap stres cenderung memiliki lemak perut berlebih, meski ia tidak kelebihan berat badan. Hal ini kemungkinan akibat efek dari hormon stres kortisol yang membuat terjadinya akumulasi lemak di sekitar organ perut.

Penyebab keenam terkait dengan perubahan hormon, terutama saat menopause. Hal ini bisa menyebabkan penurunan dalam produksi hormon seks estrogen yang mengarah pada peningkatan lemak perut.

Tidak meratanya tumpukan lemak, Selfi menuturkan, bisa membuat orang dengan tubuh kecil memiliki perut buncit. Sungguh, ini tampak sangat tidak nyaman. Penyebabnya, kata dia, akibat asupan karbohidrat yang berlebihan. Sebagai contoh, banyak makan nasi dengan lauk mie, bihun atau siomay yang banyak terbuat dari bahan dasar tepung. Asupan karbohidrat yang berlebihan lebih dari yang dibutuhkan oleh tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak. Tempat yang paling banyak digunakan untuk menyimpan adalah di perut, tepatnya di rongga-rongga antarorgan dalam perut.

“Penumpukan lemak di perut juga bisa menjadi pertanda kurangnya aktivitas fisik dan penurunan metabolisme tubuh,” katanya. “Faktor utama dari terbentuknya perut buncit adalah gaya hidup dan maraknya iklan di media.”

Benarkah jika langsung tidur setelah makan membuat perut jadi buncit? “Betul. Itu terjadi lantaran proses pencernaan lambung tidak dapat bekerja dengan baik, akibatnya perut menjadi buncit,” ungkapnya.

Tak terkecuali dengan minuman bersoda. Jenis minuman ini membuat perut jadi kembung, sehingga bentuknya akan membuncit. “Gelembung-gelembung udara pada minuman berkarbonasi bisa membuncitkan perut,” kata Selfie, mengingatkan.

Senin, 14 Januari 2013

Apakah Air Es Membuat Perut Menjadi Buncit?

Pertanyaan ini sangat menarik dan sangat sering dipertanyakan oleh banyak orang yang sedang berdiet untuk menurunkan berat badannya. Banyak asumsi bahwa lemak akan membeku apabila terkena air es.

Banyak contoh yang terjadi ketika makanan mulai dingin dan lemaknya mulai keliatan menggumpal, apalagi kalau disimpan di lemari es. Banyak hal tersebut membuat informasi ini semakin menyebar tanpa adanya keterangan yang memadai.

Satu hal yang sering saya katakan, bagi yang percaya bahwa air es membekukan lemak, adalah bahwa mereka tidak bisa membedakan kulkas dengan perut manusia. Es batu, ditaruh di suhu ruangan saja, dengan temperature 20C, akan meleleh. Mana mungkin yang sebongkah es saja tidak mampu mempertahankan bentuknya sebagai es batu, malah bisa membuat zat lain membeku?

Pertanyaannya adalah, apakah ketika es/air dingin tersebut dimasukkan ke dalam perut manusia, dengan suhu 37C (jauh lebih panas daripada suhu ruangan) masih bisa membekukan lemak?

Kita lihat dari sudut pandang ilmiahnya, ketika kita minum air es, dan setelah itu kita buang air kecil. Apakah urine kita tetap dingin? Atau berubah menjadi hangat? Tentu urine kita akan menjadi hangat kan, yang berarti tubuh akan menghangatkan air es/dingin yang masuk ke badan kita sebelumnya (bukan air es tersebut membekukan lemak di tubuh kita).

Sekarang kita sedikit bermain dengan logika sederhana.

- Air es misalnya kita anggap suhunya 0 Celcius
- Suhu tubuh kita adalah 37 Celcius
- Dibutuhkan 1 kalori untuk meningkatkan suhu 1gram air sebesar 1C
- Misalnya kita minum 400 gram air atau 400ml

Misalnya kita meminum 400ml air es dan badan kita harus meningkatkan suhunya dari 0C ke 37C, maka tubuh butuh membakar kalori sebesar 14,800 kalori. Atau dalam satuan Kalori yang kita biasa kenal, kita membakar 14.8 Kalori.

Kalau sehari kita minum 2000ml air es, maka kita akan membakar sekitar 74 Kalori. (Kalori = 1000 kalori). Dalam 1 hari mungkin 74 Kalori tidak akan kelihatan, tetapi dalam 1 bulan itu sudah berarti 2,220 Kalori.

Tentunya menurunkan berat badan tidak bisa hanya tergantung pada minum air es saja, tetap dibutuhkan diet yang sehat dan olahraga yang rutin. Tetapi saat ini Anda sudah mengerti bahwa minum air es ternyata tidak menggemukkan, malah membantu membakar kalori!

So Enjoy Your Ice Water :)

Salam
@dennysantoso