Tampilkan postingan dengan label Jokowi Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jokowi Islam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 September 2017

Sapi Kurban Presiden Jokowi di Bantul Ditemukan Cacing Hati

Jumat 01 September 2017, 12:56 WIB, Edzan Raharjo - detikNews
Sapi Kurban Presiden Jokowi di Bantul Ditemukan Cacing Hati Foto: Edzan Raharjo/detikcom
Bantul - Sapi kurban dari Presiden Joko Widodo yang disembelih di Dusun Bodowaloh, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Bantul, mengandung cacing hati. Karena ada cacing hati, petugas kesehatan meminta agar hati sapi dikuburkan.

Usai menyembelih sapi kurban tersebut, panitia kemudian menguliti sapi itu.Warga dan panitia sempat berhenti untuk berkonsultasi dengan petugas kesehatan.

Petugas kesehatan kemudian memeriksa hati dari sapi kurban Presiden tersebut. Petugas memeriksa hati bagian luar kemudian membelah hati. Saat dibelah terlihat keluar cacing. Petugas kemudian meminta agar hati sapi tersebut dikuburkan.


Petugas kesehatan dari Puskeswan Pundong, drh Sri Rahayu mengatakan hati sapi terkena fasciolosis, atau hati yang terserang fasciola hepaticia. Semua jaringan di hati sapi tersebut sudah rusak.

"Jika di konsumsi bisa menyebabkan keracunan. Seperti muntah, mual, diare. Maka kami minta untuk di kubur," kata Sri Rahayu di lokasi penyembelihan, Jumat(1/9/2017).

Hati yang terserang cacing hati tersebut kondisinya sudah parah. Ciri-ciri secara fisik, hampir semua bagian hati sudah mengalami perubahan.

"Warna merah hati sudah putih-putih, dipegang keras, di dalam banyak pasir, lendir, kalau dibelah dilorong-lorong keluar cacing," ungkap Sri Rahayu.

Hati sapi yang mengandung cacing hatiHati sapi yang mengandung cacing hati Foto: Edzan Raharjo/detikcom

Hati yang terkena cacing hati yang beratnya sekitar 5 Kg ini kemudian dikuburkan oleh warga. Sementara untuk daging dan organ lain tidak masalah dikonsumsi. Semua daging sapi korban dari Presiden Jokowi tetap dibagikan.

Sapi jenis PO (Perakanan Ongole) dari Presiden Jokowi itu sebelumnya dibeli oleh tim dari Pemda DIY dari petani di Kecamatan Cangkringan, Sleman. Harga sapi mencapai Rp 45 juta dengan berat sekitar 900 kilogram.

Selasa, 29 Agustus 2017

Sapi Kurban Montok Jokowi Namanya Kliwon

Fauzan,
Liputan6.com, Polewali Mandar - Sapi jenis Simmental yang dibeli oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ternyata memiliki nama. Menurut pemilik sebelumnya, Saeman, sapi tersebut bernama Kliwon.

"Iya saya beri nama sapi itu Kliwon," kata Saeman singkat, saat dikonfirmasi Senin (28/8/2017).

Dia menyebutkan sapi berbobot 1,1 ton itu dirawat sejak berumur delapan bulan hingga berumur tiga tahun. "Umur Kliwon sekarang sudah tiga tahun lebih, saya rawat sejak umur 8 bulan," kata Saeman.

Saeman menerangkan sebelum dibeli oleh Presiden Jokowi seharga Rp 60 juta, sapi miliknya banyak ditawar oleh pengusaha-pengusaha kaya untuk dijadikan sapi kurban pada perayaan Idul Adha 1438 Hijriah.

"Sempat ditawar Rp 50 juta oleh pengusaha batu bara tapi saya tidak jual, sampai akhirnya dibeli sama Pak Jokowi," ungkapnya.

Saeman mengaku bangga, sapi yang dipeliharanya bisa dibeli oleh orang nomor satu di Indonesia. "Sebagai seorang peternak, tentu saya merasa senang dan bangga sapi saya dibeli sama Pak Jokowi," ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Polewali Mandar, Kaharuddin mengungkapkan bahwa sapi milik Saeman pernah menjuarai kontes sapi se-Sulawesi Barat.

"Itu sapi pernah juara dalam kontes sapi tingkat provinsi se-Sulbar," ucapnya.

Sebelumnya, Jokowi telah memesan seekor sapi montok di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, untuk berkurban pada hari raya Idul Adha 1438 Hijriah. Sapi tersebut milik Saeman, warga dusun Majalengka, Desa Campurejo.

Sapi pilihan Presiden itu adalah sapi jenis Simmental. Beratnya mencapai 1,1 ton dengan tinggi badan 1,7 meter serta panjang mencapai 3 meter. Untuk memiliki sapi hitam putih itu, Jokowi mengeluarkan kocek Rp 60 juta.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Liputan6.com, sapi kurban tersebut akan disembelih di Masjid Raya Syuhada, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, setelah shalat Idul Adha pada Jumat, 1 September 2017 mendatang, lalu dagingnya akan dibagikan ke fakir miskin.

Jumat, 24 Maret 2017

Jokowi akan Resmikan Titik Nol Kilometer Islam di Nusantara di Barus

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Jokowi akan Resmikan Titik Nol Kilometer Islam di Nusantara di Barus Foto: Laily Rachev/Biro Pers Setpres

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana bertolak menuju Tapanuli Tengah dari Batam, Kepri, pada Kamis (23/3/2017) dengan pesawat kepresidenan RJ-85. Setibanya di Tapanuli Tengah, Jokowi dan rombongan menuju lokasi bermalam.

Keesokan harinya (24/3) Jokowi akan melakukan kunjungan kerja di Kecamatam Barus, Tapanuli Tengah. Di sana Jokowi dijadwalkan akan meresmikan tugu nol kilometer masuknya Islam ke Nusantara.

Dikutip dari situs setkab.go.id, peresmiam itu dilakukan di tengah acara Silaturahmi Nasional Jami'iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI). Silatnas JBMI sendiri berlangsung pada tanggal 24 sampai 25 Maret 2017.

Sebelumnya perwakilan JBMI menemui Jokowi di Istana Merdeka pada Selasa (15/3) lalu. Ketua Umum JBMI Albiner Sitompul menyebut tema silatnas tahun ini yakni Indonesia Martangiang atau Indonesia Berdoa.

"Konsep yang kami kembangkan, yang kami bawa adalah sesuai dengan tema, Indonesia Martangiang, artinya berdoa, dalam kesepakatan terhadap perbedaan, kebersamaan, persaudaraan, menuju Indonesia Gemilang," jelas Albiner.

Kabarnya, Jokowi juga akan menginap di salah satu pondok pesantren yang terletak di Tapanuli Tengah. Selain itu Jokowi juga akan melakukan rangkaian kunjungan kerja lainnya di Tapanuli Tengah.
(bag/nkn)

Sabtu, 25 Februari 2017

Jokowi Jadi Imam Salat Asar, Menag dan Din Syamsuddin Makmum

Jokowi Jadi Imam Salat Asar, Menag dan Din Syamsuddin Makmum Foto: Istimewa
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi imam salat dengan makmum antara lain mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Hal itu terjadi selepas salat Jumat di Masjid Al-Fattah, Ambon.

"Beliau (Jokowi) mengimami salat asar jamak qasar selepas salat Jumat di Masjid Al-Fattah, Ambon, siang tadi," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ketika berbincang, Jumat (24/2/2017).Jokowi Jadi Imam Salat Asar, Menag dan Din Syamsuddin Makmum

Presiden Jokowi hari ini melakukan kunjungan ke Ambon. Presiden dan rombongan kemudian menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Fattah, Ambon, Maluku. Selesai menunaikan salat Jumat, Presiden Jokowi bertanya kepada Menteri Agama apakah akan langsung salat asar. "Beliau bertanya ke saya, 'Apakah kita akan sekalian ashar?'," cerita Lukman. "Saya jawab, 'Iya Pak, dan Bapak yang jadi imamnya'," kata dia.

Setelah itu, kata Lukman, mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengumumkan melalui pengeras suara bahwa akan diadakan salat asar jamak qasar dengan imam Presiden Jokowi.

"Pak Din Syamsuddin langsung mengumumkan melalui pengeras suara bahwa akan diadakan salat asar jamak qashar yang diimami Pak Presiden. Setelah salat Jumat selesai, lalu dilanjutkan dengan salat asar tersebut," tutur Lukman. Setelah menunaikan salat Jumat dan salat asar jamak qasar, Presiden dan rombongan melanjutkan kunjungan kerjanya. (erd/fjp)