Tampilkan postingan dengan label TIMNAS U-19 2017. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIMNAS U-19 2017. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Oktober 2017

Indra Sjafri: Yang Pantas Dipuji Tak Hanya Egy Maulana Vikri!

Indra kembali mengingatkan agar masyarakat tak hanya memuji Egy Maulana Vikri di timnas Indonesia U-19.

OLEH   FARABI FIRDAUSY
Nama Egy Maulana Vikri selalu jadi perbincangan ketika timnas Indonesia U-19 tampil. Pemain asal Medan itu memang dikenal sebagai bintang tim Garuda Nusantara karena kemampuannya mengoprek lini belakang lawan.
Hanya saja, pelatih timnas U-19 Indra Sjafri tak suka ketika nama Egy yang terus-menerus menjadi perbincangan di masyarakat atau bahkan media. Hal itu ditegaskan Indra selepas laga kontra Thailand, Minggu (8/10) malam, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.
–– ADVERTISEMENT ––
"Semua orang dan media sudah terobsesi dengan Egy, padahal yang perlu diapresiasi tidak hanya Egy. Padahal tadi itu (saat lawan Thailand) yang perlu diapresiasi adalah penjaga gawang (Aqil Savik)," kata Indra pada sesi jumpa pers selepas pertandingan.
Bukan kali pertama Indra memperingatkan masyarakat lewat media bahwa timnas U-19 tak hanya punya satu bintang. Bahkan, Indra sendiri tak suka jika Egy dijuluki 'Egy Messi'. "Saya suka saja pemain dipuji, tapi jangan hanya Egy," tegas pria 54 tahun itu.
Kemampuan Egy yang dikenal cerdas dalam menggiring bola membukakan pintu baginya untuk bisa berkarier di Eropa tanpa seleksi. Hal itu kemungkinan bakal terwujud dalam waktu dekat karena sudah ada agen dari Eropa Timur yang memantaunya.
Selain Egy, sejatinya masih ada beberapa pilar timnas U-19 lain yang digadang-gadang bakal punya karier cerah. Salah satunya adalah Witan Sulaeman, yang menjaringkan satu gol ke gawang Thailand dalam kemenangan timnas U-19 tiga gol tanpa balas.

Senin, 09 Oktober 2017

Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Thailand U-19 3-0

Putra Permata Tegar Idaman , CNN Indonesia | Minggu, 08/10/2017 20:30 WIB
Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Thailand U-19 3-0 Timnas Indonesia U-19 berhasil melampiaskan dendam dengan mengalahkan Thailand 3-0.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Indonesia U-19 berhasil tampil apik dalam laga lawan Thailand U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (8/10), dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 3-0.

Timnas Indonesia U-19 langsung bermain agresif sejak awal pertandingan. Lewat kecepatan pemain-pemainnya, skuat asuhan Indra Sjafri terus merangsek ke lini pertahanan Thailand U-19.

Dalam 30 menit pertama, Timnas Indonesia U-19 menghadirkan sejumlah peluang bagus untuk mencetak gol, mulai dari Egy Maulana Vikri, Witan Sulaiman, hingga M. Rafli Mursalim. Namun kesemuanya gagal lantaran Garuda Nusantara kurang tenang.


Peluang terbaik Timnas Indonesia U-19 kemudian ada di menit ke-39 saat kesalahan lini belakang Thailand membuat Egy terbebas. Pemain bernomor punggung 10 itu sukses melewati kiper Thailand, Suthipong Pisansub namun bola tembakannya masih ada di atas gawang.
Witan Sulaeman (tengah) mencetak gol pertama Timnas Indonesia U-19.Witan Sulaeman (tengah) mencetak gol pertama Timnas Indonesia U-19. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Timnas Indonesia U-19 akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-44. Suthipong melakukan kesalahan saat tengah menguasai bola. Bola lepas dari kontrolnya dan direbut oleh Witan. Tanpa kesulitan berarti, Witan melepaskan tembakan ke gawang yang sudah kosong.

Setelah unggul 1-0 di babak pertama, Timnas Indonesia U-19 tak berhenti melakukan tekanan di awal babak kedua. Kecepatan-kecepatan pemain-pemain Timnas Indonesia masih jadi hal yang menakutkan bagi lini belakang Thailand.

Ada dua peluang bagus yang didapat Timnas Indonesia U-19 di 20 menit awal. Pertama, saat tendangan Egy pada menit ke-56 dari dalam kotak penalti mampu ditepis oleh kiper pengganti, Varuth Wongsomsak dan kedua adalah tembakan dari luar kotak penalti oleh Syahrian Abimanyu yang juga mampu dibendung oleh kiper lawan. Pada menit ke-68, Timnas Indonesia mendapatkan tendangan bebas di posisi yang bagus. Egy menjadi eksekutor tendangan bebas tersebut namun tendangannya hanya membentur pagar hidup Thailand.
Timnas Indonesia U-19 mendominasi pertandingan melawan Thailand.Timnas Indonesia U-19 mendominasi pertandingan melawan Thailand. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Empat menit berselang, Egy menunjukkan aksi individu saat giringan bolanya merobek lini pertahanan Thailand. Namun, tendangan Egy masih melebar di sisi kanan gawang.

Usaha Timnas Indonesia U-19 untuk menggandakan keunggulan akhirnya berbuah di menit ke-79. Tendangan kaki kiri Syahrian Abimanyu menggetarkan gawang Thailand. Garuda Nusantara pun unggul 2-0.

Seolah tak puas dengan keunggulan 2-0, Egy dan kawan-kawan terus memberikan tekanan. Hasilnya, Saddil Ramdani mampu mencetak gol ketiga di menit ke-88. Aksi Saddil di sisi kiri pertahanan Thailand diakhiri tembakan keras ke arah tiang dekat.

Pertandingan pun berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Timnas Indonesia U-19.

Susunan pemain

Timnas Indonesia U-19: M Aqil Savik; Rifad Marasabessy, Nurhidayat Haris, Rachmat Irianto, Firza Andika; Muhammad Iqbal, M. Lutfi Kamal, Witan Sulaeman, Asnawi Mangkualam, Egy Maulana Vikri; M. Rafli Mursalim.

Timnas Thailand U-19: Suthipong Pisansab; Natthakorn Soithong, Keeron Aonchaiyabhum, Peerapat Jampakaew, Kritsada Nontharath; Phatsakorn Beawtoongnoi, Chaiwat Weerakijphanich, Nattawut Chootiwat, Robin Holm, Korrawit Tasa; Nakarin Thepaucksorn.
(ptr)

Jumat, 24 Februari 2017

Digelar Awal Maret, Seleksi Timnas U-19 Diikuti 40 Pemain




Bola.com, Jakarta - Indra Sjafri mengungkapkan seleksi Timnas Indonesia U-19 akan dimulai pada 1 Maret 2017. Seleksi tahap pertama itu bakal diikuti 40 pemain di National Youth Training Centre PSSI, Sawangan, Depok, 1-4 Maret.
Indra memastikan sudah memiliki daftar 40 nama pemain tersebut dan para pemain tersebut bukan dari tingkat seleksi Asprov yang sudah berlangsung di beberapa tempat. "Sumber utama pemain adalah dari kompetisi resmi. Sayangnya tidak ada kompetisi," ujar Indra Sjafri yang ditemui di sela-sela seleksi tahap kedua tingkat Asprov DKI Jakarta di Lapangan Wisma Aldiron, Jakarta, Kamis (23/2/2017).
"Akhirnya saya ambil 12 pemain dari Piala Suratin, 13 pemain dari PPLM, ada empat pemain Timnas Indonesia U-19 asuhan Eduard Tjong, dan pemain-pemain yang pernah ditangani Fachri Husaini di Timnas Indonesia U-16. Semua ada sekitar 40 pemain dan itu yang akan mengikuti seleksi tahap pertama."
Mengenai seleksi level Asprov yang juga merupakan gagasannya, Indra menyebut hasil penyaringan pemain dari seleksi itu akan mengikuti tahap kedua yang akan digelar pada 5-8 Maret 2017. Namun, mantan pelatih Bali United itu belum bisa memastikan jumlah pemain hasil seleksi level Asprov tersebut.
"Saya mau semua Asprov PSSI terlibat. Namun, dari 34 Asprov PSSI, yang mengadakan seleksi hanya 21 Asprov. Sementara itu tidak ada laporan dari yang lain. Saya belum tahu jumlahnya untuk yang tahap kedua, nanti masih akan kami rekap lagi," ujar Indra.
Proses seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 dilakukan Indra Sjafri untuk menyiapkan tim menghadapi Piala AFF U-18. Dua belas tim akan bersaing menjadi yang terbaik dalam pagelaran di Myanmar, 4-17 September.

Indonesia Tetap Ikuti Kualifikasi Piala AFC U-19

Bola.com, Jakarta - Indonesia berpeluang besar menjadi tuan rumah Piala Asia U-19 2018 setelah Presiden AFC, Salman bin Ibrahim Al-Khalifa, setuju untuk memberikan prioritas kepada PSSI sebagai tanda kembalinya Indonesia ke sepak bola internasional.
Meski berpeluang besar menjadi tuan rumah, PSSI akan tetap mengikutkan Timnas Indonesia U-19 dalam babak kualifikasi yang digelar pada 31 Oktober sampai 8 November 2017.
Salman bin Ibrahim Al-Khalifa belum lama ini mengunjungi Indonesia dan bertemu langsung dengan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi. Dalam kunjungannya tersebut, Presiden AFC mengungkapkan komitmennya untuk memberikan prioritas kepada Indonesia menggelar Piala Asia U-19 2018 yang rencananya digelar 18 Oktober sampai 4 November 2018.
Menurut regulasi Piala Asia U-19 2018 yang dikeluarkan oleh AFC, dalam bab 3 pasal 5.3 mengenai keikutsertaan tim dalam putaran final, ada 16 tim yang ikut berpartisipasi dalam kompetisi dan diatur melalui: 1. lolos melalui babak kualifikasi, 2. menjadi asosiasi penyelenggara, dan 3. diundang oleh AFC untuk berpartisipasi di putaran final.
Dengan demikian, jika Indonesia benar-benar terpilih menjadi tuan rumah Piala Asia U-19 2018, maka Timnas Indonesia U-19 tidak perlu mengikuti kualifikasi Piala Asia U-19 2018 yang akan digelar pada 31 Oktober hingga 8 November 2017. Namun, PSSI memilih untuk tetap mengikutkan tim asuhan Indra Sjafri tersebut dalam babak kualifikasi sebagai salah satu bagian dari persiapan.
"Timnas U-19 akan tetap mengikuti kualifikasi karena itu juga merupakan sarana persiapan," ujar Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin, kepada Bola.com mengenai keikutsertaan Indonesia dalam Kualifikasi Piala Asia U-19 2018.
Hanif Thamrin juga menegaskan, soal Indonesia menjadi tuan rumah belum bisa dikonfirmasi. Namun, Hanif mengakui Salman bin Ibrahim Al-Khalifa memang menekankan bahwa Indonesia diprioritaskan untuk menjadi tuan rumah turnamen AFC pada tahun depan itu.
"Untuk konfirmasi belum bisa diberikan, karena tetap harus melalui proses yang resmi. Semua sudah kami lakukan dan rencananya AFC akan melakukan inspeksi stadion yang akan digunakan," ujar Hanif Thamrin.
"Memang Presiden AFC dan jajarannya memberikan dukungan agar Indonesia diprioritaskan menjadi tuan rumah. Mereka ingin Asia tahu Indonesia sudah kembali. Penekanannya adalah diprioritaskan, tapi semua syarat kelengkapan tetap harus kami jalani," lanjutnya.
Sebelum Piala Asia U-19 2018, dan juga kualifikasinya, Timnas Indonesia U-19 akan lebih dulu berkompetisi di Piala AFF U-18 2017. Turnamen level Asia Tenggara itu rencananya akan digelar di Myanmar pada 4-17 September 2017.

Kamis, 23 Februari 2017

Ini 12 Pemain di Luar Negeri yang Dipanggil ke Timnas U-19 Indonesia

By on February 23, 2017
PSSI merilis daftar 12 pemain di luar negeri yang dipanggil untuk mengikuti seleksi timnas U-19 Indonesia. Lima diantaranya berasal dari Spanyol.

Adapun tiga dari Italia. Ada dua dari Inggris dan satu dari Yunani dan Qatar.
Pemanggilan seperti yang dijelaskan baru akan dilakukan awal April 2017. “PSSI memanggil 12 pemain yang bermain di luar negeri untuk mengikuti seleksi timnas U-19 Indonesia,” tulis di dalam rilis.
Ke-12 pemain dipanggil untuk mengikuti seleksi timnas U-19. Namun tak menutup kemungkinan akan dites Luis Milla untuk memperkuat timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2017.
“Jika Luis Milla membutuhkan pemain-pemain ini, tentu akan saya berikan,” kata Indra Sjafri.
Seleksi merupakan bagian dari pembentukan tim. Seperti diketahui, timnas U-19 asuhan Indra Sjafri akan mengikuti Piala AFF U-19 September 2017.
Selain itu, Piala Asia U-19 2018. Indonesia akan lolos otomatis apabila resmi ditunjuk menjadi tuan rumah.
12 Pemain Indonesia di Luar Negeri yang Dipanggil PSSI:
1. Sammuel Christianson – Spanyol
2. Syahrian Abimanyu – Spanyol
3. Nicholas Pambudi – Spanyol
4. Pancar Nur Widiantono – Spanyol
5. Adam Putra Firdaus – Spanyol
6. Excel Favour YT – Italia
7. Fidelis Kelby Timothy – Italia
8. Muhammad R Habibie – Italia
9. George Brown – Inggris
10. Jack Brown – Inggris
11. Charalamboss Elias David – Yunani
12. Andri Syahputra – Qatar