Tampilkan postingan dengan label Emil Dardak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Emil Dardak. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Maret 2018

Emil Elestianto Dardak Bupati Trenggalek sejak 2016.menempuh pendidikan di Melbourne Institute of Business and Technology,S1 di Universitas New South Wales, Australia. S2 dan S3 dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang.

Hasil gambar untuk Emil Elestianto Dardak6/02/2018 11:09 WIBHasil gambar untuk Emil Elestianto Dardak
Emil Elestianto Dardak atau yang lebih dikenal dengan nama Emil Dardak adala politikus, pengusaha, juga penyanyi Indonesia. Emil merupakan Bupati Trenggalek sejak 2016.
Suami dari aktris Arumi Bachsin ini berhasil meraih kemenangan dengan perolehan suara 292.248 suara atau sekitar 76,28 persen. Emil bersama wakilnya, Mochamad Nur Arifin, berhasil mengalahkan pesaingnya pasangan Kholiq dan Priyo.

Emil menempuh pendidikan diplomanya di Melbourne Institute of Business and Technology. Kemudian meneruskan program S1 di Universitas New South Wales, Australia. Adapun gelar S2 dan S3 diperoleh dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang. Pada 2001 hingga 2003, Emil pernah menjabat sebagai World Bank Officer di Jakarta, dan Media Analysis Consultant di Ogilvy.

Pada 2013, Emil menikah dengan Arumi Bachsin dan dari pernikahan tersebut dikaruniai dua anak Lakeisha Ariestia Dardak dan Alkeinan Mahsyir Putro Dardak.
Hasil gambar untuk Emil Elestianto Dardak Arumi
Pada November 2017, Emil mendampingi Khofifah Indar Parawansa dalam Pilkada Jawa Timur 2018

Minggu, 28 Januari 2018

Emil Dardak Blusukan ke Banyuwangi, Beri Bekal untuk Pendukung

Sabtu 27 Januari 2018, 15:05 WIB,Putri Akmal - detikNews
Emil Dardak Blusukan ke Banyuwangi, Beri Bekal untuk Pendukung Foto: Putri Akmal/detikcom
Banyuwangi - Calon wakil gubernur Emil Dardak blusukan di Banyuwangi, Jawa Timur. Emil akan memberikan pembekalan untuk para pendukungnya di Pilkada Jawa Timur 2018.

Emil masuk ke kawasan Alam Indah Lestari (AIL), Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu (27/1/2018). Emil terlihat mengenakan setelan kemeja biru dan kopiah hitam. Tanpa pengawalan ketat, suami Arumi Bachsin itu melenggang didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Michael Edy Haryanto.

Senyum ramah dan lambaian tangan Emil disambut 700-an relawan pemenangannya di Banyuwangi. Emil, yang sudah tiga blusukan di Banyuwangi, dijadwalkan memberikan pembekalan selama 2 hari bagi relawan pendukungnya.

Salah satu yang akan ditekankan oleh Emil ialah pembekalan konsep tentang kesungguhan demokrasi yang berhati nurani.

"Ini bentuk komitmen kami memenuhi harapan dari yayasan, relawan dari elemen kiai santri. Benar-benar bentuk kesungguhan mandiri dan berdikari dari akar rumput. Pembekalan yang diberikan seputar konsep holistik tentang kesungguhan demokrasi dari hati nurani dan berjuang bersama," kata Emil saat ditemui detikcom, Sabtu (27/1/2018).

Menurut Emil, potensi dukungan suara di Banyuwangi cukup besar, terutama pemilih dari generasi milenial. Bahkan untuk merebut hati pemilih generasi 'zaman now' di ujung timur Pulau Jawa itu, Emil mengaku telah menjadwalkan blusukan di Banyuwangi, ditemani Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)."Dalam waktu dekat, akan blusukan dengan AHY. Generasi milenial tersebar cukup merata dan Banyuwangi ini luar biasa," terangnya.

Michael Edy Haryanto menambahkan para relawan pemenangan Khofifah dan Emil wajib memenangkan pasangan cagub-cawagub Khofifah dan Emil Dardak. Michael berani menargetkan Khofifah dan Emil bisa meraup 60 persen suara di Banyuwangi, dengan komposisi suara didominasi pemilih usia generasi milenial."Para relawan inilah yang menjadi ujung tombak pengenalan visi Khofifah dan Emil. Target suara 60 persen. Untuk generasi milenial 40 persenan justru itu kita tarik sebanyak-banyaknya ke lapangan," pungkasnya.
(fat/jor)

Selasa, 16 Januari 2018

Emil Dardak Maju Pilgub Jatim, Arumi Bachsin Siapkan Ini

Emil Dardak Maju Pilgub Jatim, Arumi Bachsin Siapkan Ini
Tribun Jatim/Ani Susanti
Bupati Trenggalek, Emil Dardak dan istrinya, Arumi Bachsin saat berkunjung ke Kantor TribunJatim.com, Rabu (13/9/2017). TRIBUNJATIM.COM/ANI SUSANTI 
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Arumi Bachsin mengaku telah menyiapkan fisik dan mental untuk mengawal suaminya Emil Elistyanto Dardak sebagai bakal calon wakil gubernur Jatim pendamping Khofifah Indar Parawansah.
"Jujur saya saya kaget, jika harus sampai ikut berkompetisi di lingkup provinsi yang begitu besar. Jadi kita siapkan mental dan fisik saja," ujarnya saat menghadiri pelantikan Gerakan Perempuan Musyawarah Kerja Gotong Royong (MKGR) Jatim di Surabaya, Jumat (22/12/2017).

Arumi mengaku ikhlas jika harus sering ditinggal suami untuk kepentingan politik. Yang pasti dia harus kuatkan mental untuk menerima apapun yang terjadi nanti. Karena perubahan politik itu menurutnya sangat dinamis.
"Mental harus disiapkan karena politik itu dinamis," ungkapnya.
Emil Dardak, sebelumnya menolak Arumi Bachsin disebut sebagai pendongkrak suaranya di Pilkada Jatim 2018 mendatang.
"Konteksnya bukan pendongkrak suara ya, Mbak Arumi hanya membantu menyosialisasikan suaminya yang akan maju di Pilkada Jatim," tutur Emil.

Bupati Trenggalek ini juga menolak isterinya itu sebagai juru kampanye untuk dirinya di Pilkada Jatim nanti.
"Bukan juga jurkam, tapi lebih memperkenalkan suaminya kepada publik dari kacamata seorang isteri," jelasnya.
Emil Dardak didaulat menjadi pendamping Khofifah Indar Parawansah di Pilkada Jatim 2018.
Pasangan ini didukung Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Hanura.
Dua partai lagi disebut-sebut akan memberikan dukungan tertulis kepada pasangan ini dalam waktu dekat.
Keduanya yakni Partai NasDem dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (ACHMAD FAIZAL)

Kamis, 28 Desember 2017

Emil Dardak cagub Jatim ?

Jelang Pilkada Jatim, Gerindra "Jatuh Cinta" pada Emil Dardak

Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Kompas.com - 06/11/2017, 15:01 WIB
Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak
Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak(Slamet Widodo)

SURABAYA, KOMPAS.com - Partai yang menyuarakan poros tengah pada Pilkada Jatim 2018, Partai Gerindra, mengaku jatuh cinta pada performance Bupati Trenggalek Emil Elistyanto Dardak.
Bahkan, partai pimpinan Prabowo Subianto itu secara khusus sudah melamar Emil Dardak untuk menjadi calon gubernur yang akan diusung kelompok partai poros tengah. "Kita sudah bertemu dan membahas serius soal Pilkada Jatim," kata Sekretaris Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad, Senin (6/11/2017).
Figur suami artis peran Arumi Bachsin itu, kata Anwar, adalah simbol figur milenial yang kemampuan pemerintahannya bisa diadu dengan dua politisi senior yang dipastikan maju pada Pilkada Jatim, yakni Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Khofifah Indar Parawansa.
Gerindra, menurut dia, memiliki kepentingan mengangkat generasi muda yang mempunyai kemampuan persuasi yang bagus, retorika yang bagus, serta background kepemimpinan politik yang bagus untuk ikut menjadi bakal calon gubernur di Jatim.


"Saya optimistis Emil bisa leading mengingat potensi milenial di Pilkada Jatim yang tercatat cukup banyak," tambah Anwar.
Menurut catatan lembaga konsultan politik IT Research Politic Consultant (IPOL) Indonesia, dari 38,85 juta jiwa penduduk Jatim, ada sekitar 17,1 juta kelompok usia produktif yang masuk kategori pemilih rasional.
Dari jumlah itu, terdapat 37,68 persen atau 14.506.800 merupakan pemilih milenial. Sebutan milenial merujuk pada warga yang lahir pada 1981-1994. Pemilih ini sangat akrab dengan perangkat media informasi.
Selain dibidik Gerindra, Emil Dardak juga masuk dalam bursa calon wakil pendamping Khofifah pada Pilkada Jatim bersama Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni dan anggota DPR RI asal Partai Nasdem, Hasan Aminudin.

Sabtu, 16 Desember 2017

Pilkada Jatim, Emil Dardak Siapkan Strategi Kampanye "Out of The Box"

Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Kompas.com - 15/12/2017, 21:07 WIB
Bupati Trenggalek, Emil Dardak ketika ditemui di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (22/11/2017).
Bupati Trenggalek, Emil Dardak ketika ditemui di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (22/11/2017). (KOMPAS.com/ MOH NADLIR)
SURABAYA, KOMPAS.com - Emil Elistyanto Dardak, bersama timnya mengaku sedang menyiapkan strategi kampanye masa kini. Dia menolak menjelaskan detil model kampanye dimaksud. Dia hanya memastikan kampanyenya lain dari yang lain.
"Kalau dijelaskan sekarang jadi kurang seru kayaknya, prinsipnya pasti out of the box," katanya seusai menghadiri acara di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (15/12/2017).
Suami artis Arumi Bachsin ini mengaku memiliki tim kreatif yang hebat. Saat ini, mereka sedang sibuk menyiapkan materi kampanye masa kini. "Mereka orang-orang hebat, sekarang sedang menyiapkan materi kampanye," ucapnya.
Selain menyiapkan materi, Emil mengaku aktif sosialisasi ke berbagai daerah di Jatim. Ia menggelar sosialisasi seusai jam dinas.

"Kalau hari aktif di sekitar kawasan mataraman yang dekat dengan Trenggalek, kalau pas hari libur bisa sampai ke Surabaya atau ke wilayah tapal kuda," ucapnya.

Emil Dardak yang kini menjabat Bupati Trenggalek dipilih menjadi bakal cagub Jatim mendampingi Khofifah Indar Parawansah dalam Pilkada Jatim 2018. Pasangan ini diusung Partai Demokrat, Partai Golkar, dan Partai Hanura.
Khofifah-Emil Dardak akan melawan pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Abdullah Azwar Anas yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Gus Ipul adalah lawan Khofifah di dua kali Pilkada Jatim pada 2008 dan 2013. Saat itu Gus Ipul menjadi wakil Soekarwo. Di dua kali Pilkada, Khofifah tercatat mangalami kekalahan.
Pilgub 2018 Jatim dan Jabar mulai ramai dukungan partai-partai(Kompas TV)
PenulisKontributor Surabaya, Achmad Faizal
EditorReni Susanti

Selasa, 12 Desember 2017

Potret Emil Dardak Dulu dan Sekarang

Liputan6.com, Jakarta - Emil Dardak menjadi sosok yang tengah diperbincangkan. Ini lantaran Bupati Trenggalek tersebut memutuskan untuk mendampingi Khofifah Indar Parawansa maju dalam Pilkada Jatim 2018.
Emil Dardak merupakan politikus muda yang patut diperhitungkan. Mengawali karier politiknya dengan bergabung ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Emil dipercaya maju pada pemilihan kepala daerah Trenggalek pada 2015. Pilkada ini sekaligus menjadi pertarungan pertama Emil di pentas demokrasi.
Saat itu, ia maju bersama Mochamad Nur Arifin untuk beradu strategi dengan petahana Kholik-Priyo Handoko.
Saat itu, ia disokong tujuh partai, yaitu Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Golkar, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Hati Nurani Rakyat, dan Partai Persatuan Pembangunan.
PDIP, sebagai penyokong kadernya, mengabadikan momen-momen penyerahan dukungan kepada Emil Dardak. Dalam foto yang beredar, tampak Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berdiri di samping Emil Dardak. Hasto yang mengenakan kemeja merah dengan logo PDIP di sisi kirinya itu mengacungkan jempol.
Pose yang sama diperagakan Emil Dardak. Suami artis Arumi Bachsin itu juga mengacungkan jempol. Keduanya mengembangkan senyum.
Dalam proses Pilkada Trenggalek, pasangan Emil Dardak-Mochamad Nur Arifin unggul. Pasangan itu mengalahkan petahana dengan memperoleh 292.248 suara atau sekitar 76,28 persen. Alhasil, keduanya pun memimpin Trenggalek untuk periode 2015-2020.
Namun di tengah kepemimpinan, godaan lantas menghampirinya. Pria kelahiran 33 tahun itu digadang-gadang maju dalam kontestasi yang lebih tinggi, yaitu Pemilihan Gubernur Jawa Timur. PDIP sebagai partai penyokong mewanti-wanti agar Emil mematuhi amanah Megawati Soekarnoputri untuk tidak mencalonkan diri.
"Saya jamin Mas Emil Dardak tidak maju di Pilkada Jatim mendatang dari partai lain," ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi di Surabaya, Jumat, 20 Oktober 2017.
Seakan mengabaikan petuah sang Ketua Umum, Emil Dardak terus melangkah. Dia akhirnya memutuskan maju dalam Pilkada Jatim bersama Khofifah Indar Parawansa.

Terekam Bersama SBY

Langkahnya pertama kali terekam dalam foto yang beredar. Dalam gambar itu, terlihat Khofifah dan Emil mendapat surat rekomendasi dari SBY. Mereka didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo.
"Soal foto memang demikian adanya, tetapi soal 'resminya' dukungan tersebut sebaiknya menunggu sampai adanya rekomendasi resmi yang diterbitkan," kata Roy saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Selasa, 21 November 2017.
Sehari setelahnya, Khofifah langsung bertandang ke markas Partai Golkar di Slipi, Jakarta Barat. Khofifah yang tiba pukul 11.05 WIB, turun dari mobil hitam berpelat RI 30 dan memakai baju serba kuning.
Kedatangan Khofifah guna penyerahan Surat Keputusan DPP Partai Golkar tentang Persetujuan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018.
Selang 10 menit, Emil Dardak yang dipasangkan sebagai calon wakil gubernur datang. "Nanti ya, nanti," ujar suami artis Arumi Bachsin itu.
Keputusan Emil Dardak yang membelot itu membuat PDIP sedikit "sewot". Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi, mengaku Emil belum kulonuwon atas keputusan tersebut.
"(Emil) Selonong boy-lah kalau bahasa Jakartanya," kata Kusnadi pada Liputan6.com, Rabu (22/11/2017).
Permintaan maaf resmi disampaikan PDIP kepada masyarakat Trenggalek atas keputusan Emil Dardak itu. Permintaan maaf terbuka tersebut tertuang dalam 14 poin pernyataan sikap PDIP yang disampaikan melalui DPC maupun DPD PDIP Trenggalek.
"Ini menjadi pernyataan sikap resmi kami (PDIP) menyikapi semakin kencangnya pemberitaan media massa terhadap Bupati Trenggalek Emil Dardak dalam pusaran Pilkada Jawa Timur, beberapa hari terakhir," kata Ketua DPC PDIP Trenggalek Doding Rahmadi seperti dikutip dari Antara, Rabu (22/11/2017).
Bahkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut, sikap Emil Dardak bagian dari cermin berpendidikan Barat. Emil Dardak diketahui menghabiskan masa pendidikan S1 di Universitas New South Wales, Australia. Sedangkan gelar S2 dan S3 didapatkan dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang
"Sebagai seorang yang lama berpendidikan Barat, wajar jika memandang proses kepemimpinan sebagai proses loncatan karier sebagai hak individu sebagaimana diagungkan di Barat," kata Hasto Kristiyanto ketika dihubungi Liputan6.com dengan nada menyindir.
Meski begitu, Hasto menegaskan, tiap warga negara memiliki hak konstitusional untuk memilih dan dipilih. Karena itu, pilihan Emil sah-sah saja.
"Sekarang kami serahkan sepenuhnya kepada masyarakat Trenggalek. Biarkan rakyat yang menilai, sebab rakyatlah berdaulat di dalam memilih pemimpin," ujar Hasto.

Senin, 11 Desember 2017

Muda & Cerdas, Inilah 10 Potret Emil Dardak Bupati Trenggalek

Reporter : Triadant,Diterbitkan 12/11/2017 12:00www.instagram.com/emildardak

Rabu, 29 November 2017

Arumi Bachsin Dan Emil Dardak Resmi Menikah

Jumat, 30 Ags 2013 09:22 WIB  ·   - detikHOT
Arumi Bachsin Dan Emil Dardak Resmi Menikah 
Jakarta - Aktris Arumi Bachsin dan Emil Dardak akhirnya resmi menjadi pasangan suami-istri. Bertempat di Rumah Maroko, Jalan Tasikmalaya, Menteng, Jakarta Pusat, pasangan tersebut melangsungkan pernikahannya.

Dengan balutan beskap warna hijau, Emil terlihat gagah berdiri di depan penghulu. Sementara, Arumi tidak terlihat di sampingnya.

\\\"Saya terima nikah dan kawinnya Arumi Bachsin binti Rudi Bachsin dengan mas kawin tersebut tunai,\\\" ucap Emil dengan lantang dan lancar.

Prosesi akad nikah sendiri berlangsung tertutup. Para awak media hanya melihat prosesi tersebut melalui televisi plasma.

Setelah menggelar akad nikah, Emil dan Arumi juga menggelar resepsi di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Minggu (1\/9\/2013).(mau/kmb)

Penampilan Arumi Bachsin Pasca Melahirkan

5 hal menarik tentang Emil Dardak

Selain politikus, Emil Dardak juga seorang Doktor dan penyanyi

TINGGALKAN GEDUNG. Bupati Trenggalek Emil Dardak meninggalkan Gedung Merah Putih KPK usai bertemu dengan pimpinan KPK di Jakarta, Jumat, 3 November. Foto oleh Puspa Perwitasari/ANTARA



TINGGALKAN GEDUNG. Bupati Trenggalek Emil Dardak meninggalkan Gedung Merah Putih KPK usai bertemu dengan pimpinan KPK di Jakarta, Jumat, 3 November. Foto oleh Puspa Perwitasari/ANTARA
JAKARTA, Indonesia — Emil Dardak akan maju mendampingi Khofifah Indar Parawansa dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur 2018.
Suami Arumi Bachin ini memilih maju bersama Khofifah karena merasa sesuai dengan visi dan misi yang diusung Khofifah dalam memberantas kemiskinan.
Emil yang merupakan Bupati Trenggalek mendapat dukungan dari Golkar untuk maju sebagai wakil gubernur Jawa Timur. Berikut 5 hal mengenai Emil Dardak :
Merasa cocok dengan Khofifah
Salah satu alasan Emil Dardak mau menjadi calon wakil gubernur Jawa Timur adalah karena merasa cocok dengan Khofifah.
"Karena saya melihat Ibu Khofifah yang sudah saya kenal, visi dan misi beliau dalam pemberantasan kemiskinan," kata Emil setelah menerima rekomendasi dukungan Pilgub Jatim 2018 dari Golkar di Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu 22 November 2017.
Namun langkah Emil menjadi calon wakil gubernur tak mulus. Sebab PDI Perjuangan (PDIP) yang mendukungnya saat pemilihan Bupati Trenggalek mempersoalkannya. Sebab Emil adalah anggota PDIP.
Emil dianggap melanggar ketentuan partai karena maju mendampingi Khofifah. PDIP sendiri mengusung Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Abdullah Azwar Anas di Pilgub Jatim.
Berprestasi sejak muda
Emil Dardak memiliki gelar Doktor Ekonomi Pembangunan termuda di Jepang dari Ritsumeikan Asia Pacific University. Kala itu, Emil masih berusia 22 tahun. Ia sudah membuktikan kualitas dirinya, melalui gelar doktor yang diraih di usia muda.
Tidak hanya prestasi dalam pendidikan, di dunia politik pun ia memiliki prestasi yang baik. Saat Pilkada serentak di Kabupaten Trenggalek pada 2015, Emil Dardak berpansangan Mochamad Nur Arifin sebagai calon Bupati Trenggalek. Kala itu, mereka menjadikan pasangan calon termuda yang ada.
Walau terhitung sebagai paslon termuda, Emil Dardak dan Mochamad Nur Arifin mampu memenangkan perolehan suara secara mutlak. Ia memperoleh 292.248 suara atau 76,28 persen. Dengan hasil itu, Emil Dardak dan Mochamad Nur Arifin resmi menjadi pemenang Bupati Trenggalek 2015.
Suami artis
Emil Dardak merupakan suami dari seorang artis tanah air, Arumi Bachin. Mereka sah menjadi pasangan suami istri pada 30 Agustus 2013. Pernikahan berlangsung di Rumah Maroko, Jalan Tasikmalaya, Menteng, Jakarta Pusat.
Saat ini mereka sudah dikaruniai dua orang anak. Emil dan Arumi dikaruniai anak pertama pada 13 April 2014, dengan nama Lakeisha Ariestia Dardak. Selang 2 tahun, Arumi melahirkan anak keduanya pada 16 November 2016 di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kedangsari. Anak keduanya diberi nama Alqeinan Mahsyirputro Dardak.
Multi talenta
Pria kelahiran 20 Mei 1984 ini memiliki segudang talenta. Sebelum ia memilih menjadi politisi, Emil merupakan seorang EVP head of project appraisal and underwriting di PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII Persero). Tidak hanya itu, ia juga seorang penyanyi pada tahun 2009.
Sempat berkecimpung dalam dunia hiburan, tidak menggagu pekerjaannya. Kala itu ia memiliki dua pekerjaan yang berbeda. Emil membuka karier di dunia tarik suara, saat ia mengeluarkan album pada 2009. Saat itu ia membuat ulang lagu Utha Likumahuwa yang berjudul “Sesaat Kau Hadir”.
Anak wakil menteri
Emil Dardak merupakan anak dari Ahmad Hermanto Dardak yang merupakan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah periode 2014 - 2016 dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum periode 2010−2014. Mungkin ini menjadikan alasan Emil untuk terjun dalam dunia pemerintahan. Ia ingin mengikuti jejak ayahnya.
Ia memulai dalam bidang pemerintahan dengan menjadi Bupati Trenggalek pada 2016 dan saat ini sedang menjadi calon wagub Jatim 2018. Tak terbebani dengan segala prestasi yang diraih oleh ayahnya dalam dunia pemerintahan, ini menjadikannya tantangan dan motivisai untuk dirinya. —Rappler.com

Mendagri: Maju di Pilkada Jatim, Emil Dardak Tak Harus Mundur

Anendya Niervana
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan tidak ada aturan yang mengharuskan kepala daerah untuk mundur dari jabatannya bila maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Menurut Tjahjo, tiap kepala daerah yang maju di Pilkada hanya diminta untuk cuti setelah resmi mengikuti proses Pilkada. Hal itu tertuang dalam Undang-Undang tentang Pilkada.

"Kemendagri berpegang pada undang-undang yang ada. Undang-undang sendiri mengandung keputusan MK. Kalau  Anggota DPD, DPR, DPRD, perlu mundur. Tapi untuk kepala daerah hanya cuti. Kecuali yang bersangkutan (kepala daerah) mengajukan mundur," ujar Tjahjo usai Upacara Peringatan HUT KORPRI ke-46 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Rabu (29/11/2017).
Terkait dengan majunya Bupati Trenggalek Emil Dardak sebagai Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Tjahjo juga menjawab serupa. Namun, dia tak mempermasalahkan bila Emil Dardak ingin mundur dari jabatannya.
"Sama dengan lainnya, Undang-Undang menyatakan tidak harus mundur. Kecuali yang bersangkutan mengajukan pengunduran diri," Tjahjo Kumolo menandaskan.

Langgar Kode Etik

Ketua Bidang Dewan Kehormatan DPP PDI Perjuangan Komarudin Watubun menyesalkan pilihan Bupati Trenggalek, Emil Dardak untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur (Jatim) 2018 bersama Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa.
Apalagi Emil merupakan salah satu muridnya saat mengikuti sekolah kepala daerah.
"Itu yang kita sesalkan, kebetulan kemarin dia selah satu murid saya, dia ikut proses sekolah kepala daerah," kata Komarudin di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 23 November 2017.
Bahkan menurut dia, Emil Dardak telah melanggar kode etik partai dengan majunya di perhelatan lima tahunan itu. Padahal dia telah menjadi anggota partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri.
"Jelaslah (melanggar), masa sama-sama sudah dapat kartu tanda anggota (KTA) PDI Perjuangan tiba-tiba terima partai lain. Dari segi ukuran etika tidak pantas," papar dia.

Senin, 27 November 2017

Siapa Emil Dardak Suami Arumi Bachsin ?

Mendadak Trending, Emil Dardak Suami Arumi Bachsin Ketahuan Selingkuh. PDI Pun Meradang

Mendadak Trending, Emil Dardak Suami Arumi Bachsin Ketahuan Selingkuh. PDI Pun Meradang
Bupati Trenggalek Emil Dardak dan Arumi Bachsin bersama putrinya
TRIBUNKALTIM.CO - Pagi ini mesin pencaraian google paling banyak pencaraian terkait nama Emil Dardak. Suami artis asal Palembang Arumi Bachsin itu ternyata ketahuan selingkuh.
Bukan selingkuh dengan wanita lain.
Tapi Emil diketahui pindah ke lain hati dalam karir politiknya.
Arumi Bachsin mengantar suaminya, Emil Dardak ke KPK
Arumi Bachsin mengantar suaminya, Emil Dardak ke KPK 
Sebagai Bupati Trenggalek, Emil dikabarkan akan menjadi wakil Gubernur mendampingi Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa pada Pilkada Jatim 2018.
Diketahui, Emil Elestianto Dardak atau Emil Dardak lahir di Jakarta, 20 Mei 1984 adalah seorang politikus, penyanyi dan eksekutif muda Indonesia yang menjabat sebagai Bupati Trenggalek sejak 17 Februari 2016.
Emil yang berpasangan dengan Wakil Bupati, Mochamad Nur Arifin, memenangkan pemilihan kepala daerah serentak di Kabupaten Trenggalek tahun 2015 dengan perolehan suara sebanyak 292.248 suara atau sekitar 76,28 persen.
Ia dan Mochamad Nur Arifin menjadi pasangan termuda pada pilkada serentak 2015.
Ia menjadi peraih gelar Doktor Ekonomi Pembangunan termuda di Jepang dari Ritsumeikan Asia Pacific University pada usia 22 tahun
Emil merupakan cucu H. Mochamad Dardak, salah satu kyai Nahdlatul Ulama.
Ayahnya adalah Hermanto Dardak, Wakil Menteri Pekerjaan Umum periode tahun 2010-2014.
Sementara ibunya bernama Sri Widayati, dari sang ibu mengalir darah Letjen Anumerta Wiloejo Poespojudo, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional pertama di era Bung Karno.
Pada tanggal 30 Agustus 2013, Emil menikahi artis Arumi Bachsin di Rumah Maroko, Menteng, Jakarta Pusat.
Dari pernikahannya tersebut, Emil dikaruniai anak perempuan yang diberi nama Lakeisha Ariestia Dardak, dan anak laki-laki yang diberi nama Alkeinan Mahsyir Putro Dardak.
Emil Dampingi Khofifah
Dikutip dari Kompas.com, Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundarimengaku tidak terkejut setelah mengetahui Emil Dardak digandeng Khofifah Indar Parawansa pada Pilkada Jawa Timur 2018.
Eva justru prihatin lantaran Emil Dardak adalah kader PDI-P dan memegang kartu anggota partai berlambang kepala banteng tersebut.
Partai Demokrat Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo memberikan dukungan kepada pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam Pilkada Jatim 2018 - Dokumentasi
Partai Demokrat Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo memberikan dukungan kepada pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam Pilkada Jatim 2018 - Dokumentasi 
Dia pun lantas bicara soal adanya pembajakan kader.
"Susah juga ya kita melembagakan meritokrasi (berdasarkan prestasi) jika godaan kekuasaan dari luar begitu besar. Ini kayak di private industries ya, bajak-membajak CEO," ujar Eva
"Kayaknya pakai sistem kayak di sepak bola asik kali ya, jual-beli pemain begitu lebih fair ya kan. Ada ganti rugi human investment," kata dia.
Eva tidak menampik peluang besar Emil maju sebagai calon pimpinan Jawa Timur. Namun, tutur Eva, partai sudah memilih Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas maju dalam Pillada Jatim.
"Sebagai kader, garis partai juga harus dihormati. Ketum sudah memberikan rekomendasi ke Anas yang sudah dua periode jadi Bupati. Jadi timing Emil bukan untuk periode ini tentu karena satu periode saja belum tuntas (sebagai Bupati Trenggalek)," kata Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDI-P itu.
Meski begitu, ia juga melihat dari sisi lain. Baginya, pembajakan Emil oleh partai lain membuktikan bahwa kader PDI-P banyak diminati. Namun, akibat keputusan itu, Eva memastikan Emil harus menerima konsekuensi dari partai.
Meski begitu, Eva tidak menyebut kemungkinan sanksi apa yang akan diberikan PDI-P terhadap Emil Dardak.
Emil Akan Disanksi
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P, Andreas Hugo Pareira, mengatakan, partainya akan memberi sanksi kepada kadernya yang kini mebjabat Bupati Trenggalek, Emil Dardak.
Sanksi ini terkait keputusan Emil menyatakan bersedia mendampingi Khofifah Indar Parawansa pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2018.
Emil dinilai telah melanggar ketentuan partai yang harus dipatuhi oleh setiap kader di daerah.
"Dalam kasus Emil, jelas bertentangan dengan keputusan partai. Sehingga konsekuensinya adalah yang bersangkutan akan diproses dalam Badan Kehormatan Partai untuk mendapatkan sanksi sesuai peraturan partai," kata Andreas melalui pesan singkat, Selasa (21/11/2017).
Ia mengatakan, Emil merupakan bupati yang diusung oleh PDI-P dan juga kader partai sehingga seharusnya menaati segala keputusan partai.
[Candra Okta Della, Sriwijaya Post]