Tampilkan postingan dengan label Final Piala presiden 2017. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Final Piala presiden 2017. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Maret 2017

Arema FC Juara Piala Presiden 2017, Cristian Gonzales Hat-Trick, Topskor


Cristian Gonzales menjadi topskor Piala Presiden
Cristian Gonzales menjadiPiala Presiden
Arema berhasil menjadi juara setelah menang telak atas PBFC II di laga final.

OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN
Arema FC memastikan diri sebagai juara Piala Presiden 2017. Itu setelah, mereka berhasil menang telak atas Pusamania Borneo FC (PBFC) II, skor 5-1, pada laga final di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (12/3) malam.
Ini menjadi gelar kedua bagi Arema dalam turnamen pramusim yang mereka ikuti pada awal tahun ini. Sebelumnya, skuat asuhan Aji Santoso itu mampu menjuarai Trofeo Bhayangkara 2017, 29 Januari lalu.
Babak pertama
Arema langsung tampil menekan sejak menit awal pertandingan. PBFC II juga tak mau kalah. Bahkan, PBFC II mendapatkan peluang emas pertama di laga ini.
Tendangan Rival Lastori berhasil ditepis Kurnia Meiga, bola muntah yang disambar Reinaldo juga berhasil ditangkap Meiga.
Arema juga memberikan ancaman. Cristian Gonzales melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun bola masih melambung di atas gawang.
SIMAK JUGA: Panpel Piala Presiden Laporkan Wasit Di Laga Arema Vs Semen Padang Ke PSSI
Begitu juga umpan silang Felipe Bertoldo yang disambar Gonzales, juga masih belum tepat sasaran. Tendangan Nasir pun masih bisa diblok dengan kaki oleh kiper PBFC II Wawan Hendrawan.
Serangan demi serangan terus dilakukan skuat Singo Edan. PBFC II pun dipaksa untuk hanya mengandalkan serangan balik.  
SIMAK JUGA: Saksikan Final Piala Presiden, Milla Bahagia
Gol yang ditunggu akhirnya tercipta pada menit ke-30'. Itu setelah, Hanif Sjahbandi berhasil membobol gawang PBFC II lewat sepakannya yang memanfaatkan bola liar hasil sapuan pemain PBFC II di dalam kotak penalti. Skor pun berubah 1-0, untuk keunggulan Arema.
Unggul satu gol, membuat para pemain Arema kian bersemangat. Bahkan, mereka berhasil memperbesar keunggulan pada menit ke-38', setelah Michael Yansen Orah melakukan blunder. Orah yang melakukan umpan ke belakang, salah diantisipasi oleh Wawan yang membuat bola justru masuk ke gawang sendiri. Skor pun berubah 2-0.
Tertinggal dua gol, lini pertahanan PBFC II semakin terlihat panik. Apalagi, setelah Kunihiro Yamashita harus digantikan oleh Firly Apriansyah lantaran terkena cedera. Beberapa kali lini belakang Pesut Etam membuat blunder. Hingga akhirnya, Gonzales menorehkan namanya di papan skor pada menit ke-42', dengan memanfaatkan kesalahan tekel dari Dirkir Kohn Glay dan bola yang disepak keras olehnya berhasil membobol gawang PBFC II. Skor 3-0, untuk Arema.
Di sisa waktu yang ada, PBFC II mencoba bangkit. Tapi upaya mereka gagal berbuah gol. Babak pertama pun berakhir dengan skor 3-0 untuk Arema.
Babak kedua
Memasuki babak kedua, PBFC II menampilkan permainan lebih menyerang. Tapi serangan yang dilakukan masih mampu diredam para penggawa Arema.
Arema pun tak mengendurkan serangan mereka. Bahkan, Gonzales berhasil kembali menjebol gawang PBFC II pada menit ke-53'.  Pemain yang dijuluki El Loco itu mampu memanfaatkan umpan terobosan di dalam kotak penalti, yang langsung diteruskan dengan sepakan mendatarnya. Skor 4-0, untuk Arema.
Tertinggal empat gol, PBFC II mencoba bangkit. Sundulan Patrich Wanggai hanya membentur mistar gawang. Begitu juga tendangan kaki kiri Fandy Achmad masih bisa ditepis Meiga.
Sundulan Reinaldo juga membentur mistar, bola liar yang juga disambar pemain PBFC II hanya melenceng dari gawang.
Justru Arema yang kembai berhasil menambah perbendaharaan gol mereka pada menit ke-64'. Lagi, Gonzales yang berhasil mengoyak gawang PBFC Ii, sekaligus mencatatkan hat-trick di laga ini.
PBFC II tetap memberikan perlawanan. Tendangan bebas Reinaldo berhasil ditepis Meiga.
Hingga akhirnya, Firly berhasil membobol gawang Arema lewat sundulannya pada menit ke-69'. Skor pun berubah 5-1.
Peluang emas kembali didapatkan PBFC II. Tapi kali ini tendangan balik badan Patrich masih bisa dihalau bek Arema.
Pertandingan pun semakin berjalan menarik. Arema kembali memberikan ancaman, lewat sepakan Dedik Setiawan. Namun kali ini bola mampu ditepis Wawan.
PBFC Ii membalas melalui tendangan Dirkir yang menyambut umpan sepak pojok. Sayang, bola hanya melenceng di sisi kanan gawang Arema.
Sundulan Esteban Vizcarra yang menyambut tendangan penjuru juga masih melenceng tipis dari gawang PBFC II. Pun demikian bola sundulan Dedik masih bisa ditangkap Wawan.
Hingga laga berakhir, skor tetap 5-1 untuk keunggulan Arema.

Minggu, 12 Maret 2017

Final Piala Presiden, Menerka Taktik Arema FC yang Sulit Ditebak

KOMPAS.COM/ANJU CHRISTIAN Pelatih Arema FC, Aji Santoso (kedua dari kiri), dan koleganya dari Pusamania Borneo FC, Ricky Nelson (kedua dari kanan), berjabat tangan dalam jumpa pers final Piala Presiden di Hotel Olympic Renotel, Sentul, Sabtu (11/3/2017).

CIBINONG, KOMPAS.com - Pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC), Ricky Nelson, mengaku sudah memiliki anti-strategi untuk menangkal Arema FC pada partai final Piala Presiden di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (12/3/2017).
Menjelang laga itu, Ricky melayangkan pujian kepada koleganya di kubu lawan, Aji Santoso. Di mata dia, Aji adalah sosok yang cerdas.
Salah satu indikatornya, Aji dianggap mampu mengimplementasikan filosofi sepak bola menyerangnya menjadi berbagai varasi taktik.
"Sebagai pelatih, Aji sulit ditebak. Ketika bisa menangkap ide taktik dari lawan, kami tentu mendapatkan kemudahan dan mengetahui permainan apa yang diterapkan," tutur Ricky di Hotel Olympic Renotel, Sentul, Sabtu (11/3/2017).

"Untuk pertandingan nanti, kami tentu sudah menyiapkannya," ucap dia.
Diakui pula oleh Ricky, Arema terlihat agak lebih superior menilik materi tim dan permainan selama Piala Presiden.
Tim berjulukan Singo Edan mampu tampil ofensif dengan mencetak 13 gol di turnamen. Tak ada tim lain dengan catatan memasukkan lebih baik daripada pasukan Aji Santoso.
Oleh karenanya, buat PBFC yang tidak diunggulkan sejak awal, Ricky melihat partai final nanti sebagai pengalaman berharga.
"Namun, kami juga ingin menciptakan sejarah," ucap sosok kelahiran Kupang itu.
Penulis: Anju Christian
Editor : Anju Christian

Sabtu, 11 Maret 2017

Final Piala Presiden 2017: Arema FC Yakin Juara

Liputan6.com, Jakarta - Arema FC sudah menargetkan juara pada ajang pra musim, Piala Presiden 2017 yang memasuki partai puncak pada akhir pekan ini. Berbekal kemenangan atas Semen Padang, mereka optimis akan mengalahkan Pusamania Borneo FC, Minggu (12/3/2017) lusa.
Namun, tim ini juga pantang menganggap lemah kepada kemampuan Pesut Etam, yang dalam perjalanannya mengalahkan beberapa tim yang lebih diunggulkan.

“Tanpa bermaksud untuk jemawa, saya sangat optimis anak-anak bisa membawa Arema juara di turnamen ini," ujar Pelatih Arema, Aji Santoso.

Menurut dia, keyakinan itu bukan tanpa sebab. Kemampuan Arema FC dalam perjalanannya menuju final sudah merasakan begitu kerasnya persaingan. Halini membuat secara mental anak asuhnya sudah sangat teruji melawan tim tangguh nanti di final.

“Kalau melihat spirit mereka seperti semifinal, saya tidak ragu sama sekali. Selain itu, anak-anak mampu bermain sesuai instruksi atau taktik yang kami inginkan,” katanya.

Aji berkesimpulan, jika pemainnya memiliki gaya permainan seperti itu, pemainnya akan lebih mudah dalam menjalani pertandingan, tak terkecuali memenangkan pertandingan Final Piala Presiden 2017 nanti.

"Insyaallah jika sesuai dengan instruksi yang ada kita mampu merebut juara," ujarnya.

Inilah Jadwal Final Piala Presiden 2017

Liputan6.com, Jakarta - Laga puncak final Piala Presiden 2017 segera digelar. Pusamania Borneo FC (PBFC) bakal menantang Arema FC untuk membuktikan siapa yang terbaik di ajang Piala Presiden 2017.
Pertandingan seru ini akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Minggu (12/3/2017). Kick off final Piala Presiden 2017 akan dilakukan pukul 19.00 WIB dan akan disiarkan langsung oleh Indosiar.
Sementara, sehari sebelumnya, di tempat yang sama, pada pukul yang sama digelar laga perebutan tempat ketiga. Tim kuat asal Jawa Barat, Persib Bandung, akan berhadapan dengan "kuda hitam" asal Sumatera, Semen Padang.
Seperti juga laga final Piala Presiden 2017, pertandingan perebutan tempat ketiga akan disiarkan langsung oleh Indosiar. Pertandingan ini juga dimulai pukul 19.00 WIB.
Berikut lengkapnya jadwal final Piala Presiden 2017 dan laga perebutan tempat ketiga.

Jadwal Lengkap

Perebutan Tempat Ketiga
Sabtu, 11 Maret
19.00 WIB, Persib Bandung vs Semen Padang (Indosiar)
Final
Minggu, 12 Maret
19.00 WIB, PBFC vs Arema FC (Indosiar)

Jadwal Siaran Langsung Persib Vs Semen Padang di Piala Presiden

Bola.com, Jakarta - Banyak yang melabeli pertandingan perebutan peringkat ketiga Piala Presiden 2017 sebagai partai hiburan. Label itu makin kuat saat melihat dua tim yang akan beradu di lapangan hijau memperebutkan posisi di podium ketiga itu adalah Persib Bandung dan Semen Padang.
Persib dan Semen Padang digadang-gadang bertemu di final, mengingat sepak terjang kedua tim itu dari fase penyisihan grup hingga perempat final.
Tim Maung Bandung dan tim urang awak sama-sama tidak tersentuh kekalahan hingga perempat final dan bahkan mencatatkan poin sempurna, sembilan, dari tiga pertandingan di penyisihan grup.
Namun, ambisi keduanya meraih gelar juara Piala Presiden 2017 terpaksa pupus lantaran kekalahan yang mereka terima di leg kedua semifinal. Persib kalah lewat adu penalti dari Pusamania Borneo FC, setelah agregat dari dua leg sama kuat, 3-3.
Sedangkan Semen Padang, alih-alih mempertahankan keunggulan 2-0 yang diciptakan di babak pertama melawan Arema FC, tim Kabau Sirah kebobolan hingga lima kali yang seluruhnya berasal dari Cristian Gonzales. Kekalahan 2-5 itu menjadikan agregat pertemuan kedua tim jadi 5-3 untuk Arema karena di leg pertama, Semen Padang unggul 1-0.
Kekalahan menyakitkan di semifinal itulah yang membuat pertandingan perebutan peringkat ketiga diprediksi tetap berjalan menarik. Baik Persib maupun Semen Padang ingin mendapatkan pelampiasan karena gagal bermain di final.
Tidak ada kata partai hiburan bagi kedua tim itu karena kedua tim tetap serius memandang pertandingan ini demi menuntaskan perjuangan sebagai tim yang finis di peringkat ketiga Piala Presiden 2017.
Berikut jadwal siaran langsung duel perebutan peringkat ketiga Piala Presiden 2017 mempertemukan Persib vs Semen Padang. Anda juga bisa menyaksikan pertandingan melalui live streaming di Bola.com dan Vidio.com.
Persib vs Semen Padang, Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (11/3/2017), jam 19.00 WIB (live Indosiar)

Jumat, 10 Maret 2017

Ini Jumlah Alokasi Tiket untuk Aremania di Final Piala Presiden 2017

Aremania disediakan 15.000 tiket untuk final Piala Presiden 2017
Aremania disediakan 15.000 tiket untuk final Piala Presiden 2017 (Iswara Bagus/Radar Solo)
JawaPos.com - Aremania sangat antusias memberikan dukungan tim kesayangan dalam laga final Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, pada Minggu (12/3) mendatang. Maklum saja, peluang Arema meraih juara terbuka lebar. Mereka akan menghadapi Pusamania Borneo FC (PBFC) di partai puncak.

Tentu Aremania tidak akan membiarkan tim kebanggaannya berjuang sendirian. Hingga Selasa (7/3), ada 40 bus dari Malang yang akan berangkat ke Pakansari.

"Jumlah ini masih kurang karena kalau satu bus berisi 50 orang, jadi hanya 2.000 Aremania," ungkap Panitia Pelaksana (Panpel) Arema, Abdul Haris, seperti dilansir Radar Malang (Jawa Pos Group).

Dia menilai jumlah ini masih kurang karena berdasarkan koordinasi dengan Panpel Pusat Iwan Budianto, Aremania dapat jatah 15 ribu tiket. Satu tiket ekonomi seharga Rp 75 ribu. "Kami akan koordinasi terus, kalau bisa lima belas ribu jatah kita habiskan semua," imbuhnya.

Selain mengharapkan Aremania dari Malang, Haris juga ingin jatah 15 ribu tiket itu dihabiskan Aremania dari luar kota seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Sejak Selasa, panitia sudah membuka pembelian tiket di Kantor Arema FC di Jalan Kertanegara, Kota Malang. Tiket yang dijual hanya kategori ekonomi.

"Dari pusat jatahnya tiket ekonomi saja, nanti yang beli bisa perwakilan koordinator wilayah (korwil)," beber Haris. 

Dalam lawatan ke Bogor, Aremania akan berangkat Sabtu (11/3) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Akan ada tiga titik keberangkatan yakni di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Stasiun Kotabaru, dan daerah Alun-Alun Kota Batu. Berangkat dari Kanjuruhan, rombongan akan menuju ke Kotabaru Malang. Kemudian bertemu dengan rombongan di Kota Batu, terus ke barat melalui Kediri.

Haris yakin antusiasme Aremania sangat besar karena ini adalah laga final. Pada semifinal leg kedua melawan Semen Padang pada Minggu (5/3), tercatat ada 24.349 suporter yang hadir. (c2/riq/epr/JPG)

Menunggu Aksi Atraktif Hendro Siswanto Di Final Piala Presiden 2017

Bola.com, Malang - Rencana Arema FC mempersiapkan semua pemain ke final Piala Presiden dibatalkan. Pelatih Arema, Aji Santoso, mengumumkan hanya membawa 20 pemain untuk menghadapi Pusamania Borneo FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (12/3/2017).
"Kami hanya membawa pemain sesuai kebutuhan karena kami sudah amati pemain selama persiapan. Nantinya 18 pemain masuk line-up dan dua pemain sebagai antisipasi," kata Aji.
Dalam komposisi pemain yang dibawa, gelandang senior Ahmad Bustomi tidak masuk. Gantinya, pemain yang hampir setengah tahun absen akhirnya dibawa, Hendro Siswanto.

Dari informasi yang didapatkan Bola.com, Bustomi tidak dibawa karena ada keperluan keluarga. Sang adik melangsungkan pernikahan. Sementara Hendro sudah mulai berlatih intensif selama persiapan di Malang sepekan terakhir.
"Kami sempat berdiskusi dengan Hendro terkait kondisi terakhirnya karena dia sudah cukup lama absen. Tapi, Hendro sudah siap," tandas Aji.
Sementara dua pemain yang sempat cedera, Bagas Adi Nugroho dan Esteban Vizcarra, masuk daftar skuat untuk final. Selain itu, tidak ada kejutan lain dalam daftar pemain yang dibawa. Rombongan pemain Arema berangkat dari Malang dengan 18 pemain saja pada Jumat pagi (10/3/2017).
Sedangkan dua pemain lain, Nasir dan Hanif Sjahbandi, langsung menyusul ke Bogor setelah menjalani seleksi tahap ketiga Timnas Indonesia U-22. "Kami akan langsung jajal lapangan malam hari setelah tiba di Bogor. Setelah itu, seperti biasa pemain recovery sehari jelang pertandingan," kata Aji.

Daftar 20 Pemain Arema ke Bogor
Kiper: Kurnia Meiga, Dwi Kuswanto
Belakang: Beny Wahyudi, Syaiful Indra, Arthur Cunha, Bagas Adi, Ahmad Alfarizi, Junda Irawan
Tengah: Fellipe Bertoldo, Hendro Siswanto, Esteban Vizcarra, Ferry Aman Saragih, Arif Suyono, Dendi Santoso, Hanif Sjahbandi, Adam Alis, Nasir
Depan: Cristian Gonzales, Sunarto, Dedik Setiawan

Arema Berangkat dengan 18 Pemain Tanpa Ahmad Bustomi ke Final Piala Presiden 2017

Arema Urung Bawa Semua Pemain ke Final Piala Presiden

Bola.com, Malang - Rencana Arema FC mempersiapkan semua pemain ke final Piala Presiden dibatalkan. Pelatih Arema, Aji Santoso, mengumumkan hanya membawa 20 pemain untuk menghadapi Pusamania Borneo FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (12/3/2017).
"Kami hanya membawa pemain sesuai kebutuhan karena kami sudah amati pemain selama persiapan. Nantinya 18 pemain masuk line-up dan dua pemain sebagai antisipasi," kata Aji.
Dalam komposisi pemain yang dibawa, gelandang senior Ahmad Bustomi tidak masuk. Gantinya, pemain yang hampir setengah tahun absen akhirnya dibawa, Hendro Siswanto.
Dari informasi yang didapatkan Bola.com, Bustomi tidak dibawa karena ada keperluan keluarga. Sang adik melangsungkan pernikahan. Sementara Hendro sudah mulai berlatih intensif selama persiapan di Malang sepekan terakhir.
"Kami sempat berdiskusi dengan Hendro terkait kondisi terakhirnya karena dia sudah cukup lama absen. Tapi, Hendro sudah siap," tandas Aji.
Sementara dua pemain yang sempat cedera, Bagas Adi Nugroho dan Esteban Vizcarra, masuk daftar skuat untuk final. Selain itu, tidak ada kejutan lain dalam daftar pemain yang dibawa. Rombongan pemain Arema berangkat dari Malang dengan 18 pemain saja pada Jumat pagi (10/3/2017).
Sedangkan dua pemain lain, Nasir dan Hanif Sjahbandi, langsung menyusul ke Bogor setelah menjalani seleksi tahap ketiga Timnas Indonesia U-22. "Kami akan langsung jajal lapangan malam hari setelah tiba di Bogor. Setelah itu, seperti biasa pemain recovery sehari jelang pertandingan," kata Aji.
Daftar 20 Pemain Arema ke Bogor
Kiper: Kurnia Meiga, Dwi Kuswanto
Belakang: Beny Wahyudi, Syaiful Indra, Arthur Cunha, Bagas Adi, Ahmad Alfarizi, Junda Irawan
Tengah: Fellipe Bertoldo, Hendro Siswanto, Esteban Vizcarra, Ferry Aman Saragih, Arif Suyono, Dendi Santoso, Hanif Sjahbandi, Adam Alis, Nasir
Depan: Cristian Gonzales, Sunarto, Dedik Setiawan

Kepala Daerah Malang Raya Sumbang Bus untuk Pendukung Arema FC, Siapa yang Ikut Berangkat ke Bogor?

Kepala Daerah Malang Raya Sumbang Bus untuk Pendukung Arema FC, Siapa yang Ikut Berangkat ke Bogor?
SURYAMALANG.COM/Alfi Syahri Ramadana
Aremania kordinasi dengan Pemkot Malang sebelum berangkat ke Bogor, Kamis (9/3/2017).
SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Wali Kota Malang, M Anton siap memberi bantuan 10 bus untuk akomodasi Aremania yang berangkat ke Bogor menyaksikan laga final Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (9/3/2017).
Dia pun berencana ikut bergabung dengan Aremania untuk mendukung Arema FC berlaga di final Piala Presiden 2017.
“Insyaallah saya akan bergabung dengan Aremania,” ujar M Anton di Balai Kota Malang, Kamis (9/3/2017).
Pria yang akrab disapa Abah Anton itu berharap Aremania bisa memberi dukungan maksimal. Dia juga berharap Aremania bisa menjadi suporter yang santun.
“Kami ini datang ke tempat orang. Jadi kami harus menjadi tamu yang baik. Semoga dengan dukungan ini, Arema FC bisa berprestasi,” tambahnya.
Tidak hanya M Anton yang memberi bantuan bus untuk Aremania. Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, ada juga bantuan bus dari Bupati Malang, Rendra Kresna, dan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko.
“Nantinnya ada 10 bus dari Wali Kota Malang, 10 bus dari Bupati Malang. dan 5 bus dari Wali Kota Batu,” ujar Haris kepada SURYAMALANG.COM.
Kendati demikian, Aremania tetap dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 250.000. Biaya tersebut sudah termasuk tiket masuk stadion dan konsumsi. Sisanya digunakan untuk menambah bus lagi.
“Diharap nanti bisa mendapat tambahan 15 bus lagi. Namun tergantung panitia yang sedang mencari bus,” ungkapnya.
Biaya itu juga untuk menghilangkan kecemburuan sosial diantara Aremania. Sebab, sebagian Aremania membayar karena berangkat tidak menggunakan fasilitas pemerintah.
“Diharap Aremania bisa bersikap bijak. Mohon kerja samanya kepada seluruh Aremania,” terang Haris.

Final Piala Presiden 2017, Ketajaman Arema Diuji Tembok Beton Borneo

Dok. Mahaka Sports Piala Presiden 2015
BOGOR, KOMPAS.com - Pertandingan final Piala Presiden 2017 antara Pusamania Borneo FC dan Arema FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (12/3/2017), bakal membenturkan dua kubu dengan keunggulan di dua kutub berlawanan.
Borneo dilindungi oleh beton yang tebal di pertahanan, sementara Arema dipersenjatai tombak yang tajam di lini serang.
Pesut Etam, julukan Borneo, tidak pernah kebobolan pada fase grup. Catatan clean sheet dalam tiga laga mengantarkan Patrich Wanggai dan kawan-kawan lolos ke perempat final.


Catatan tak kebobolan tim besutan Ricky Nelson tersebut berlanjut pada babak perempat final. Mereka mampu menahan imbang tanpa gol Madura United selama 90 menit. Dalam adu penalti, Borneo sukses meraih tiket semifinal dengan kemenangan 5-4.
Gawang Borneo baru kebobolan pada babak semifinal. Tercatat, Borneo kemasukan tiga gol dalam dua laga semifinal melawan Persib Bandung. Aktor yang membuat kiper Wawan Hendrawan memungut bola di gawangnya sendiri adalah Vladimir Vujovic (pada menit ke-44), Shohei Matsunaga (31'), dan Atep (72').
Dengan agregat 3-3, Borneo memaksa Persib melakoni adu penalti. Borneo kembali memenangi adu penalti dengan skor 5-3.
Sayangnya kokohnya barisan pertahanan tidak diimbangi dengan kualitas lini depan Borneo yang mumpuni. Tim asal Kalimantan Timur tersebut hanya mencetak satu gol pada babak penyisihan grup. Hal itu terjadi saat Borneo menang 1-0 atas Sriwijaya berkat gol sematawang Fandi Achmad pada menit ke-73.
Setelah itu, tiga gol terjadi pada dua laga babak semifinal. Ketiga gol Borneo diciptakan Reinaldo (14'), Patrich Wanggai (67'), dan Dirkir Kohn Glay (53'). Jadi, Borneo secara total baru bisa mencetak empat gol selama Piala Presiden 2017.
Sementara itu, ketajaman Arema tidak usah diragukan lagi. Tim berjuluk Singo Edan tersebut menjadi tim kedua paling subur setelah Semen Padang. Sejauh ini, Arema mencatat 13 gol atau hanya berselisih dua gol dari Semen Padang.
Dari 15 gol tersebut, delapan gol diantaranya diciptakan Cristian Gonzales. Sisanya diciptakan Esteban Vizcarra (2 gol), Dendi Santoso (1 gol), Adam (1 gol). Puncak produktivitas mereka terjadi pada babak kedua di mana tercipta delapan gol.
Cristian Gonzales perlu diwaspadai karena pemain naturaliasi asal Uruguay tersebut dengan menorehkan empat gol. Pertahanan Arema pun terbilang kokoh karena baru empat kali kebobolan dari enam laga.
Lalu siapakah yang akan mengangkat trofi, tim yang paling banyak mencetak gol atau tim dengan pertahanan kuat?
Penulis: Ferril Dennys
Editor : Ferril Dennys

Pelatih Arema dan Pelatih Pusamania Borneo FC Ternyata Satu Guru

Bola.com, Jakarta - Laga final Piala Presiden 2017 akan mempertemukan Arema FC dan Pusamania Borneo FC di Stadion Pakansari, Kab. Bogor, Minggu (12/3/2017). Pelatih Arema FC, Aji Santoso, dan pelatih Pusamania Borneo FC, Ricky Nelson, yang akan beradu strategi rupanya memiliki satu kesamaan dalam ilmu kepelatihan.

Saat mengikuti kursus pelatih untuk mengambil lisensi B AFC, keduanya merupakan anak didik instruktur Vincent Subramaniam. Hanya saja, mereka berbeda angkatan.
"Saya dan coach Aji memang sama-sama murid dari Subramaniam. Tapi coach Aji adalah senior saya," kata Ricky.
Ricky sempat bertemu dengan sang mentor beberapa pekan yang lalu. Subramaniam memang datang ke Indonesia dan menjadi instruktur untuk sejumlah pelatih yang mengikuti kursus lisensi B di Sawangan, Jawa Barat.
"Saya sempat mengundang Subramaniam untuk menonton pertandingan final, setelah Pusamania Borneo FC dan Arema memastikan lolos ke final. Dia sih bilang akan menonton karena ingin melihat murid-muridnya beradu strategi," ujar Ricky.
Laga final Piala Presiden 2017 yang mempertemukan Arema FC dan Pusamania Borneo FC adalah panggung buat pelatih muda. Hal itu didasari usia Aji Santoso yang kini memasuki 46 tahun dan Ricky Nelson yang baru berumur 37 tahun.

Kamis, 09 Maret 2017

Aji Santoso Janji Arema Main Cantik di Final Piala Presiden




Bola.com, Malang - Arema FC bakal bersua Pusamania Borneo FC pada final Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (12/3/2017). Pelatih Tim Singo Edan, Aji Santoso, menjanjikan permainan cantik.
"Saya tidak ingin tim asuhan saya sekadar juara. Mereka harus bermain dengan filosofi permainan yang saya inginkan, tampil cantik, dan menghibur di lapangan," kata Aji saat dijumpai Bola.com di Perumahan Ijen Nrwana, Malang, Rabu (8/3/2017).
Mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2015 itu juga menegaskan skor akhir pertandingan melawan Borneo FC tidak penting. "Berapa pun skor laga melawan Pusamania Borneo FC, itu nomor dua. Yang penting buat saya Arema bisa memuaskan suporter dengan permainan yang menyerang. Saya pelatih yang suka permainan ofensif dan tempo cepat," ungkap Aji.
Aji menegaskan laga final Piala Presiden 2017 bakal mempertemukan dua tim dengan semangat pantang menyerah. "Borneo FC tim bagus. Grafik permainan mereka terus menanjak dari penyisihan hingga semifinal. Kami tidak boleh meremehkan mereka," ucapnya.
Duel Arema melawan Borneo FC juga akan diramaikan para pemain muda. Sama seperti Arema FC, Pusamania Borneo FC juga memberi kepercayaan lebih kepada pemain junior untuk bermain di Piala Presiden 2017. "Memang sudah saatnya seperti ini. Kalau bukan kita pelatih memberi kesempatan pada pemain muda, lantas siapa lagi," ujar Aji Santoso.
Arema menggelar sesi latihan taktikal di Stadion Gajayana, Malang, pada Rabu sore. Pasukan Kera-Kera Ngalam baru akan bergerak ke Jakarta pada Jumat (10/3/2017). "Kami fokus matangkan latihan skema taktik di Malang. Nanti saat sudah di Cibinong para pemain sudah paham betul konsep bermain yang akan diusung di partai final," tutur Aji.

Kondisi Membaik, Bek Arema Ini Siap Tampil pada Final Piala Presiden 2017

KOMPAS.com / Andi Hartik Pemain belakang Arema FC Bagas Adi Nugroho usai menjalani latihan di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (8/3/2017)
MALANG, KOMPAS.com - Kondisi bek Arema FC, Bagas Adi Nugroho, sudah mulai membaik. Sebelumnya, dia sempat absen karena mengalami cedera pergelangan kaki.
Pemain muda tim berjulukan Singo Edan itu mengaku siap jika diturunkan dalam final Piala Presiden 2017 melawan Pusamania Borneo FC di Stadion Pakansari, Minggu (12/3/2017).
"Alhamdulillah sudah baik. Tadi cek terakhir sudah enak kakinya," katanya usai menjalani latihan di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (8/3/2017).
"Saya sudah siap kalau misalnya diturunkan sama pelatih," katanya.
Tidak ada persiapan khusus yang dilakukannya untuk menghadapi final Piala Presiden 2017. Ia hanya menyiapkan mental untuk tidak grogi selama menjalani laga final.
"Persiapan sama saja. Tetap percaya diri. Bermain kayak biasa. Jangan sampai grogi," katanya.
Sementara itu, Pelatih Arema Aji Santoso belum memperbolehkan Bagas untuk menjalani latihan seperti biasa. Ia menjalani latihan terpisah dengan para pemain lain.
"Ini tadi belum latihan. Tapi melihat laporan dari tim medis perkembangannya cukup bagus," kata Aji.
Ia berharap supaya Bagas bisa memperkuat timnya pada laga terakhir Piala Presiden 2017.
"Mudah-mudahan bisa main," ungkapnya.

Penulis: Kontributor Malang, Andi Hartik
Editor : Aloysius Gonsaga AE

Sekitar 10 Ribu Aremania Bakal Datang ke Pakansari

Final Arema Vs Pusamania Borneo FC, Sekitar 10 Ribu Aremania Bakal Datang ke Pakansari
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Aremania 
SURYAMALANG.COM, PAKANSARI - Lolosnya Arema FC ke partai puncak Piala Presiden 2017 menimbulkan euforia pada pendukung setia Singo Edan, Aremania.
Arema bakal bertemu Pusamania Borneo FC di laga puncak ini, Minggu (12/3/2017).
Demi mendukung Arema FC meraih hasil maksimal, Aremania siap berangkat ke Stadion Pakansari Cibinong Bogor. Aremania sendiri mendapat kuota sekitar 15 ribu tiket dari kapasitas maksimal stadin.
Menurut Ahmad Ghozali Korwil Aremania Klayatan mengatakan bahwa Aremania sudah siap berangkat ke Pakansari. Mereka siap memberikan dukungan secara langsung untuk Arena FC.
"Rencananya nanti akan ada sekitar 10 ribu Aremania yang berangkat langsung dari Malang. Sisanya adalah Aremania yang berasal dari luar Malang," ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Untuk memperlancar rencana perjalanan tersebut, Panpel Arema, Kepolisian dan juga Aremania melakukan rapat koordinasi di Stadion Kanjuruhan. Rapat tersebut membahas sistematisasi tour Aremania dan juga pengamanan dalam perjalanan.
"Kita sudah lakukan koordinasi dengan Panpel dan juga pihak kepolisian. Nanti akan ada pengawalan dari pihak kepolisian baik saat berangkat maupun kembali," tambah Ghozali.
Lebih lanjut, berdasarkan hasil rapat tersebut maka Aremania dijadwalkan berangkat dari satu titik yaitu depan Stasiun Malang Kota Baru pada tanggal 11 Maret 2017 jam 09.00 WIB.
Untuk pengamanan sendiri rencananya dilakukan secara estafet oleh tiga Polda. Ketiga Polda yang siap memberikan bantuan pengamana tersebut adalah Polda Jatim, Polda Jateng dan juga Polda Jabar.
Sementara untuk Aremania yang berada di luar Malang menurut Ghozali juga harus melakukan koordinasi. Hal tersebut demi menghindari adanya gesekan yang mungkin terjadi saat diperjalanan.
"Untuk yang luar Malang bisa langsung berangkat ke Bogor, akan tetapi sebisa mungkin harus melakukan koordinasi dengan pihak keamanan agar bisa nyaman sampai tujuan," ujarnya

Ketika Pemain Arema Jadi Objek Selfie Aremania di Gajayana

 
Arthur Chunha dikerubuti Aremania usai latihan Arema FC sebagai persiapan jelang final Piala Presiden 2017 di Stadion Gajayana Malang, Jawa Timur. (8/3/2017). (Bola.com/Okie Prabhowo)
Bola.com, Malang - Arema FC bakal menjajal Pusamania Borneo FC pada Pada partai puncak Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (12/3/2017). Arema memilih bergerak ke Kota Hujan dua hari jelang pertandingan. Aji Santoso lebih senang menggeber latihan persiapan di Stadion Gajayana, Malang.
Aji tak ingin strateginya diintip calon lawan. "Saya menyiapkan sejumlah strategi rahasia untuk kepentingan duel final Piala Presiden. Selama dua hari ini saya coba mematangkannya di Malang," ungkap Aji saat dijumpai Bola.com pada Rabu (8/3/2017) sore di Stadion Gajayana.
Keputusan Aji menyenangkan kelompok suporter Aremania. Mereka lebih punya waktu banyak menyaksikan para pemain kesayangannya berlatih.
Tak semua Aremania punya kesempatan melakukan tur away ke Bogor, yang memakan biaya cukup besar.
Sesi latihan Rabu (8/3/2017) sore digeber secara terbuka. Fans setia Singo Edan memadati tribun Stadion Gajayana yang berada di pusat kota Malang.
Karena pengamanan yang dilakukan manajemen klub cenderung longgar, puluhan Aremania bisa masuk area setelban sekitar stadion.
Begitu sesi latihan bubar mereka langsung menyerbu penggawa Kera-kera Ngalam. Mereka berebut meminta foto bareng (selfie) dengan pemain-pemain Arema yang menjadi idolanya.
Cristian Gonzales yang mencetak lima gol pada laga leg kedua semifinal melawan Semen Padang menjadi pemain yang paling diincar untuk dimintai foto bareng.
Striker naturalisasi asal Uruguay cukup sabar melayani permintaan selfie atau wefie Aremania. Belasan suporter sampai mengikuti pemain berjulukan El Loco (Si Gila) ke area parkir menuju ke mobil pribadinya.
"Ya beginilah kalau saya habis cetak banyak gol," tutur Cristian seraya tersenyum.
Demikian pula sosok Aji Santoso, yang juga amat sibuk sibuk melayani serbuan fans. "Sabar ya, sabar saya wawancara dengan wartawan dulu," ujar Aji memperingatkan puluhan suporter yang berebut minta foto bareng.
Di tengah keramaian ada juga sejumlah pemain Arema FC yang sengaja kabur, menghindari serbuan penggemar. Sebut saja gelandang tengah, Ahmad Bustomi, yang begitu selesai latihan langsung ngeloyor menuju ruang ganti dan langsung berkemas-kemas meninggalkan stadion dengan menggunakan motor Vespa. "Maaf ya, saya buru-buru," ujar Bustomi.

Gawat! Cedera Hamstring, Vizcarra Terancam Absen pada Final Piala Presiden 2017

Gawat! Cedera Hamstring, Vizcarra Terancam Absen pada Final Piala Presiden 2017
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Esteban Vizcarra, gelandang Arema Cronus 
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sejumlah pemain Arema FC mengalami cedera menjelang laga final Piala Presiden 2017 melawan Pusamania Borneo FC yang akan berlangsung di Stadion Pakansari, Minggu (12/3/2017).
Salah satunya adalah Esteban Gabriel Vizcarra yang merupakan playmaker. Ia mengalami cedera hamstring saat melawan Semen Padang dalam laga semifinal leg kedua Piala Presiden 2017 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (5/3/2017).
"Tadi Vizcarra juga belum latihan. Tapi mudah-mudahan aja nanti ketika pertandingan final dalam kondisi baik," kata Pelatih Arema, Aji Santoso, usai latihan di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (8/3/2017).
Meski tidak ikut latihan bersama tim, Vizcarra hadir di lapangan Stadion Gajayana. Ia menjalani latihan terpisah.
"Tadi memang saya larang dia untuk ikut jogging, mending istirahat lihat teman-temannya latihan," ungkapnya.
Aji juga belum bisa memastikan apakah Vizcarra bisa bermain dalam laga final itu. Meski demikian, Aji berharap Vizcarra bisa memperkuat tim berjulukan Singo Edan ini.
"Saya belum tahu. Saya tidak berani jamin. Tapi saya sih berharap Vizcarra bisa sembuh nanti," katanya.
Menurutnya, cedera yang dialami Vizcarra tidak terlalu parah. Selain Vizcarra, pemain lainnya yang juga mengalami cedera adalah Bagas Adi Nugroho. Namun, kondisi bek muda itu sudah membaik dan siap jika diminta untuk bermain.

Manajemen Arema Klarifikasi Status Bertoldo, Pemain Asing yang Dituduh Illegal, Begini Katanya

Manajemen Arema Klarifikasi Status Bertoldo, Pemain Asing yang Dituduh Illegal, Begini Katanya
suryamalang.com
Felipe Bertoldo (tengah), gelandang Arema FC berusaha menghalau bola yang ditendang Danie (kanan), bek PS TNI dalam laga Grup 2, Piala Presiden 2017 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (16/2/2017). 
SURYAMALANG.com, MALANG - Diterpa isu tidak sedap mengenai keberadaan Felipe Bertoldo, Arema FC punya bukti kuat pemain asing itu tak berstatus illegal.
Pemain kelahiran Brasil itu dipersoalkan seusai Arema FC kontra Semen Padang pada leg kedua semifinal Piala Presiden 2017.
Laga itu berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Minggu (5/3/2017) dan Arema menang 5-2 untuk lolos ke final.
Terkait status Felipe Bertoldo, manajemen Arema FC menunjukkan bukti bahwa pesepak bola ini merupakan pemain sah dan bukan illegal.
"Felipe Bertoldo masuk ke Indonesia memakai paspor Timor Leste. Sebelum dia dikontrak, di Oman juga memakai paspor tersebut," kata media officer Arema FC, Sudarmaji.
"Logikanya, kalau dia memang bermasalah berarti Felipe tidak bisa masuk ke Indonesia," ucapnya.
Bukti lain yang menunjukkan tidak ada masalah dengan keberadaan Felipe di Indonesia, pemain ini memiliki dokumen kedatangan lengkap. Dia datang ke Tanah Air menggunakan VKU (Visa Kunjungan Usaha).
”Kalau dia bermasalah, tidak mungkin VKU bisa keluar. VKU ini diurus setelah kejadian yang menyangkut Federasi Sepak Bola Timor Leste,” tuturnya.
Sudarmaji menjelaskan, berdasarkan bukti-bukti tersebut, maka FIFA, AFC maupun PSSI tidak menegur atau memperingatkan Arema FC terkait keberadaan Felipe.
Seusai lolosnya Arema FC ke final Piala Presiden 2017, Sudarmaji mengakui banyak isu tidak sedap yang menerpa klubnya. Bahkan, skuat Singo Edan dinilai dibantu oleh wasit.
Namun hal itu buru-buru juga ditepis oleh pelatih Arema FC, Aji Santoso. Aji menjabarkan proses terjadinya lima gol yang dicetak oleh Cristian Gonzales di laga tersebut.
Sang pelatih juga mengkritik permainan Semen Padang yang dinilainya tidak siap dalam hal teknik dan taktik bermain."Bila tim kami gagal melaju, jangan salahkan wasit, itu tidak bijaksana," ujar Aji.
Di partai final, Arema FC akan bertemu dengan Pusamania Borneo FC (PBFC) II di Stadion Pakansari, Bogor pada Minggu (12/3/2017). PBFC II ke final seusai mengandaskan perlawanan Persib Bandung. (*)

Rabu, 08 Maret 2017

Final Piala Presiden 2017, Ajang Pembuktian Tim Pelapis Dan Raja Turnamen

PBFC II dipastikan menantang Arema di partai final Piala Presiden. Siapa yang bakal lebih unggul?

OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN

Turnamen Piala Presiden 2017 telah memasuki babak akhir. Itu setelah, Pusamania Borneo FC (PBFC) II dipastikan menantang Arema FC di partai final yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, 12 Maret 2017. Keduanya pun melaju ke partai final bukannya tanpa perjuangan.
Tentunya yang paling mengejutkan adalah bercokolnya PBFC II di partai puncak. Mengingat, tim yang dilatih Ricky Nelson itu bukanlah tim utama yang akan diturunkan dalam Liga 1 2017. Ya, sebelum bergulirnya turnamen, manajemen PBFC memang mengambil kebijakan untuk membuat tim kedua guna mengikuti ajang pertama yang digelar PSSI di bawah kepemimpinan Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi itu.
Tak ayal, tim yang merupakan kombinasi pemain PBFC U-21 dengan para pemain yang sebelumnya tak disiapkan untuk Liga 1 itu tak begitu diperhitungkan sebelumnya. Jangankan untuk lolos ke final, lolos dari fase grup pun dinilai cukup berat. Menyusul, lawan yang mereka hadapi di grup 4 adalah tuan rumah Bali United, Sriwijaya FC, dan Barito Putera.
Hasilnya, Asri Akbar dan kawan-kawan mampu mematahkan semua prediksi tersebut. Memang, lolosnya tim Pesut Etam ke babak perempat-final sedikit diwarnai keberuntungan. Bagaimana tidak, mereka bisa lolos sebagai juara grup dengan dua kali imbang dan satu kali menang. Bahkan, mereka hanya mencatatkan satu gol dan tanpa kebobolan untuk lolos.
SIMAK JUGA: PBFC II Lolos Ke Final Piala Presiden
Fenomena tim pelapis ini berlanjut di babak perempat-final. Menghadapi tim bertabur bintang Madura United, pasukan PBFC II yang ditopang beberapa pemain dari tim utama seperti Asri Akbar, Abdul Aziz, Terens Owang Puhiri, Patrich Wanggai, serta tiga pemain asing tak gentar sedikit pun. Bermain imbang tanpa gol dalam waktu 2x45 menit, PBFC II akhirnya menang lewat babak adu penalti dengan skor 5-4. Tampil sebagai bintang, kiper senior Wawan Hendrawan yang mampu memblok tendangan eksekutor kelima Madura United, Fachruddin Wahyudi Aryanto.
SIMAK JUGA: Quin-Trick Gonzales Loloskan Arema Ke Final
Kejutan itu pun kembali berlanjut di babak empat besar. Menghadapi Persib Bandung, PBFC II kembali tak diunggulkan. Pada leg pertama, Persib dibuat bertekuk lutut PBFC II di Stadion Segiri Samarinda, 2 Maret lalu, dengan skor tipis 2-1. Ini melanjutkan tren negatif Persib yang belum pernah menang di Segiri sejak era Indonesia Super League digulirkan.
Pada leg kedua, mendapatkan tekanan dari puluhan ribu Bobotoh, pasukan pelapis PBFC kembali menunjukkan mental baja mereka. Pertandingan ini dimenangkan Persib dengan skor 2-1 setelah laga berlangsung 120 menit. Sehingga penentuan pemenang dilakukan lewat adu penalti. Di tahap ini, lagi-lagi PBFC II mampu memenangkannya yang membuat mereka mencatat sejarah lolos ke final Piala Presiden 2017.

Arema Siap Tempur di Final Piala Presiden

Liputan6.com, Malang - Arema FC bersiap tampil di final Piala Presiden 2017. Singo Edan --sebutan Arema FC-- mulai berlatih di Malang, Selasa (7/3/2017) sore WIB.

"Kami baru memulai persiapan final Piala Presiden sore ini. Tanggal 10 kami baru ke Jakarta," kata pelatih Arema, Aji Santoso saat dihubungi Liputan6.com.
Di partai final Piala Presiden, Arema akan menghadapi Pusamania Boreno FC. Laga ini bakal dilangsungkan di Stadion Pakansari, Bogor, 12 Maret mendatang.
Singo Edan lolos ke partai final Piala Presiden setelah menang 5-2 atas Semen Padang di Stadion Kanjuruhan, Malang, akhir pekan lalu. Cristian Gonzales mencetak lima gol dalam pertandingan tersebut.

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 itu mengatakan, semua pemain Arema FC sudah siap tempur. Hanya ada satu pemain yang masih meragukan, yakni Bagas Adi Nugroho."Bagas masih dalam proses pemyembuhan. Kami harus melihat kondisinya dalam dua hari ke depan," ujar Aji.

Bagas Belum Pasti

Bagas mengalami masalah sejak pertandingan pertama di Padang Aji pun belum bisa memastikan kesembuhan pemain U-23 itu untuk ikut dalam final. Namun, selain Bagas, kata Aji, dalam pertandingan final nanti seluruh pemainnya dipastikan dapat bermain tanpa ada yang tersandung akumulasi.
"Kita optimis dengan pertandingan final nanti tanpa meremehkan tim lawan. Yang pasti saya dapat melakukan beberapa skema tanpa ada masalah karena seluruh pemain tak ada yang terganjal kartu," ucap Aji.

Selasa, 07 Maret 2017

Detail Jadwal Final Piala Presiden 2017

Liputan6.com, Jakarta - Pusamania Borneo FC (PBFC) dan Arema FC telah memastikan diri lolos ke partai final Piala Presiden 2017. Partai final ini bakal dilangsungkan di Stadion Pakansari, Bogor, 12 Maret mendatang.
Pesut Etam --julukan PBFC-- secara mengejutkan berhasil menyingkirkan juara bertahan Piala Presiden, Persib Bandung melalui drama adu penalti. 5-3. Adu penalti dilakukan setelah kedua tim bermain dengan agregat 3-3.

Sedangkan Arema berhasil membungkam Semen Padang dengan skor 5-2 di Stadion Kanjuruhan. Singo Edan --sebutan Arema-- menang dengan agregat 5-3.

Selain partai final, di Stadion Pakansari, Bogor juga memperebutkan tempat ketiga yang mempertemukan Persib melawan Semen Padang. Berikut jadwal final Piala Presiden 2017.
1 dari 2 halaman

Jadwal Final

Final Piala Presiden 2017

Minggu 12 Maret 2017
19.00 WIB, PBFC vs Arema FC (Indosiar)

Perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2017

Minggu 12 Maret 2017
16.00 WIB, Persib vs Semen Padang (Indosiar)