Tampilkan postingan dengan label Persebaya 2018. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persebaya 2018. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Desember 2017

Feri Pahabol ikut Osvaldo Pamit dari Persipura, Lanjut ke Persebaya?

  • Setelah lima tahun berseragam Persipura Jayapura, pemain sayap mungil Feri Pahabol akhirnya mengikuti jejak Osvaldo Haay untuk hengkang.
  • Bahkan dirinya dikabarkan akan segera merapat ke Persebaya yang dinahkodai oleh Angel Alfredo Vera.
Selasa, 19 Desember 2017 11:41 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Abdurrahman Ranala
Yohanes Pahabol. Copyright: © INDOSPORT
Yohanes Pahabol.
 
Baru-baru ini Osvaldo Haay resmi berpamitan dengan Persipura Jayapura. Selain itu dirinya juga dirumorkan akan segera bergabung ke klub yang berada di Pulau Jawa.
Usai ditinggal Osvaldo Haay, klub yang berjuluk Mutiara Hitam itu juga ditinggal lagi oleh salah satu pemain sayap mungil mereka, yakni Yohannes Ferinando Pahabol.
Yohanes Pahabol dan Wawan Pebrianto (depan) melakukan sprint saat latihan Timnas U-23 di Lapangan Sutasoma Halim, Sabtu (23/05/15). Copyright: Herry Ibrahim/INDOSPORTYohanes Pahabol dan Wawan Pebrianto (depan) melakukan sprint saat latihan Timnas U-23 di Lapangan Sutasoma Halim, Sabtu (23/05/15).
Hal itu terlihat dari unggahan sebuah kata-kata perpisahannya di media sosial Facebook. Selain itu pemain dengan tinggi 158 cm itu juga menampilkan dua foto tentang Persipura.
Feri Pahabol dikabarkan mengucapkan selamat tinggal ke Persipura lewat media sosialnya.
Dalam unggahan status yang dibuatnya itu, dirinya memberikan terima kasih kepada Persipura yang telah membesarkan namanya. Selain itu dirinya juga mohon maaf bila ada salah selama 5 tahun berseragam merah-hitam itu.
Dirinya juga tak lupa untuk mendoakan Persipura agar tetap berjaya tanpanya. Untuk para suporter pun dirinya juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih.

Feri Pahabol sendiri saat ini tengah dirumorkan akan ke klub yang bermarkas di Stadion Gelora Bung Tomo, yakni Persebaya Surabaya. Selain itu, di kubu Bajul Ijo sendiri terdapat pula pemain dari Papua seperti Fandry Imbiri, Nerius Alom, dan Ricky Kayame.
Dirinya ingin kembali bekerja sama bersama mantan pelatih Persipura dulu, yakni Angel Alfredo Vera.  Alfredo sendiri pernah menukangi Persipura pada musim 2016/2017 lalu.

Tak Ingin ke Luar Negeri, Osvaldo Berpeluang ke Persebaya

Kompas.com - 18/12/2017, 21:34 WIB
Statistik Osvaldo Haay ketika masuk sebagai pemain pengganti pada SEA Games 2017.
Statistik Osvaldo Haay ketika masuk sebagai pemain pengganti pada SEA Games 2017.(ANDREAS JOEVI/BOLASPORT)
KOMPAS.com - Osvaldo Haay resmi memutuskan meninggalkan Persipura Jayapura pada Senin (18/12/2017). Pemain yang akrab disapa Valdo tersebut memutuskan tetap berkarier di Indonesia karena belum memiliki keinginan mengikuti jejak sejumlah rekannya yang hijrah ke luar negeri.
Valdo termasuk salah satu pemain muda yang kebanjiran peminat menjelang musim baru. Tak cuma diburu oleh klub-klub lokal, tim dari Liga Malaysia dan Thailand juga disebut meminati tanda tangannya.
Nama Valdo terangkat bersama Persipura saat masuk skuad di Piala Jenderal Sudirman 2015. Dia mulai diberi kesempatan oleh pelatih Osvaldo Lessa pada Piala Bhayangkara 2016.
Kiprahnya kian hebat sepanjang tahun ini. Selain memukau bersama timnas, Valdo menorehkan 22 laga dalam Liga 1 musim 2017 dengan total 6 gol plus 2 assist.
Koleksi gol Valdo ini memang bukan yang terbaik di antara sesama pemain muda di Mutiara Hitam. Masih ada Friska Womsiwor yang menorehkan 7 gol. Namun, jangan lupa bahwa Valdo sering meninggalkan tim karena dipanggil ke timnas.
Ini yang membuatnya cuma bermain 22 kali dalam Liga 1 musim lalu. Adapun Friska tampil dalam 10 partai lebih banyak daripada Valdo.

Dalam kondisi Persipura yang masih belum ada kejelasan, apakah Valdo tak ingin mencicipi kompetisi luar negeri seperti halnya Evan Dimas, Ilham Udin Armaiyn, atau Ryuji Utomo?
"Tentu saya punya keinginan bermain di luar negeri. Saya inginnya bermain di Liga Thailand atau Malaysia," ujar Valdo saat ditemui BolaSport.com dalam rangkaian acara Bhayangkara Papua Football Festival di Stadion Mandala, Jayapura, tengah pekan lalu.
Hanya, Valdo tak ingin tergesa-gesa. Bila pun bermain di luar negeri, Valdo menyebut hal itu tidak akan terjadi pada musim 2018.
"Saya ingin bermain di Indonesia untuk tahun 2018," katanya saat ditanya apakah lebih ingin merumput di Malaysia atau Thailand.
Rencananya, Valdo akan memperkuat salah satu klub di Pulau Jawa. Kemungkinan besar, Valdo akan berseragam Persebaya Surabaya yang berhasil promosi ke Liga 1.
Rumor ini muncul karena dia pernah dibesut Angel Alfredo Vera yang sempat memberikan gelar TSC untuk Persipura pada 2016. Selain itu, Valdo juga memiliki rekan asal Papua yang saat ini memperkuat Persebaya yakni Ricky Kayame, Nerius Alom, dan Fandry Imbiri.
–– ADVERTISEMENT ––
EditorAloysius Gonsaga AE
SumberBolaSport

Penentuan TMS Persebaya Besok, Pentolan Bonek Tebar 'Teror'

  • Rabu (20/12/17) besok menjadi hari penentuan kasus TMS Persebaya yang dicaplok oleh Bhayangkara FC.
  • Agar tidak lupa, pentolan Bonek Mania, Andie Peci meneror agar kasus tersebut segera tuntas.
Selasa, 19 Desember 2017 13:50 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Ivan Reinhard Manurung
Andie Peci mendampingi Tony Apriliani yang mendatangi para Bonek Mania di Stadion Tugu.
Kisruh Transfer Matching System (TMS) antara Persebaya Surabaya dengan Bhayangkara FC (BFC) terus bergejolak. Persebaya yang ingin memperkuat pasukannya dengan pemain asing bakal terhambat jika TMS ini belum kunjung kembali ke mereka.
Bahkan pada hari Minggu (17/12/17) lalu, ribuan Bonek Mania menggelar aksi pemanasan untuk menuntut kepada PSSI dan Bhayangkara FC segera mengembalikan akun TMS Persebaya selambat-lambatnya pada Rabu (20/12/17).
Jelang hari penentuan, pentolan Bonek Mania Andie Peci akan mengadakan aksi besar-besaran di Markas Polisi Daerah Jawa Timur, jika kasus tersebut belum tuntas juga.
Hal itu terlihat dari unggahan Andie di media sosial Instagram. Akun bernama @andiepeci itu juga membubuhkan sebuah caption yang menggaungkan perlawanan dan perjuangan Bonek Mania.
"Keadilan adalah ibunda dari setiap perlawanan dan perjuangan kami *Arek Bonek 1927*," tulis Andie Peci.
Sekadar informasi, juara Liga 1 Bhayangkara FC masih menggunakan TMS atas nama Persebaya Surabaya di FIFA. Kondisi ini yang memicu konflik, karena saat ini adalah masanya bagi klub-klub lokal untuk menarik pemain asing demi memperkuat pasukan mereka.
Tanpa TMS, Persebaya tidak bisa mendaftarkan pemain asing yang sudah dikontrak untuk tampil di Liga 1 musim depan. Akan tetapi PSSI akan memanggil keduabelah pihak untuk membahas kasus tersebut pekan depan di Jakarta dalam acara Profesional Football Administration Workshop pada 19-24 Desember 2017.

Selasa, 12 Desember 2017

Pelatih Persebaya Bicara Polemik dengan Bonek Soal Rekrutmen Otavio Dutra

Pelatih Persebaya Bicara Polemik dengan Bonek Soal Rekrutmen Otavio Dutra
Superball.co.id/Istimewa
Pelatih Persipura Jayapura Angel Alfredo Vera memperhitungkan kekuatan Persija Jakarta saat kedua tim bertemu akhir pekan ini. 
TRIBUNNEWS.COM - Persebaya Surabaya sukses promosi ke Liga 1 musim 2017. Anak asuh Angel Alfredo Vera itu dikaitkan kembali dengan eks bek mereka asal Brasil, Otavio Dutra.
Bek yang turut mengantarkan Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 musim 2017, dikabarkan bakal merapat ke Persebaya.
Pelatih Angel Alfredo Vera digosipkan tertarik mendatangkan bek berusia 34 tahun itu sebagai bagian dari skuat Bajul Ijo musim 2018.
Namun kabar ini tak mendapat reaksi yang baik dari pendukung Persebaya, Bonek.
Dengan tegas mereka ramai-ramai menolak kehadiran mantan pemain Persebaya era IPL 2013 lewat hastag #MenolakDutra di media sosial.
Namun jawaban berbeda datang dari Alfredo Vera.
Saat ditanyakan seusai pertandingan Celebration Games kontra PSS Sleman, Sabtu (9/12/2017), ia tidak membantah maupun mengiyakan kabar itu.
“Kalau saya mau mendatangkan Dutra, apa masalahnya?"
"Semua masih dibicarakan bersama manajemen,” ujar Alfredo seperti dikutip BolaSport.com dari Emosi Jiwaku.
Saat ini, Alfredo masih menunggu regulasi pemain asing untuk Liga 1.
Meski dia sudah mengantongi nama-nama pemain, eks pelatih Persipura ini belum bisa mengungkapkan satu pun pilar itu.
“Di kepala saya, sudah ada nama-nama pemain namun tidak bisa mengungkapkan sekarang."
"Saya masih menunggu regulasi dari PSSI."
"Saya juga belum tahu berapa jumlah pemain asing yang boleh direkrut,” tutur pelatih yang membawa Persebaya promosi ke Liga 1 itu setelah menjuarai Liga 2 musim 2017.