Tampilkan postingan dengan label Timnas U-19. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Timnas U-19. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 November 2020

SETELAH 33, EMPAT PEMAIN BARU DIPANGGIL TIMNAS U-19 2020


Timnas Indonesia U-19 sekarang sedang melakukan pemusatan latihan (TC) yang digelar secara virtual. TC ini diadakan sejak 5 November lalu, dan direncanakan berakhir pada 15 Desember. Diikuti 33 nama dari daftar sebelumnya, pelatih Shin Tae-yong kembali menambahkan daftar pemain dengan memanggil empat nama baru Serdy, Hamsa Lestaluhu, Arya Gerryan, dan Pualam Bahari kiper Borneo FC.

Sebagai pengingat, Serdy pernah terdepak dari skuad timnas U-19 yang berangkat ke Kroasia karena masalah disiplin. Kala itu, Serdy harus rela gagal ke Eropa lantaran telat gabung latihan di Jakarta.Dengan ini, Tae-yong membuktikan bahwa dirinya sosok yang pemaaf dan selalu memberikan kesempatan kedua.

Nama Hamsa juga tidak asing di telinga karena pemain yang berposisi sebagai gelandang itu pernah jadi bintang bersama timnas Indonesia U-16. Sayangnya Hamsa kurang beruntung, karena pernah didera cedera lutut.

Sementara Arya adalah pemain depan yang juga tergabung dengan Borneo. Pemain kelahiran Samarinda tersebut bisa menghuni posisi striker juga penyerang sayap, serta baru saja dipromosikan ke skuad utama Borneo.

tribunnews

borneofc.id
Pualam Bahari bersama Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin saat penandatangan kontrak


Latihan virtual ini dilakukan karena Tae-yong pun sedang berada di Korea

Selatan, negara asalnya. Latihan virtual ini akan dilanjurkan dengan program TC berikutnya, yang kemungkinan besar ditempatkan di Korea Selatan."Materi tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, ada core training dan sebagainya. Ini kami lakukan untuk menjaga kondisi fisik mereka agar tidak menurun usai melakukan TC panjang kemarin," tutup Nova, 

Sebagaimana diketahui, timnas U-19 dipersiapkan untuk Piala Asia U-19 2020 yang dilaksanakan tahun depan. Timnas U-19 juga merupakan benih dari timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-20 2021, yang digelar di Tanah Air.

Jumat, 03 November 2017

Momen Manis Timnas Indonesia U-19, Tundukkan Korea Selatan 3-2 di Gelora Bung Karno

https: img.okeinfo.net content 2017 11 03 51 1807717 momen-manis-timnas-indonesia-u-19-tundukkan-korea-selatan-3-2-di-gelora-bung-karno-GYk7jZs25v.jpg Timnas Indonesia U-19 usai mengalahkan Korsel pada 2013. (Foto: Okezone)
TIM Nasional (Timnas) Indonesia U-19 menghadapi tuan rumah Korea Selatan (Korsel) di matchday ketiga Grup F Kualifikasi Piala Asia U-19 2018, Sabtu 4 November 2017 siang WIB. Dibilang berat karena selain berstatus tuan rumah, Korsel U-19 sudah menunjukkan kekuatannya di laga perdana.
Bersua Brunei Darussalam, Tim Negeri Ginseng menang 11-0. Saat itu sang penyerang, Cho Young Wook, keluar menjadi bintang lewat quatrick (empat gol) yang dibuat. Meski begitu, Garuda Nusantara –julukan Timnas Indonesia U-19– pantang minder. Selain selalu menang di dua laga awal Kualifikasi Grup F, Timnas Indonesia U-19 memiliki catatan indah pada 2013.

Melakoni laga yang sama seperti saat ini yakni Kualifikasi Piala Asia U-19, Timnas Indonesia U-19 racikan Indra Sjafri mengalahkan Korsel 3-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 12 Oktober 2013. Sebelum bertemu, baik Indonesia dan Korsel sama-sama menang atas Filipina dan Laos di Grup G Kualifikasi Piala Asia U-19 2014.

Karena itu, laga keduanya merupakan penentu siapa yang nantinya keluar sebagai juara grup dan lolos otomatis ke putaran final. Indra menurunkan formasi 4-3-3. Pos penjaga gawang ditempati Ravi Murdianto. Selanjutnya kuartet lini belakang diisi Putu Gede Juniantara, Hansamu Yama Pranata, M Sahrul Kurniawan dan M Fatchurochman.
Tiga gelandang ditempati Evan Dimas, M Hargianto dan Zulfiandi. Sementara Muchlis Hadi Ning bertugas sebagai ujung tombak, diapit Maldini Palli sebagai winger kanan dan Ilham Udin Armaiyn (kiri).
Di tengah guyuran hujan lebat, Indonesia U-19 unggul lebih dulu pada menit 30. Memanfaatkan umpan silang Ilham Udin, sepakan Evan gagal diantisipasi penjaga gawang Korsel. Skor berubah 1-0. Namun sayang, keunggulan Indonesia hanya bertahan dua menit.

Korsel menyamakan kedudukan lewat penalti Seol Taesu. Sebelumnya, Hansamu melakukan pelanggaran terhadap Kim Shin. Skor 1-1 pun bertahan hingga babak pertama usai.
Butuh kemenangan untuk keluar sebagai juara grup, Indonesia langsung menggebrak di paruh kedua. Babak kedua baru berjalan empat menit, Evan lagi-lagi mengoyak jala gawang Korsel. Menerima umpan dari Maldini Palli, sepakan keras kaki kiri Evan membobol gawang Korsel yang saat itu ditangani Kim Sang Ho.


Lewat proses serupa, Evan mencetak hattrick di laga ini. Menerima umpan silang Ilham Udin dari sayap kanan, tembakan kaki kirinya merobek gawang Korsel kawalan Lee Seong Won. Setelah gol tersebut, Korsel memperkecil kedudukan lewat sundulan Suh Myeongwon.
Indonesia menang 3-2 dan lolos otomatis ke Piala Asia U-19 2014. Sementara Korsel juga lolos, namun dengan status lima runner-up terbaik. Tentu harapannya, Egy Maulana dan kawan-kawan dapat mengemulasi kesuksesan Evan Dimas serta kolega dengan mengalahkan Korsel di laga nanti.
(Ram)

Sabtu, 07 Oktober 2017

Kontra Thailand, Timnas Indonesia U-19 Lakukan Perbaikan Strategi


Upaya tersebut merupakan hasil evaluasi dari laga melawan Kamb

OLEH   MUHAMMAD RIDWAN

Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri, menyebtukan ada beberapa perbaikan timnya jelang berhadapan dengan Thailand U-19. Laga uji coba tersebut bakal digelar Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (8/10).
Menurut Indra, perbaikan tersebut merupakan hasil dari evaluasi yang dilakukan pihaknya usai tim Garuda Nusantara melumat Kamboja U-19 dua gol tanpa balas. Meski menang, ia menuturkan armadanya masih melakukan sejumlah kesalahan.
Akan tetapi, mantan arsitek Bali United tersebut ogah merinci kesalahan apa saja yang terjadi saat laga kontra Kamboja. Ia hanya menyebutkan timnya harus bermain lebih baik ketika melawan Thailand

"Saya pikir strategi dan taktik. Tapi tidak bisa saya share. Karena sekarang orang cepat tahu, kalau hal-hal umum saya akan kasih tahu," ucap Indra.
Indra menambahkan, timnya sudah melupakan kekalahan dari Thailand pada semi-final Piala AFF lalu. Menurutnya, Egy Maulana Vikri serta kolega telah siap bertempur dan membalaskan hasil negatif tersebut.
"Tidak ada trauma dalam sepakbola, trauma itu kalau ditabrak mobil. Kalah menang itu sudah biasa bukan aib," ujarnya.
"Saya sebagai pelatih yang perlu kalau kalah kenapa kita kalah, kalau menang kenapa kita bisa menang, jangan sampai tidak tahu. Apalagi ini pemain usia muda, setiap pertandingan adalah pembelajaran bagi mereka," tambahnya.

Selasa, 03 Oktober 2017

Formasi Baru Timnas U-19 Curi Perhatian Jelang Laga Kontra Kamboja

Formasi Baru Timnas U-19 Curi Perhatian Jelang  Laga Kontra Kamboja
PSSI
Timnas Indonesia U-19 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Timnas Indonesia U-19 akan menjalani laga persahabatan dengan timnas Kamboja U-19 di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Rabu (4/10/2017).
Kini para pemain Timnas Indonesia U-19 tengah mempersiapkan laga tersebut dengan latihan secara rutin.
Usai latihan, saatnya para pemain timnas U-19 Indonesia memanjakan diri dengan caranya masing-masing.
Sore tadi mereka tampak memanfaatkan waktu senggang dengan berenang.
Dalam susunan pemain Timnas U-19 Indonesia terdapat trisula andalan yaitu EWR yang terdiri dari, Egy, Witan, dan Rafli.
Ketika waktu santai mereka terlihat selalu dekat.
Kini muncul formasi baru dalam timnas U-19 Indonesia selain trio EWR yaitu EWS.
Hal tersebut diungkap dalam unggahan akun Instagram @galeritimnasid.
Dalam unggahan tersebut terlihat trio EWS sedang berfoto bersama.
Trio EWS adalah Egy, Witan, dan Saghara.
Wah ternyata ada formasi baru nih di timnas U-19 Indonesia.
Berita ini sudah tayang di Bolasport.com dengan judul: Jelang Laga Persahabatan Indonesia Vs Kamboja, Muncul Formasi Baru dalam Timnas U-19 Indonesia

Rabu, 05 November 2014

Era Baru Timnas U-19 2015, Indra safri dipecat

Pelatih Jepang Gantikan Indra Sjafri?

Rabu, 05 November 2014, 02:25 WIB, Republika/Edwin Dwi Putranto
Indra Sjafri
Indra Sjafri
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PSSI resmi memecat Indra Sjafri dari kursi pelatih Timnas U-19 Indonesia. Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, mengatakan akan mencari pelatih luar negeri untuk menggantikan Indra Sjafri.
''Pelatihnya kemungkinan pelatih dari luar negeri, Jepang, Korea, atau dari Eropa,'' kata Djohar Arifin.
Djohar beralasan PSSI butuh mencari pelatih luar negeri karena para pemain potensinya sudah level Asia. Bahkan, mereka tidak kalah dengan level tim besar Asia.
''Jadi perlu pelatih kelas atas, pelatih level dunia,'' katanya. ''Ini supaya mereka bisa berkembang.''
Ketika ditanya apakah itu berarti PSSI tidak percaya dengan kemampuan Indra Sjafri, Djohar mengatakan,''Bukan begitu. Indra sudah berhasil. Tapi, keberhasilan dia akan diarahkan untuk lebih baik lagi.''