Tampilkan postingan dengan label AFF 2016. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AFF 2016. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2016

Cerita Anies "Nonton" Final Sepak Bola di Thailand Bersama Prabowo

Senin, 19 Desember 2016 | 21:02 WIB
Kompas.com/David Oliver Purba Anies Baswedan mendatangi warga di Kelurahan Kebon Pala, Jakarta Timur, Senin (19/12/2016)
JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI nomor pemilih tiga, Anies Baswedan, menceritakan pengalamannya menonton pertandingan final sepak bola antara Tim Nasional (Timnas) Thailand melawan Timnas Indonesia pada final leg kedua di Thailand bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Adapun final leg kedua diadakan pada Sabtu (17/12/2016). Anies mengatakan, sebelumnya, saat hendak pergi Thailand, Anies mengetahui bahwa Prabowo telah berada di Thailand untuk menghadiri suatu kegiatan.
(Baca juga: Prabowo Akan Turun Langsung Kampanyekan Anies-Sandiaga)
Namun, saat di stadion, mereka tidak berada di baris kursi yang sama. Anies menambahkan, mereka baru bisa bertemu setelah babak pertama berakhir karena saat itu tempat duduk tak lagi diatur oleh panitia.
"Cuma kursinya udah terlanjur (tiket sudah dibeli), saya dapat kursi di bawah, di cek di atas (tribun atas), babak dua sudah bebas kursi. Jadi pas break kedua kami ketemunya," ujar Anies saat ditemui di Jakarta Timur, Senin (19/12/2016).
Sepanjang pertandingan, Anies mengaku membicarakan seputar sepak bola dengan Prabowo. Tidak ada pembicaraan selain sepak bola, termasuk soal urusan politik, yang dibicarakan saat itu.
"Beliau juga nonton, kami nonton bareng. Kami bicara bola saja di situ. Kami semua konsentrasi nonton bola, bolanya meleset kami sama-sama lompat," ujar Anies.
(Baca juga: Saat Program "Pasukan Warna-Warni" Ahok-Djarot Diadu dengan "OK-OCE" Anies-Sandi)
Kebersamaan Anies dan Prabowo di Bangkok ini sebelumnya terlihat dalam salah satu akun media sosial milik Anies.
Adapun Anies mengikuti Pilkada DKI Jakarta berpasangan dengan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Keduanya diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.

Selasa, 20 Desember 2016

Ini Hukuman yang Dijatuhkan FIFA pada Timnas Thailand dan Malaysia

Ini Hukuman yang Dijatuhkan FIFA pada Timnas Thailand
TWITTER/@FOXSportsFC
Thailand dinobatkan sebagai juara Piala AFF 2016
Laporan Wartawan SuperBall.id, Lola June A Sinaga
SUPERBALL.ID, BANGKOK - Timnas Thailand harus menghadapi masalah setelah menjuarai  Piala AFF 2016.
Kini Timnas Thailand harus mendapatkan sanksi dari FIFA karena ulah suporternya.
Suporter Timnas Thailand diketahui melakukan aksi pelemparan flare di tengah pertandingan melawan Timnas Indonesia di Final leg kedua Piala AFF 2016 pada Sabtu (17/12/2016).
Pihak kepolisian Thailand mengetahui bahwa aksi tidak terpuji itu dilakukan oleh suporter Ultras Timnas Thailand.
Sementara pihak kepolisian sedang menangani insiden ini lebih lanjut, sanksi telah datang dari FIFA.
Dilansir SuperBall.id dari Bangkok Post, Selasa (20/12/2016), Timnas Thailand mendapatkan sanksi denda dari FIFA terkait insiden itu.
Tim Elephant War ini akan didenda sebesar 25.000 hingga 50.000 Swiss franc atau setara Rp 326 juta dan Rp 652 juta.Ultras Thailand
Ultras Thailand merayakan kemenangan timnas mereka atas Timnas Indonesia
Sebelum Timnas Thailand, Timnas Malaysia juga telah terkena sanksi yang sama.
Malaysia disanksi denda oleh FIFA karena tidak bisa mengontrol suporter mereka sendiri di Piala AFF 2016.

Kejadian ini juga menjadi rasa kecewa dan malu yang cukup besar untuk Thailand.
Hal ini dikarenakan insiden tersebut terjadi saat masa berkabung meninggalnya Raja Bhumibol Adulyedej.
Apalagi situasi masih dalam masa berkabung besar 100 hari.
Pelaku Dicari Polisi Thailand
Kabarnya, para suporter yang sengaja menyalakan flare itu sedang dicari oleh pihak kepolisian Thailand untuk segera diproses.
Tak hanya itu, tindakan tersebut ternyata meyebabkan citra sepak bola Thailand memburuk.
Hal itu dikonfirmasi langsung oleh juru bicara Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) Patit Supapong.
"Para petugas keamanan harus meredakan flare di tribun dan beberapa juga dilemparkan ke lapangan," ujar Patit.
Kabarnya, insiden flare itu sudah berlangsung saat Siroch Chatthong mencetak gol di babak pertama.
Kemudian, insiden itu berlanjut hingga Thailand dinyatakan sebagai juara Piala AFF 2016. (*)

Jumat, 16 Desember 2016

Para Pemain Timnas Indonesia Sudah Tiba di Thailand, Ini Foto-fotonya

Para Pemain Timnas Indonesia Sudah Tiba di Thailand, Ini Foto-fotonya
PSSI FAI
Timnas Indonesia tiba di Thailand Kamis (15/12/2016) untuk menghadapi final leg kedua Piala AFF 2016
Laporan Wartawan SuperBall.id, Fitri Asrianggi
SUPERBALL.ID, BANGKOK - Para pemain timnas Indonesia sudah tiba di Thailand pada Kamis (15/12/2016) pada pukul16.40 waktu setempat.
Hal itu dikonfirmasi langsung oleh akun Twitter resmi PSSI yang mengunggah foto-foto para pemain tim Merah Putih.
"Alhamdulillah..Timnas Indonesia sudah mendarat di Bandara Suvarnabhumi Bangkok," tulisnya.
Setibanya di Bangkok, Boaz Solossa dkk langsung bersiap-siap menuju hotel The Grand Fourwings Bangkok untuk beristirahat.
"Selanjutnya menuju hotel untuk beristirahat," tambahnya.
Tim Merah Putih hanya beristirahat dalam waktu yang singkat kemudian langsung dilanjutkan dengan sesi latihan ringan pada pukul  19:00 WIB.
Kabarnya, sesi latihan yang dilakukan anak asuhan Alfred Riedl itu di gelar di dalam hotel.
Terlihat pada foto itu, tim Garuda memang tidak mendapat sambutan dari pihak Thailand.
Seperti diketahui, Indonesia akan kembali berlaga menghadapi tim Gajah Putih di leg kedua partai final Piala AFF, Sabtu (17/12/2016).
Laga tersebut nantinya akan di helat di Stadion Rajamangala, Bangkok.
Berikut foto-foto para penggawa tim Garuda yang sudah tiba di Thailand:
fdhsdfhd
fghdfgdsf
fdsdfghdsg
gfdxhdfh

Jadwal Final Piala AFF 2016 Leg 2 – Siaran Langsung Thailand vs Indonesia Sabtu, 17 Desember 2016 Live streaming RCTI

Jadwal Final Piala AFF 2016 Leg 2 - Siaran Langsung Thailand vs Indonesia Sabtu, 17 Desember 2016 Live streaming RCTI
Daboribo.com – Jadwal Final Piala AFF 2016 Leg 2  – Siaran Langsung Thailand vs Indonesia Sabtu, 17 Desember 2016 Live streaming RCTI. Usai Timnas Indonesia berhasil meraih Kemenangan dengan skor 2-1 atas Thailand tadi malam , Rabu 14 Desember 2016 di leg pertama final Piala AFF 2016 . Dari Hasil pertandingan Final AFF di stadion Pakansari , Cibinong ini menjadikan pintu pembuka peluang bagi Timnas Garuda menjadi juara. Walaupun dari hasil Final Piala AFF 2016 Leg 1 berhasil menang tipis, akan tetapi dengan hasil tersebut bisa menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia sebelum memainkan leg kedua final AFF yang bakal digelar di kandang Thailand, 17 Desember 2016 mendatang.
Dan nampaknya pertandingan final leg 2 nanti diprediksi akan berjalan cukup panas dan sengit , Walaupun Timnas Indonesia telah berhasil mengantongi kemenangan 2-1 atas Thailand, Akan tetapi skuat Afred Riedl ini masih jauh dari kata aman , hal ini dikarenakan Thailand masih memmpunyai 1 tabungan gol tandang yang bisa bernilai krusial. Meskipun apabila Hasil Final AFF Leg 2 berakhir dengan hasil imbang sesungguhnya sudah cukup bagi Indonesia untuk mengukir sejarah baru untuk pertama kalinya keluar sebagai juara Piala AFF.
Dan pertandingan Leg kedua laga final Piala AFF antara Timnas Indonesia vs Thailand dijadwalkan akan digelar pada hari Sabtu, 17 Desember 2016 di Stadion Rajamanggala Bangkok, Thailand . Dan Pertandingan Final Piala AFF 2016 Thailand vs indonesia ini dapat anda saksikan melalui siaran Langsung RCTI mulai pukul 19.00 WIB atau Anda dapat menyaksikan Live streaming Final Piala AFF Timnas Thailand vs Indonesia ini Melalui TV Online RCTI atau web-web yang menyediakan Live streaming gratis di Internet.
Jadwal Siaran Langsung Final Piala AFF 2016 Leg 2 Thailand vs Indonesia Live Streaming RCTI
Sabtu, 17 Desember 2016
Final Leg Kedua – Thailand vs Indonesia Kick OFf mulai 19.00 WIB Live Streaming RCTI

Kamis, 15 Desember 2016

Info seputar tiket final Piala AFF 2016 Thailand vs Indonesia di Bangkok

Leg kedua final Piala AFF 2016 antara Thailand vs Indonesia akan berlangsung di Bangkok, Thailand, pada Sabtu, 17 Desember
Denah kursi untuk pertandingan final leg kedua Piala AFF 2016 antara Thailand vs Indonesia. Foto dari ThaiTicketMajor.com



Denah kursi untuk pertandingan final leg kedua Piala AFF 2016 antara Thailand vs Indonesia. Foto dari ThaiTicketMajor.com
JAKARTA, Indonesia — Setelah timnas Indonesia menjamu Thailand di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, pada Rabu, 14 Desember, Boaz Solossa dan kawan-kawan akan dijamu dalam pertandingan final leg kedua di Rajamanggala Stadium, Huamak, Bangkok, pada Sabtu, 17 Desember.
Tiket untuk laga penentuan tersebut sudah bisa dibeli mulai Minggu, 11 Desember, dengan harga mulai dari 100 Baht hingga 600 Baht (Rp.37.500 hingga Rp.225.000).
Tiket dapat dibeli lewat dua cara, yaitu secara manual dan online. Pembelian secara manual hanya dapat dilakukan langsung di Thailand, yakni lewat 14 cabang Thai Ticket Major dan di lokasi bioskop Major Cineplex dan EGV yang berada di seluruh Thailand.
Tiket juga dapat dibeli via online lewat situs Thai Ticket Major. Setiap tiket harus melampirkan paspor, dengan dua tiket maksimal untuk satu paspor.
Penukaran tanda bukti pembelian online dapat dilakukan pada anggal 17 Desember mendatang mulai pukul 12 siang di loket Thai Ticket Major yang terletak di depan stadion.
Stadion tempat dilangsungkannya pertandingan final Piala AFF 2016 ini dapat dijangkau dengan beberapa bus dari pusat Kota Bangkok. Nomor bus yang melewati antara lain: 22, 58, 60, 71, 93, 95, 99, 109, 115, 122, 126, 150, 182, 207, 501, dan 537.
Sudah siap menjadi suporter untuk Timnas? —Rappler.com

Resmi. Ini Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2016

Resmi. Ini Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2016
SUPER BALL/FERI SETIAWAN
Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl memberikan arahan kepada para pemainnya dalam sesi latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Kota Tangerang, Jumat (11/11/2016).
Laporan Wartawan SuperBall.id, Mochamad Hary Prasetya
SUPERBALL.ID, TANGERANG - Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl, resmi mengumumkan 23 pemain untuk bertarung di Piala AFF 2016.
Turnamen bergengsi se-Asia Tenggara itu akan dihelat pada 19 November sampai 17 Desember 2016.
Nama terakhir yang masuk ke skuad Garuda adalah Muchlis Hadi Ning.
Pemain dari klub PSM Makassar itu menggantikan Yohanes Ferinando Pahabol yang tidak dilepas Persipura Jayapura.
Sebelumnya tim pelatih timnas meminta Pahabol untuk masuk ke timnas menggantikan Irfan Bachdim yang mengalami cedera fibula alias keretakan tulang kaki kirinya.
Sebelum Muchlis bergabung, Riedl juga memanggil Teja Paku Alam untuk menggantikan Dian Agus Prasetyo yang mengalami cedera hamstring.
Teja pun saat ini sudah bersama skuad Merah-Putih.
Sementara Muchlis akan berangkat ke Filipina pada Jumat (18/11/2016).

Komposisi pemain yang bergabung saat ini tidak banyak mengalami perubahan usai menghadapi Vietnam dan Myanmar dalam laga uji coba awal November 2016.
Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2016
Kiper
  1. Andritany Ardhiyasa      Persija Jakarta
  2. Teja Paku Alam       Sriwijaya FC
  3. Kurnia Meiga Hermansyah      Arema Cronus
Belakang
  4. Beny Wahyudi       Arema Cronus
  5. Manahati Lestusen      PS TNI
  6. Fachruddin Wahyudi Aryanto       Sriwijaya FC
  7. Rudolof Yanto Basna       Persib Bandung
  8. Hansamu Yama Pranata      Barito Putera
  9. Abdul Rachman      Persiba Balikpapan
10. Muhammad Abduh Lestaluhu      PS TNI
11. Gunawan Dwi Cahyo      Persija Jakarta
Tengah
12. Bayu Gatra Sanggiawan       Madura United
13. Evan Dimas Darmono      Bhayangkara FC
14. Dedi Kusnandar       Sabah FA, Malaysia
15. Bayu Pradana Andriatmoko       Mitra Kukar
16. Stefano Lilipaly       Telstar FC, Belanda
17. Zulham Malik Zamrun       Persib Bandung
18. Rizky Rizaldi Pora       Barito Putera
19. Andik Vermansah       Selangor FA, Malaysia
Depan
20. Muchlis Hadi Ning       PSM Makassar
21. Boaz Theofillius Erwin Salossa       Persipura Jayapura
22. Lerby Eliandry Pong Babu       Pusamania Borneo FC
23. Ferdinand Alfred Sinaga       PSM Makassar

Kalahkan Thailand, Indonesia Cetak Sejarah di Piala AFF 2016

Bola.com, Cibinong - Duel Timnas Indonesia melawan Thailand dalam leg pertama final Piala AFF 2016, Rabu (14/12/2016) di Stadion Pakansari, Cibinong, berjalan seru.
Indonesia tertinggal lebih dulu pada menit 33 melalui gol Teerasil Dangda. Indonesia tampil tertekan pada babak pertama meski Thailand juga belum bermain terlalu ofensif.
Tertinggal 0-1, Timnas Indonesia perlahan bangkit. Gol Rizky Ripora pada menit 64 membuat permainan Indonesia meningkat. Tak berselang lama, Hansamu Yama membobol gawang Kawin Thamsatchanan.
Timnas Indonesia bermain lebih baik dan mampu keluar dari tekanan. Serangan balik yang diterapkan anak asuh Alfred Riedl mampu membuat lini belakang Thailand kerepotan.
Alfred Riedl mengubah strategi yang cukup aneh dengan memasukkan Lerby Eliandry menggantikan Beny Wahyudi yang mengalami cedera di kepala. Sementara, Ferdinand Sinaga masuk menggantikan Boaz Solossa.
Duel menjelang babak kedua berakhir berjalan seru dan mendebarkan. Kedua tim saling berbalas serangan. Indonesia hampir unggul lagi setelah serangan balik cepat dari Ferdinand Sinaga. Sayang, bola diamankan dengan sigap oleh Kawin. Bola rebound kemudian disundul Lerby Eliandry, tetapi Kawin lagi-lagi mampu mengamankan bola.
Hingga laga berakhir, kedudukan 2-1 untuk Timnas Indonesia atas Thailand tetap bertahan. Duel leg kedua digelar di Stadion Rajamanggala, Bangkok (14/12/2016). Indonesia mencetak sejarah, menjadi satu-satunya tim yang mengalahkan Thailand di Piala AFF 2016

Selasa, 13 Desember 2016

Thailand Terancam Tampil Tanpa Pemain Termahal Saat Lawan Indonesia

HOANG DINH NAM/AFP Pemain bertahan Thailand, Tanaboon Kesarat (17), coba menghadang kapten Vietnam, Le Cong Vinh, pada partai Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Stadion My Dinh, 13 Oktober 2015.
KOMPAS.com - Tim nasional (timnas) Thailand terancam tanpa pemain belakangnya, Tanaboon Kesarat, saat melawan Indonesia pada partai final pertama Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Rabu (14/12/2016).
Tanaboon yang merupakan pemain lokal termahal di Thailand Premier League, sempat absen pada sesi latihan di Bangkok, Sabtu (10/12/2016). Dia melakukan sesi terpisah bersama kapten Teerasil Dangda, yang mengalami cedera ringan.
Setelah sesi latihan, Thailand kembali mendapatkan kabar buruk karena pemain belakang Prathum Chutong juga harus menjalani perawatan cedera.
Untuk Teerasil, Kiatisuk memberikan jaminan bahwa sang kapten bisa tampil untuk laga pertama kontra Indonesia. Namun, sang pelatih masih meragukan kondisi Tanaboon dan Prathum.
"Kami harus meninjau kebugaran mereka berdua. Namun, kami memiliki 23 pemain dengan kualitas merata dan bisa mencari pengganti apabila Tanaboon dan Prathum tidak pulih pada Rabu," tutur Kiatisuk.
Terlepas dari klaim Kiatisuk, ketidakhadiran Tanaboon di lini tengah sebenarnya menjadi kabar buruk untuk Thailand. Dia tercatat tampil dalam empat dari lima partai Piala AFF 2016.
Dia juga tercatat sebagai pemain lokal termahal di Thailand Premier League. Menurut Transfermarkt, Chiangrai United menebus gelandang bertahan berusia 23 tahun itu dengan nilai 1,36 juta euro (sekitar Rp 19 miliar) untuk kepindahan pada Januari 2017.
Hingga Minggu (11/12/2016), kondisi Tanaboon dan Prathum juga belum bisa diketahui.
Thailand sebenarnya dijadwalkan melakukan latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Sentul pada Minggu. Namun, rencana itu dibatalkan karena para pemain Thailand yang baru tiba di Jakarta hari ini, mengalami keletihan.
Selanjutnya, pasukan Kiatisuk bakal menjalani latihan di tempat yang sama pada Senin (12/11/2016) dan uji coba di lapangan di Stadion Pakansari pada Selasa (13/12/2016).
Kompas TV Alfred Riedl Tidak Berencana Ubah Gaya Main Timnas
Penulis: Anju Christian
Editor : Jalu Wisnu Wirajati
Sumber: Bangkok Post,

Jumat, 09 Desember 2016

Jadwal Final Piala AFF 2016

Hasil gambar untuk jadwal final aff 2016Di partai final, Indonesia masih menunggu lawan antara Myanmar atau Thailand. Pada Kamis (8/12/2016), Thailand akan menghadapi Myanmar di Rajamangala Stadium, Bangkok. Untuk saat ini, Thailand sudah unggul agregat 2-0.

Partai final Piala AFF 2016 menggunakan format home and away pada 14 dan 17 Desember 2016. Skuat Garuda akan menjadi tuan rumah dahulu pada leg pertama final Piala AFF 2016.
Ini merupakan partai final Piala AFF kelima untuk Timnas Indonesia. Empat partai final sebelumnya (2000, 2002, 2004, dan 2010), Indonesia gagal menjadi juara.

Skuat Garuda merupakan tim yang paling banyak menjadi runner-up di Piala AFF. Thailand dan Singapura masih menjadi negara yang paling bayak menjuarai Piala AFF, yakni empat kali.

Thailand Hadapi Indonesia pada Final Piala AFF 2016

Dok. AFF Suzuki Cup 2016 Striker tim nasional Thailand, Teerasil Dangda (kanan), merayakan gol ke gawang Myanmar pada partai leg pertama semifinal Piala AFF 2016 di Stadion Thuwanna, Yangon, Minggu (4/12/2016) petang.
BANGKOK, KOMPAS.com — Thailand memastikan diri ke final Piala AFF 2016 setelah menaklukkan Myanmar dengan skor 4-0 pada laga semifinal kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok, Kamis (8/12/2016).
Tim Gajah Putih lolos ke final dengan keunggulan agregat 6-0 atas Myanmar. Thailand meraih kemenangan 2-0 saat partai semifinal leg pertama, Minggu (4/12/2016).
Thailand bakal menghadapi Indonesia pada final Piala AFF 2016. Pertandingan tersebut juga akan berlangsung dua leg, yakni pada 14 dan 17 Desember 2016.
Sebagai tuan rumah, Thailand memang tampil lebih mendominasi. Berdasarkan statistik, Teerasil Dangda dkk menorehkan penguasaan bola hingga 57 persen.
Thailand membuka keunggulan melalui Sarawut Masuk pada menit ke-33. Ia menanduk bola ke gawang Myanmar setelah menerima umpan silang dari sisi kiri.

Selanjutnya, Thailand masih menguasai pertandingan. Sementara itu, Myanmar hanya sesekali merespons lewat serangan balik.
Thailand pun akhirnya menambah keunggulan pada menit ke-65. Kali ini, gol tercipta melalui eksekusi penalti Theeraton Bunmathan.
Penalti diberikan lantaran gelandang Myanmar, Yan Aung Kyaw, melakukan pelanggaran dengan mengangkat kaki ke arah dada pemain Thailand di kotak terlarang.
Pada sisa waktu pertandingan, permainan Thailand justru semakin gencar. Mereka terus melancarkan penetrasi hingga membuat Myanmar tak berkutik.
Alhasil, Thailand berhasil mencetak dua gol tambahan yang dibukukan oleh Siroch Chatthong (menit ke-76) dan Chanathip Songkrasin (83').
Dengan demikian, prediksi pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang, tepat. Sebelumnya, ia pernah berharap bisa menghadapi Indonesia pada final Piala AFF 2016.
"Ya, saya senang kami lolos dengan sempurna. Selamat juga bagi Indonesia yang telah mengikuti kami. Mungkin kita bisa bertemu lagi saat final!" ujar Kiatisuk kepada FOX Sports seusai laga pamungkas Grup A, Jumat (25/11/2016).
Thailand 4-0 Myanmar (Sarawut Masuk 33', Theeratorn Bunmathan 65'-pen, Siroch Chatthong 76', Chanathip Songkrasin 83') (agregat 6-0)
Susunan Pemain
Thailand (3-4-1-2): 1-Kawin Thamsatchanan; 5-Adisorn Promrak, 17-Tanaboon Kesarat (36-Praweenwat Boonyong 60'), 16-Pratum Chuthong; 19-Tristan Do, 6-Sarach Yooyen (7-Charyl Chappuis 75'), 21-Pokklaw Anan, 3-Theeratorn Boonmatan; 18-Chanathip Songkrasin; 10-Teerasil Dangda (9-Siroch Chatthong 46'), 14-Sarawut Masuk
Pelatih: Kiatisuk Senamuang
Myanmar (4-4-2): 18-Kyaw Zin Phyo; 5-Nanda Kyaw, 15-Phyo Ko Ko Thein (24-Win Min Htut 86'), 3-Zaw Min Tun, 4-David Htan; 14-Yan Naing Oo, 11-Myo Ko Tun, 6-Yan Aung Kyaw, 21-Maung Maung Lwin; 9-Aung Thu, 22-Than Paing (20-Suan Lam Mang 79')
Pelatih: Gerd Zeise
Penulis: Nugyasa Laksamana
Editor : Jalu Wisnu Wirajati

Kamis, 08 Desember 2016

Kata Presiden Jokowi tentang Timnas yang Tembus Final AFF 2016

Kamis, 08 Desember 2016 | 07:54 WIB
Kata Presiden Jokowi tentang Timnas yang Tembus Final AFF 2016
Pemain Timnas Indonesia, Hansamu Yama Pranata (kedua kiri), Ferdinan Alfred (kedua kanan) dan Bayu Pradana Andriatmoko (kanan) meluapkan kegembiraannya usai menjebol gawang Vietnam pada semifinal putaran pertama AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Pakansari, Bogor, 3 Desember 2016. Indonesia menang 2-1. ANTARA/Widodo S. Jusuf
TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan selamat kepada tim nasional Indonesia atas keberhasilan melaju ke babak final Piala AFF Suzuki. Setelah melalui perjuangan yang sangat keras, timnas berhasil menahan imbang tuan rumah Vietnam 2-2 dalam pertandingan leg kedua semifinal di My Dinh National Stadium, Rabu malam, 7 Desember 2016.

Dua gol yang diciptakan Stefano Lilipaly dan Manahati Lestusen (penalti) menjadikan skor akhir 2-2 setelah sebelumnya Vietnam sempat berbalik unggul 2-1 melalui gol Vu Van Thanh pada menit ke-84 dan Vu Minh Tuan di menit ke-90. Dengan demikian, skor agregat menjadi 4-3. Sebelumnya, Indonesia menang 2-1 pada laga leg pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu, 3 Desember lalu.

Atas keberhasilan Boaz Solossa dan kawan-kawan tersebut, Presiden Jokowi yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Bali langsung mencuit ucapan selamat kepada timnas Indonesia melalui akun Twitter pribadinya. “Selamat untuk timnas Indonesia yang sukses menembus babak final Piala AFF 2016. Terus berprestasi untuk Merah Putih,” kata Presiden, Rabu malam.

Ucapan selamat atas keberhasilan timnas ke babak final Piala AFF Suzuki juga disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung serta Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. “Alhamdulillah, Indonesia menang dan masuk FINAL, salut dan membanggakan,” ucap Pramono melalui akun Twitter pribadinya beberapa saat setelah pertandingan leg kedua Vietnam-Indonesia berakhir, Rabu  malam.
Imam Nahrawi yang menyaksikan langsung pertandingan itu dari layar kaca di Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, mengaku bangga atas perjuangan Boaz dkk. “Semangat serta kerja keras mereka di lapangan benar-benar luar biasa dan tidak mengenal lelah. Saya mengucapkan selamat," ujar Imam, yang berharap hasil baik itu terus berlanjut. “Syukur-syukur bisa menjadi juara AFF tahun ini."

Dengan keberhasilan tersebut, Indonesia kini menunggu lawan yang akan dihadapi di babak final Piala AFF Suzuki 2016, yang akan dilangsungkan pada 14 dan 17 Desember mendatang. Tim Thailand berpeluang besar tampil menjadi lawan Indonesia di final nanti setelah pada pertandingan leg pertama, Minggu, 4 Desember 2016, berhasil menang 2-0 atas tuan rumah Myanmar.

SETKAB.GO.ID

Depak Vietnam, Timnas Indonesia ke Final Piala AFF 2016

Liputan6.com, Hanoi - Sukses besar diukir Timnas Indonesia saat melawan Vietnam pada leg kedua semifinal Piala AFF 2016 di My Dinh National Stadium, Rabu (7/12/2016). Laga yang dilanjut ke babak tambahan itu sukses dimaksimalkan Timnas Indonesia untuk memastikan tiket final lewat keunggulan agregat 4-3.
Ini adalah kali kelima Timnas Indonesia lolos ke final Piala AFF. Namun, empat kesempatan sebelumnya gagal dimaksimalkan menjadi juara. Sukses kali ini pun memberikan kesempatan kepada Timnas Indonesia untuk mengakhiri kutukan mereka di final Piala AFF.
Jalannya permainan di babak pertama mutlak menjadi milik tuan rumah. Keunggulan mereka dalam hal kecepatan benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Sejak menit pertama, kecepatan The Golden Stars sudah membuat para pemain Timnas Indonesia kewalahan.

Meski dominan dalam penguasaan bola, anak asuh Nguyen Huu Thang tersebut tetap kesulitan menembus rapatnya lini belakang tim Merah Putih. Situasi itu memaksa mereka untuk melepaskan tendangan dari luar kotak penalti.

Salah satunya adalah tendangan yang dilepaskan Vu Van Thanh di menit kedelapan. Untungnya, tendangan pemain bernomor punggung 17 itu masih melenceng dari sasaran. Tak jauh berbeda dengan percobaan yang dilakukan lewat Le Cong Vinh. Tendangan kapten Vietnam itu masih mengarah ke atas mistar gawang Kurnia Meiga.

Dominasi permainan terus berada di bawah kendali Vietnam. Untungnya, Timnas Indonesia mampu mempertahankan skor kacamata hingga babak pertama berakhir.

Rabu, 07 Desember 2016

Timnas Indonesia Menatap Final Piala AFF 2016

Skuat Garuda menang 2-1 di semifinal leg pertama lawan Vietnam.
Timnas Indonesia Menatap Final Piala AFF 2016
Indonesia Menang 2-1 atas Vietnam di Stadion Pakansari  (VIVA.co.id/Muhamad Solihin)VIVA.co.id – Tim nasional Indonesia sukses mengalahkan Vietnam di leg pertama semifinal Piala AFF 2016. Bermain di Stadion Pakansari, Cibinong pada Sabtu 3 Desember 2016, skuat asuhan Alfred Riedl memaksa tim tamu menerima kekalahan dengan skor 2-1.
Boaz Solossa dan kawan-kawan menghidupkan kembali asa publik yang berharap bisa melihat timnas kebangaan membawa pulang trofi Piala AFF. Di bawah dukungan lebih dari 30.000 suporter yang memadati tribun, para penggawa timnas Indonesia tampil spartan sepanjang 90 menit."Saya tidak kaget dengan kekuatan Indonesia hari ini dengan dukungan fans fanatik, mereka bahkan jadi lebih kuat," ujar pelatih Timnas Vietnam, Nguyen Huu Thang seusai pertandingan.
Hansamu Yama Pranata yang baru pertama kali dipercaya tampil oleh Riedl membuka keunggulan di menit ke-7. Selang 10 menit kemudian, The Golden Stars --julukan Vietnam-- sukses menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Nguyen Van Nguyet.
Publik Stadion Pakansari kembali bergemuruh di babak kedua. Pada menit ke-50, Boaz sukses memperdayai kiper Vietnam, Tran Nguyen Manh melalui titik putih. Hadiah penalti didapat oleh Indonesia setelah pemain Vietnam melakukan pelanggaran terhadap Stefano Lilipaly.
Dengan kemenangan di leg pertama, Skuat Garuda memiliki bekal positif saat melakoni pertandingan lanjutan di My Dinh Stadium pada Rabu 7 Desember 2016. Dan kini, Riedl sebagai pemimpin sudah bisa mengajak anak asuhnya untuk mulai menatap babak final Piala AFF edisi kali ini.
Memulai persiapan dengan berbagai kendala, dari sempitnya waktu pemusatan latihan hingga ketidakbebasan dalam memilih pemain seolah sirna begitu saja. "Saya sangat senang bisa menang atas lawan kuat ini. Saya bangga pada pemain  saya," ungkap Riedl.  
Perlu Penyempurnaan
Meski berhasil memenangkan pertandingan, namun bagi Riedl kekuatan anak asuhnya belum sempurna. Strategi yang ingin diterapkannya tak dijalankan dengan baik oleh para pemain di atas lapangan.
"15 sampai 20 menit kami main bagus, tapi jarak penyerang terlalu jauh. Di babak kedua, kami minta menekan sejak pertahanan lawan, taktik itu berhasil," tutur juru taktik asal Austria tersebut.
Dikatakan Riedl, dalam pertandingan itu dia menginstruksikan agar pemain melakukan pressing yang lebih tinggi. Tetapi, taktik itu menimbulkan keresahan di akhir-akhir pertandingan seiring melemahnya kondisi fisik pemain."Memang akhirnya makan stamina, setelah itu tenaga hilang. Kami kehilangan bola terlalu mudah sehingga Vietnam bisa menguasai pertandingan dan buat peluang," imbuhnya.
Selain itu, beberapa kali para pemain terlihat buruk dalam hal menghalau serangan. Manahati Lestusen yang diplot sebagai bek tengah kerap salah membaca pergerakan bola dan lawan.

Kemudian masalah juga ada saat para pemain hendak membuang bola guna mengamankan pertahanan. Bola yang ditendang ke arah depan justru jatuh di kaki lawan, yang mengakibatkan gawang yang dijaga Kurnia Meiga Hermansyah kembali terancam.
Bek sayap kiri timnas Indonesia, Abduh Lestaluhu menjadi salah satu pemain yang akhirnya mendapatkan teguran Riedl karena tidak disiplin dalam membuang bola. "Saya akui itu salah, dan di pertandingan berikutnya semoga saya bisa perbaiki lagi," ujarnya. 
Skuat Garuda Wajib Fokus
Tidak mudah bagi timnas Indonesia untuk bisa mengamankan keunggulan saat ini. Bertandang ke Hanoi, mereka sudah dinanti cuaca dingin. Selain  itu, teror tuan rumah bakal menjadi faktor lain yang bisa mempengaruhi kondisi psikologis.
Terlebih lagi, Vietnam punya modal bagus di leg pertama, yakni torehan gol tandang. Le Cong Vinh dan kawan-kawan hanya  butuh kemenangan satu gol tanpa balas di pertandingan nanti sebagai syarat melangkah ke babak final.
Selain itu, di leg kedua nanti The Golden Stars sudah bisa memainkan bek senior mereka, Truong Dinh Luat. Pemain andalan Huu Thang pada pertandingan leg pertama tak bisa tampil karena  mendapatkan kartu merah di laga terakhir fase Grup B melawan Kamboja.
"Satu gol tandang menguntungkan kami. Dan di leg kedua nanti, kami sudah bisa lebih kuat lagi di belakang karena bisa memainkan bek utama (Dinh Luat) kami," tegas pria berusia 46 tahun tersebut.Abduh sendiri mengakui tidak akan mudah menjalani leg kedua nanti. Untuk itu, dia mengajak rekan-rekannya agar memberikan kemampuan terbaik serta tidak lagi membuat kesalahan elementer seperti melakukan pelanggaran di jarak berbahaya.
"Leg kedua nanti kita harus hati-hati, jangan lagi bikin kesalahan dan pelanggaran-pelanggaran yang tidak perlu. Dan semoga kita bisa mempertahankan keadaan saat ini," ujar pemain asal Tulehu, Maluku itu.Kemenangan Skuat Garuda kali ini sekaligus meloloskan kutukan dari Vietnam. Karena terakhir kali mereka merasakan kemenangan atas The Golden Stars terjadi pada Piala AFF 2004 silam.

Senin, 05 Desember 2016

Thailand Buka Kans ke Final Piala AFF 2016

Dok. AFF Suzuki Cup 2016 Striker tim nasional Thailand, Teerasil Dangda (kanan), merayakan gol ke gawang Myanmar pada partai leg pertama semifinal Piala AFF 2016 di Stadion Thuwanna, Yangon, Minggu (4/12/2016) petang.
YANGON, KOMPAS.com — Tim nasional (timnas) Thailand sudah menempatkan satu kaki mereka di final Piala AFF 2016. Sang juara bertahan menang 2-0 atas tuan rumah Myanmar pada leg pertama semifinal, Minggu (4/12/2016) petang.
Main di Stadion Thuwanna, Yangon, Thailand mempermalukan Myanmar melalui dua gol yang dicetak striker sekaligus kapten mereka, Teerasil Dangda.
Gol pertama Teerasil tercipta pada menit ke-23. Eks pemain depan klub La Liga, Almeria, ini mencetak gol memanfaatkan umpan Chanathip Songkrasin.
Sedangkan gol kedua Thailand yang juga disumbangkan oleh Teerasil tercipta saat pertandingan memasuki menit ke-55. Gol ini bermula dari umpan Theerathon Bunmathan.
Teerasil lalu membawa bola memasuki pertahanan Myanmar dan melepaskan sepakan keras yang gagal diantisipasi kiper Kyaw Zin Phyo.
Kedua tim akan kembali bersua pada leg kedua semifinal yang berlangsung pada Kamis (8/12/2016). Thailand akan menjamu Myanmar di Stadion Rajamangala, Bangkok. (Estu Santoso)

Minggu, 04 Desember 2016

Presiden Jokowi Selamati Langsung Para Pemain Timnas

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Presiden Joko Widodo saat tiba pada semi final putaran pertama AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/12/2016). Indonesia memang atas Vietnam dengan skor 2-1.
BOGOR, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo memberi ucapan selamat langsung kepada para pemain tim nasional Indonesia seusai menang 2-1 atas Vietnam pada semifinal pertama Piala AFF 2016, Sabtu (3/12/2016).
Pada laga di Stadion Pakansari itu, Indonesia menang berkat gol sundulan Hansamu Yama dan penalti Boaz Solossa. Satu-satunya gol Vietnam dibukukan Nguyen Van Quyet dari titik putih.
Presiden Jokowi menyaksikan langsung kemenangan Indonesia tersebut. Bahkan, pria kelahiran Solo itu tampak bangkit dari kursinya saat skuad Garuda mencetak gol.
Wajah semringah pun tampak dari Presiden Jokowi dengan hasil positif ini. Indonesia sempat kebobolan dan skor jadi imbang. Namun, Presiden Jokowi bisa kembali ceria setelah skuad Garuda mencetak gol kemenangan via penalti Boaz Solossa.
Selepas pertandingan ini, Presiden Jokowi turun dari tribune VVIP ke lapangan untuk memberikan ucapan selamat secara langsung. Bahkan, akun Twitter resmi Piala AFF 2016 mengunggah momen pertemuan pemain timnas Indonesia dengan Presiden.
"Ini awal yang sangat baik," kata Jokowi di akun Twitter pribadinya. Indonesia akan menghadapi Vietnam pada pertandingan kedua semifinal Piala AFF 2016 di Stadion My Dinh, Hanoi, pada Rabu (7/12/2016) malam. (Estu Santoso)

Senin, 28 November 2016

Jadwal Lengkap Semifinal Piala AFF 2016

Risa Kosasih,Trofi Piala AFF (AFF/Liputan6)
Liputan6.com, Jakarta - Babak penyisihan grup Piala AFF 2016 telah selesai digelar di Filipina dan Myanmar. Sebanyak empat tim meraih tiket ke semifinal dan akan bersaing untuk menjadi yang terbaik di Asia Tenggara pada edisi ke-11 turnamen ini.

Dari Grup A, Thailand lolos ke babak empat besar dengan status juara grup. Tim berjuluk Gajah Perang tersebut mengoleksi poin sempurna, 9 poin, setelah menyapu bersih tiga partai dengan kemenangan.
Dalam laga terakhir grup ini, Indonesia mengunci posisi runner-up dengan menundukkan Singapura 2-1. Kemenangan dramatis Skuat Garuda diraih berkat gol Andik Vermansyah dan Stefano Lilipaly di babak kedua.

Sementara itu, persaingan sengit juga terjadi di Grup B karena dua negara berebut tempat untuk menemani Vietnam, sang juara grup, ke semifinal. Dalam sebuah laga hidup mati di matchday ketiga, Myanmar mengalahkan Malaysia dengan skor tipis 1-0.

Sesuai regulasi turnamen, babak semifinal Piala AFF akan memakai sisten kandang-tandang dan tim runner-up berkesempatan menjamu lawannya pada leg pertama. Tim yang unggul secara agregat akan lolos ke laga pamungkas turnamen.

Jadwal Lengkap Semifinal Piala AFF 2016

Berikut adalah jadwal semifinal Piala AFF 2016:

Sabtu, 3 Desember 2016    Indonesia vs Vietnam

Minggu, 4 Desember 2016  Myanmar vs Thailand

Rabu, 7 Desember 2016     Vietnam vs Indonesia

Kamis, 8 Desember 2016    Thailand vs Myanmar